Atasi Trauma Anak dengan Langkah yang Tepat

Oleh : Dirk/sindo | Minggu, 16 Juni 2019 | 15:19 WIB


(Ist)

Wartakesehatan - Bukan hanya orang dewasa yang bisa mengalami trauma pada kejadian-kejadian tertentu, tetapi anak juga bisa mengalami hal yang sama. Bahkan dibandingkan orang dewasa, kondisi anak-anak lebih rentan mengalami trauma karena secara psikologis mereka belum siap menghadapi peristiwa negatif. Langkah apa saja yang harus diambil untuk mengatasinya?

Secara umum, gejala trauma pada anak dapat dikenali dari perubahan tingkah laku. Misal, tiba-tiba anak menjadi pendiam, murung, tidak berdaya, dan mudah takut.

Secara fisik, anak, misalnya, sering mengeluh pusing, muntah-muntah, sakit perut, dan nafsu makan menurun. Gejala lain adalah anak tiba-tiba jadi mudah menangis tanpa sebab, tidak bisa tidur, atau tidur dengan gelisah, tidak mau ditinggal sebentar, dan terlalu peka terhadap suara keras.

Untuk mengatasi agar trauma anak tidak berkepanjangan, sebaiknya jauhkan anak dari situasi yang terlalu menakutkan baginya. Jika anak mengalami trauma berat, segera berikan terapi khusus. Selain terapi, Lita Gading, M.Soc.Sc., M.Psi, akan memberikan beberapa cara untuk mengatasi trauma pada anak :

  • Berikan rasa aman dan nyaman. Misal, memberikannya pelukan, memberikan kehangatan, dan meyakinkannya bahwa semua akan baik-baik saja. Terciptanya rasa aman membuat anak tidak merasa cemas yang berlebihan.
  • Biarkan anak menangis. Menangis merupakan cara anak untuk menyalurkan emosinya untuk menenangkan gejolak hatinya. Biarkanlah dia menangis untuk mendapatkan ketenangan.
  • Ajak bicara. Minta dia untuk menceritakan apa yang sedang ia rasakan. Dari pembicaraan itu, mulailah belajar untuk memahami apa yang dirasakan anak.
  • Jangan bohongi anak. Lebih baik secara jujur beri tahukan kondisi sebenarnya dan biarkan anak memahaminya dengan cara mereka.
  • Luangkan waktu. Walau sibuk, sempatkan waktu untuk mengajaknya bermain, mengobrol, ataupun menemaninya saat tidur. Dengan begitu anak tidak akan merasa sendirian dan tidak lebih stres menghadapi trauma.
  • Memahami apa yang dirasakan anak-anak. Gali perasaan mereka yang terdalam dengan metode bercerita atau menggambar. Dari situ bisa diketahui seberapa dalam dampak bencana terhadap kondisi psikologisnya.
  • Lakukan terapi berkelompok. Dengan berkumpul bersama anak lain yang senasib, anak tak akan merasa sendirian.



Fokus : Trauma


#Anak
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 11 jam yang lalu

Deteksi Kesehatan Melalui Urine

Wartakesehatan.com - Ketika anda sedang berada di toilet untuk buang air kecil, apakah Anda selalu menyempatkan diri untuk..
Mamin - 12 jam yang lalu

Makan Tergesa-gesa Fatal bagi Kesehatan

Wartakesehatan.com – Makan merupakan kegiatan yang rutin dilakukan setiap individu. Hal ini merupakan kebutuhan..
Warta Sehat - 13 jam yang lalu

Wow, Keju bisa Membunuh Sel Kanker

Wartakesehatan - Keju adalah salah satu makanan dari olahan susu yang banyak digemari orang. Keju juga punya..
Warta Sehat - 14 jam yang lalu

Penyebab Jantung Berdebar Usai Minum Kopi

Wartakesehatan - Beberapa orang mempunyai kebiasaan minum kopi dan tentu saja ketika minum kopi jantung..
Warta Sehat - 15 jam yang lalu

Olahraga Bulu Tangkis bikin Jantung Sehat

Wartakesehatan - Tak dipungkiri bahwa salah satu faktor untuk menghindari berbagai penyakit pada tubuh adalah dengan..
Ibu & Anak - 16 jam yang lalu

Akibat jika Stres saat Hamil

Wartakesehatan.com - Stres selama kehamilan bisa menghambat perkembangan keterampilan motorik anak yang di kemudian hari,..
Obat & Penyakit - 17 jam yang lalu

Ketahui 6 Gejala dari Kanker

Wartakesehatan.com - Kanker merupakan penyakit yang membahayakan. Penyakit ini bisa muncul kapan saja, dan menyerang..
Warta Sehat - 18 jam yang lalu

Merokok bisa picu Malapetaka pada Otak

Wartakesehatan - Tentu hampir semua orang tau merokok tak baik bagi kesehatan karena dapat memicu sejumlah penyakit..
Mamin - 19 jam yang lalu

Makan Saat Perut Tak Lapar Ini Bahayanya

Wartakesehatan.com - Menurut pemikiran tradisional, kebiasaan makan saat perut tidak lapar bisa membuat kegemukan, karena..
Mamin - 21 jam yang lalu

7 Makanan Sehat bikin Panjang Umur

Wartakesehatan.com - Dengan rutin berolahraga dan membiasakan mengkonsumsi makanan yang sehat, maka anda telah menjaga..

+Indeks