Ini Penyebab Keguguran Berulang Kali Pada Ibu Hamil

Oleh : Venza | Rabu, 22 Pebruari 2017 | 17:00 WIB


IST

Wartakesehatan.com - Keguguran adalah kejadian yang sangat ditakuti pasangan suami istri, terutama wanita. Bagi Anda yang mengalaminya, hal tersebut dapat menimbulkan depresi. Terlebih lagi jika keguguran terjadi berulang kali dan berturut-turut.

Walaupun sulit, tetapi Anda tak perlu cemas karena Anda tetap dapat mengalami kehamilan yang sehat tanpa keguguran asalkan tidak ada masalah pada kondisi kesehatan reproduksi atau kesehatan secara menyeluruh. 

Hingga saat ini, sebagian besar kasus keguguran berulang tidak diketahui secara pasti penyebabnya. Namun, beberapa kasus keguguran berulang di bawah ini, perlu mendapat penanganan segera:

  • Anda mengalami penggumpalan darah yang tidak normal atau antiphospholipid syndrome atau APS. Kondisi ini dikenal juga dengan nama sindrom darah lengket atau sindrom Hughes.
  • Penggumpalan darah turunan yaitu thrombophilia terjadi karena faktor bawaan sejak lahir.
  • Masalah genetik pada kromosom dari calon ibu atau calon ayah yang tidak terdeteksi hingga diturunkan ke bakal janin. Akibatnya, keguguran berulang terjadi karena adanya keabnormalan kromosom.
  • Masalah pada rahim atau pada serviks wanita, seperti bentuk yang tidak normal hingga serviks yang lemah.
  • Masalah usia juga menjadi salah satu penyebab terjadinya keguguran. Semakin tua usia ibu maka semakin rentan mengalami keguguran.
  • Infeksi bakteri berupa bacterial vaginosis, yang meningkatkan risiko keguguran dan kelahiran prematur.
  • Semakin sering mengalami keguguran, kecenderungan untuk kembali mengalami keguguran juga semakin meningkat.

Namun, jika keguguran terjadi selama tiga kali berturut-turut, maka dokter akan menyarankan pasien menjalani pemeriksaan darah di laboratuorium untuk mendeteksi antibodi abnormal biasanya dilakukan sebanyak dua kali dengan jeda enam minggu.

Jika diketahui bahwa penyebabnya adalah masalah penggumpalan darah, seperti APS, maka dokter akan memberikan obat pengencer darah saat Anda kembali hamil. Obat pengencer darah ini berupa aspirin dan heparin yang dapat membantu mengontrol kekentalan darah dan tidak menggagalkan kehamilan.

Akan tetapi, jika penyebabnya dicurigai adalah kanker serviks yang lemah atau pendek, pemindaian lebih lanjut akan dilakukan pada kehamilan berikutnya. Biasanya, serviks yang demikian ditandai dengan air ketuban yang pecah lebih dini atau serviks yang mengalami pembukaan tanpa disadari karena tidak adanya rasa sakit. Serviks yang gampang membuka ini dapat diperbaiki dengan jahitan pada kehamilan selanjutnya. Operasi ini tergolong kecil dan dapat mencegah keguguran meski tentunya tetap memberikan efek samping tersendiri.

Oleh karena itu, saat Anda mengalami keguguran janganlah berkecil hati. Janganlah menyerah dan segera periksakan lah ke dokter kandungan dengan melakukan pemeriksaan rutin dan menjalani semua metode yang disarankan oleh dokter. Serta mintalah bantuan orang-orang di sekitar Anda termasuk dokter dan keluarga untuk membantu Anda merawat dan menjaga kesehatan pada kehamilan berikutnya.




Fokus : Keguguran


#Kesehatan #Ibu Hamil #Keguguran #Ibu hamil keguguran #Kesehatan ibu hamil
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Pembagian Sembako untuk Kaum Dhuafa Bekasi oleh Ezy Pratama Foundation dan INTI

 Wartakesehatan.com.- Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti..
Alkes & Lab - 1 minggu yang lalu

Confidence Persembahkan Adult Pants Gender untuk Pria dan Wanita

Jakarta, WartaKesehatan.com - Confidence, merek popok dewasa nomor 1 di Indonesia kembali meluncurkan produk terbarunya,..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Donasi Dexa Group Agar Tenaga Medis Miliki Imun Kuat

Wartakesehatan.com - Derasnya dukungan penanganan Covid -19 dengan menyumbang Donasi 20.000 kapsul Stimuno Forte dan 50 goodie..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

CFD Jangan jadi Cluster Baru, Konsisten Jaga Imun Tubuh

  Wartakesehatan.com, JAKARTA - Pelonggaran PSBB sudah dilakukan di beberapa daerah, namun sayangnya tidak semua..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

Menkes: Masyarakat Jangan Ragu untuk Konsumsi OMAI

Jakarta - Tak pernah bosan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengimbau agar masyarakat tak perlu ragu untuk..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Komnas Anak Tuding Gubernur DKI Hilangkan Hak Anak

Wartakesehatan.com - Hilangnya hak anak atas pendidikan di DKI Jakarta dan bahkan di Indonesia tahun ajaran baru 2020/2021..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Jadikan Sumatera Bebas Asap, Kapolda Sumsel dan Jambi Bangun Posko Karhutla Bersama

Wartakesehatan.com -  Guna mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada masa kemarau tahun ini, Kepala..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Baksos Ezy Pratama Foundation dan Yayasan INTI ke Kaum Dhuafa Klender

Wartakesehatan.com - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti sosial di..
Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

New Normal: Menjaga Imunitas dengan Imunomodulator Herbal

JAKARTA - Kita tahu, wabah korona belum kunjung usai di dunia dan negara kita, Indonesia. Apalagi sampai saat ini vaksin untuk..
Warta Sehat - 4 minggu yang lalu

Hasanuddin Minta Pemerintah Daerah Tak Asal Terapkan New Normal

JAKARTA,- Pemerintah menerapkan kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi covid-19. Langkah ini mendapat sorotan dari..

+Indeks