Waspada, Perubahan DNA terjadi karena Kegemukan

Oleh : Dirk/Metro | Minggu, 09 Juni 2019 | 12:35 WIB


(Ist)

Wartakesehatan - Sebentar waktu liburan akhir tahun segera berakhir dan salah satu hal yang paling berdampak selama liburan adalah peningkatan berat badan. Hal ini juga diungkapkan oleh sebuah studi berskala internasional yang mengungkapkan bahwa penambahan berat badan selama liburan dapat memengaruhi DNA, meskipun tak terlalu kentara secara fisik.

Para peneliti memeriksa sampel darah dari 10 ribu wanita dan pria di Eropa yang didominasi penduduk London keturunan India, yang memiliki risiko tinggi dalam hal obesitas dan penyakit metabolik, menurut mereka.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Nature tersebut menunjukkan bahwa indeks massa tubuh (IBM) yang tinggi dapat menyebaban perubahan epigenik pada sekitar 200 lokus pada genom, yang nantinya akan berefek pada ekspresi gen.

"Secara khusus, perubahan signifikan yang ditemukan pada ekspresi gen bertanggung jawab pada metabolisme lemak dan pengangkutan substrat, namun peradangan yang berhubungan dengan lokus gen juga berpengaruh," ujar pemimpin penelitian Harald Grallert dari Helmholtz Zentrum Munchen-German Research Centre for Environmental Health di Neuherberg, Jerman.

Meskipun gen tidak berubah selama kelangsungan hidup, gaya hidup secara langsung memengaruhi lingkungan sekitar gen. Lingkungan yang dimaksud adalah epigenom yang merupakan segala bentuk kejadian di sekitar gen.

Hingga saat ini, belum banyak penelitian yang melihat bagaimana epigenom berubah karena kenaikan berat badan.

"Isu ini cukup relevan karena sekitar satu setengah milyar orang di dunia mengalami kegemukan, ujar peneliti pertama Simone Wahl dari Research Unit Molecular Epidemiology (AME) di Helmholtz Zentrum Munchen.

Dari data tersebut, para peneliti juga mengidentifikasi penanda epigenik yang dapat memprediksi risiko diabetes tipe 2.

"Kami harap ini bisa menjadi strategi baru untuk memprediksi dan mencegah diabetes tipe 2 dan konsekuensi lainnya karena kegemukan," pungkas Christian Gieger, pemimpin AME.




Fokus : DNA


#Kegemukan
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 6 hari yang lalu

Pembagian Sembako untuk Kaum Dhuafa Bekasi oleh Ezy Pratama Foundation dan INTI

 Wartakesehatan.com.- Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti..
Alkes & Lab - 1 minggu yang lalu

Confidence Persembahkan Adult Pants Gender untuk Pria dan Wanita

Jakarta, WartaKesehatan.com - Confidence, merek popok dewasa nomor 1 di Indonesia kembali meluncurkan produk terbarunya,..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Donasi Dexa Group Agar Tenaga Medis Miliki Imun Kuat

Wartakesehatan.com - Derasnya dukungan penanganan Covid -19 dengan menyumbang Donasi 20.000 kapsul Stimuno Forte dan 50 goodie..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

CFD Jangan jadi Cluster Baru, Konsisten Jaga Imun Tubuh

  Wartakesehatan.com, JAKARTA - Pelonggaran PSBB sudah dilakukan di beberapa daerah, namun sayangnya tidak semua..
Obat & Penyakit - 1 minggu yang lalu

Menkes: Masyarakat Jangan Ragu untuk Konsumsi OMAI

Jakarta - Tak pernah bosan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengimbau agar masyarakat tak perlu ragu untuk..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Komnas Anak Tuding Gubernur DKI Hilangkan Hak Anak

Wartakesehatan.com - Hilangnya hak anak atas pendidikan di DKI Jakarta dan bahkan di Indonesia tahun ajaran baru 2020/2021..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Jadikan Sumatera Bebas Asap, Kapolda Sumsel dan Jambi Bangun Posko Karhutla Bersama

Wartakesehatan.com -  Guna mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada masa kemarau tahun ini, Kepala..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Baksos Ezy Pratama Foundation dan Yayasan INTI ke Kaum Dhuafa Klender

Wartakesehatan.com - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti sosial di..
Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

New Normal: Menjaga Imunitas dengan Imunomodulator Herbal

JAKARTA - Kita tahu, wabah korona belum kunjung usai di dunia dan negara kita, Indonesia. Apalagi sampai saat ini vaksin untuk..
Warta Sehat - 3 minggu yang lalu

Hasanuddin Minta Pemerintah Daerah Tak Asal Terapkan New Normal

JAKARTA,- Pemerintah menerapkan kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi covid-19. Langkah ini mendapat sorotan dari..

+Indeks