Kurang Tidur Berhubungan Dengan Tekanan Darah Tinggi

Oleh : nurul kinanti/travel.tribunnews. | Rabu, 07 Desember 2016 | 07:08 WIB


(ilustrasi)

Wartakesehatan.com - Dalam pertemuan tahunan Radiological Society of North America, para peneliti Jerman memaparkan adanya hubungan erat antara kurang tidur dengan penyakit darah tinggi yang berakhir dengan serangan jantung mendadak.

Mereka mencatat, karyawan dengan jam kerja 24 jam misalnya petugas medis dan personel layanan darurat, secara signifikan lebih mungkin untuk menderita serangan jantung mendadak, karena peningkatan tekanan darah dan denyut jantung.

"Untuk pertama kalinya, kami menunjukkan bahwa kurang tidur, walau hanya satu malam, dapat menyebabkan peningkatan yang signifikan dalam kontraktilitas jantung, tekanan darah, dan detak jantung," kata penulis studi Dr Daniel Kuetting dari Universitas Bonn.

Untuk penelitian ini, Dr Kuetting dan rekan merekrut 20 ahli radiologi yang sehat, termasuk 19 pria dan satu wanita, dengan usia rata-rata 31,6 tahun.

Masing-masing peserta penelitian menjalani kardiovaskular MRI scan, sebelum dan sesudah bekerja lembur.

Rata-rata pekerja hanya memiliki tiga jam tidur.

Para peneliti juga mengumpulkan sampel darah dan urine dari para peserta dan mengukur tekanan darah dan detak jantung.

Setelah mengalami kurang tidur hanya sekali, para relawan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada tekanan darah dan detak jantung.

Selain itu, para peserta juga mengalami peningkatan yang signifikan pada tingkat hormon yang merangsang tiroid (TSH), hormon tiroid FT3 dan FT4, dan kortisol yang dilepaskan oleh tubuh sebagai respons terhadap stres.

"Penelitian ini dirancang untuk menyelidiki kehidupan nyata yang berhubungan dengan pekerjaan yang membuat seseorang kurang tidur," kata Dr Kuetting.




#Kurang Tidur
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 3 hari yang lalu

TB. Hasanuddin: Penerapan New Normal Tanpa Persiapan Matang Akan Timbulkan Kematian Massal

Wartakesehatan.com - Indonesia bersiap memasuki fase New Normal atau penormalan baru ditengah pandemi covid-19. Sejumlah..
Tekhnologi - 1 minggu yang lalu

Helm Cerdas Deteksi Corona Sangat Penting dan Perlu

Wartakesehatan.com -  Polda Riau memberikan contoh inisiatif dan inovasi dalam perjuangannya melawan pandemi coronavirus...
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Di Tengah Pandemi, Hasanuddin Kunjungi Dapil dan Bagikan Ribuan Masker dan Sembako 

Wartakesehatan.com - Di tengah pandemi covid-19 dan jelang Hari Raya Idul Fitri ini, anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Covid-19, Sunan Kalijaga Gandeng Nikita Mirzani Baksos ke Markas TNI

Wartakesehatan.com - Ditengah pandemi Covid-19, Pengacara Sunan Kalijaga Bersama Artis dan Forum Kader Bela Negara (FKBN)..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

BPOM: Biasakan Minum Obat Herbal dan Suplemen Kesehatan untuk Daya Tahan Tubuh Menghadapi Pandemi COVID-19

Wartakesehatan.com -  Pandemi COVID-19 membuat sebagian besar masyarakat lebih sadar pentingnya menjaga kesehatan. Salah..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

Studi: Sistem Imun Krusial dalam Melawan Infeksi Virus Corona

Wartakesehat.com - Sebuah penelitian di Australia dalam jurnal Nature Medicine menyimpulkan, sistem imun..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

8 Cara Jaga Imun tetap Sehat Lawan Virus Corona

Wartakesehatan.com - Untuk melindungi diri dari paparan virus corona, masyarakat dunia telah banyak menjalankan langkah..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

Imunomodulator untuk Cegah Virus Masuk Tubuh

Wartakesehatan.com - Membekali diri dengan cara cegah infeksi virus, dapat “membentengi” tubuh Anda dari berbagai..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Penderita Covid di Indonesia Capai 14.749 dan Terus Naik

Wartakesehatan.com - Angka positif COVID-19 yang terkonfirmasi lewat tes laboratorium di Indonesia kini..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Edukasi Pemeriksaan Rapid Test dan Swab Beredar di WA

Wartakesehatan.com - Sebuah pesan berantai untuk edukasi virus Corona beredar. Isi pesan berantai tersebut sebagai..

+Indeks