Kanker Usus Besar dan Gejalanya

Oleh : Dirk/rep | Jumat, 10 Pebruari 2017 | 14:00 WIB


(Ist)

Wartakesehatan.com - Kendala saat BAB bukan tidak mungkin. Misalnya, mengeluarkan feses yang berwarna hitam, cair, berdarah dan keras ketika dikeluarkan.

Jika mengalami hal demikian, kiranya patut waspada. Pasalnya, hal-hal tersebut merupakan bagian dari gejala kanker usus besar.

Kanker usus besar, menurut Digestive Surgeon RS Khusus Kanker MRCCC Siloam Semanggi, Dr. Benny Philipi, SpPD-KBD dapat mengancam jiwa seseorang. Apalagi, berdasarkan data WHO tahun 2012 kanker usus besar merupakan kanker yang paling sering menyerang pria maupun wanita dengan prevalensi 1,4 juta kasus di dunia.

"Terdapat 14 juta kasus kanker baru yang muncul dan 8,2 juta kematian akibat kanker diseluruh dunia. Selain serviks dan payudara, ternyata kanker yang menyerang pria dan wanita paling banyak adalah kanker usus besar," ungkap sang dokter, dalam acara Kampanye Edukasi Cek Saat BAB, Mari Deteksi Kanker Usus Besar yang diadakan oleh PT Roche di Jakarta.

Kanker usus besar adalah kanker yang tumbuh pada usus besar (kolon) atau rektum. Kedua bagian tersebut merupakan bagian dari sistem yang memproses makanan yang kita makan, kemudian membuang sisa makanan tersebut dari tubuh melalui anus.

Kebanyakan kanker usus besar memiliki masa perkembangan yang lambat dari tahun ke tahun. Kanker ini berawal dari timbulnya jaringan tumor di dalam usus besar atau rektum yang dikenal dengan polip non kanker.

"Polip sendiri, sebenarnya adalah tumor yang bersifat jinak. Namun, pada kondisi tertentu polip berpotensi menjadi kanker ganas (malignant) bila terus di diamkan," ungkapnya.

Apabila polip tersebut berubah menjadi kanker, maka sel tersebut akan berangsur tumbuh di dalam dinding usus besar dan membentuk pembuluh atau plasma darah. Jika, sudah seperti ini, maka sel kanker akan sangat mudah menyebar ke organ vital lain seperti hati (metastatis).

Gejala spesifik dari kanker usus pada stadium awal biasanya ditandai dengan perubahan pola BAB, diare, sembelit, pendarahan pada usus, penurunan berat badan, anemia serta nyeri pada perut. Sementara faktor risikonya hingga kini belum dapat diketahui.

"Tapi, dicurigai faktor genetik dan lingkungan menjadi bagian dari faktor resikonya. Di Amerika, kanker usus umumnya diderita oleh mereka yang berusia 50 tahun ke atas, tapi di Indonesia pada usia 30 tahun sudah banyak yang terkena kanker usus," lanjut dokter lulusan Universitas Indonesia ini.




Fokus : Kanker usus


#Kanker
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Puasa Membantu Menurunkan Berat Badan

Wartakesehatan.com - Praktik puasa telah dijalankan umat Islam sejak zaman dulu hingga saat..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Jangan Abaikan ! Ini Awal Tanda Munculnya Gejala Stroke

Wartakesehatan.com - Stroke sendiri merupakan kondisi akibat aliran darah yang tidak lancar ke otak, akibatnya pembuluh di otak..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Ini Dia Tips Jaga Kesehatan Bulu Mata Anda

Wartakesehatan.com - Apakah kamu sendiri sudah menyempatkan diri untuk berfokus pada kesehatan bulu mata? Berbagai cara untuk..
1 hari yang lalu

Benarkah Suhu Dingin Sebabkan Flu ?

Wartakesehatan.com - Hasil studi dari pertengahan abad ke-20 yang ditemukan oleh metode ilmiah modern, menunjukkan beberapa hal..
3 hari yang lalu

Kebiasaan Mandi yang dapat Merugikan Anda

Wartakesehatan.com - Ada kebiasaan yang sering dilakukan banyak orang saat mandi ternyata merugikan untuk..
3 hari yang lalu

Kulit Semangka Beri Manfaat Kesehatan untuk Anda

Wartakesehatan.com - Manfaat buah semangka terletak pada kandungan vitamin dan mineral yang dibutuhkan dalam tubuh, seperti..
3 hari yang lalu

Jangan Jadikan Puasa untuk Bermalas-Malasan

Wartakesehatan.com - Saat puasa tubuh memang jadi lebih lemas, namun kamu tak boleh malas Ladies. Kamu wajib menjaga gaya hidup..
Warta Sehat - 3 hari yang lalu

Tidur Siang Bikin Otak Jenius

Wartakesehatan.com - Mungkin sebagian orang belum mengetahui manfaat tidur siang, bahkan mereka lebih memilih melakukan..
3 hari yang lalu

7 Menu Buka Puasa Terbaik Bagi Kesehatan

Wartakesehatan.com - Puasa sendiri merupakan kegiatan menahan diri dari hal-hal yang dapat membatalkan puasa dari terbit..
Warta Sehat - 3 hari yang lalu

Penyebab Tubuh Lemas Saat Puasa

Wartakesehatan - Guna menghindari lemah dan lesu ketika menjalankan puasa, dr Mohammad Ali Toha selaku Direktur Utama..

+Indeks