Inovasi Alkes Anak Negeri Dongkrak Pertumbuhan Industri Alkes

Oleh : Irawan Mohamad | Jumat, 24 Pebruari 2017 | 08:03 WIB



Wartakesehatan.com, Jakarta - Seiring dengan berjalannya waktu, teknologi terus diterapkan para penggiat ilmu pengetahuan. Segala inovasi terus dilahirkan tak terkecuali teknologi dalam bidang kesehatan. Dengan dilahirkannya bermacam inovasi tentu berimbas pada dunia bisnis, yang meningkatkan perekonomian bangsa tentunya.

Dalam beberapa tahun terakhir, industri alat kesehatan (alkes) di Indonesia mampu bertumbuh hingga 10% per tahun. Begitu juga di tahun 2017 ini, industri alkes masih terus mengalami pertumbuhan.

Berdasarkan data yang dipaparkan oleh Asosiasi Pengusaha Alat Kesehatan Indonesia (ASPAKI), nilai pasar alat kesehatan di Indonesia diperkirakan mencapai Rp60 triliun hingga akhir 2016. Dari nilai pasar tersebut, pasar produk dalam negeri hanya mencapai sekitar Rp14 triliun.

"Itu artinya, produk alat kesehatan yang diproduksi dalam negeri harusnya bisa menggarap pasar yang lebih tinggi, jangan terlalu bergantung pada produk luar. Produk lokal kita juga ga kalah koq dengan produk luar," ujar Sekretaris Jenderal ASPAKI Cristina Sandjaja dalam konferensi pers Indonesia Healthcare Forum (INDOHCF) Innovation Award 2017 di Jakarta, Kamis (23/2).

Diakuinya saat ini, alat kesehatan yang digunakan di Indonesia masih bergantung pada produk luar negeri. Nilai impor produk alat kesehatan masih mencapai 90% dari total penggunaan alat kesehatan di Indonesia. 

"Tingginya tingkat impor alat kesehatan ini memang menjadi salah satu problematika di dunia kesehatan di Indonesia. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan upaya bersama antara pemerintah dan pelaku usaha guna mendorong inovasi alat kesehatan di dalam negeri," ungkap Cristina.

Cristina menambahkan, hambatan perkembangan alat kesehatan dalam negeri salah satunya dilatarbelakangi oleh minimnya tenaga ahli yang bisa mendorong inovasi yang dihasilkan. Selain itu, bahan baku yang tersedia juga belum memadai. Meski demikian, lanjut dia, asosiasi tetap optimistis industri alat kesehatan lokal masih bisa menunjukkan pertumbuhan. 

"Tugas rumahnya memang masih banyak namun kita tetap harus optimistis dan terus menerus menciptakan inovasi-inovasi baru. Pemerintah juga sudah meningkatkan anggaran kesehatan dan kita sedang menuju implementasi Jaminan Kesehatan Nasioonal yang artinya penggunaan alat kesehatan pasti akan meningkat. Hal inilah yang harus dimanfaatkan oleh pengusaha lokal dengan sebaik-baiknya," tegas Cristina. 

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum IndoHCF Supriyantoro menyebutkan, saat ini jenis alat kesehatan produksi dalam negeri baru mampu memenuhi standar peralatan minimal yang harus ada di rumah sakit kelas A sebesar 48,2%, di kelas B sebesar 51,3%, di kelas C sebesar 57,9%, dan di kelas D sebesar 66,1%. 

"Hal inilah yang mendorong kami untuk melakukan acara yang bisa mendorong ide-ide dan inovasi baru di bidang kesehatan. Tujuan jangka panjangnya tentu untuk meningkatkan standar pelayanan kesehatan di Indonesia," jelas Supriyantoro.

Indonesia Healthcare Forum Innovation Award 2017 merupakan ajang lomba yang memberikan penghargaan khusus kepada individu, institusi, atau kelompok yang telah menerapkan atau melakukan inovasi di bidang kesehatan. Lomba yang direncanakan akan diadakan tiap tahunan ini memiliki 5 kategori, antara lain inovasi sistem penanggulangan gawat darurat terpadu pra RS, inovasi program kesehatan ibu dan anak, inovasi alat kesehatan, inovasi e-health, dan inovasi seni kreasi promosi kesehatan. 

"Melalui acara ini, kami mengundang para inovator handal untuk ikut berpartisipasi dan menciptakan inovasi terbaiknya sesuai dengan kategori yang ada. Selain itu, kami juga akan menyelenggarakan seminar dan workshop nasional mengenai hal penanggulangan kegawatdaruratan dan perkembangan teknologi informasi di bidang kesehatan" kata Supriyantoro.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas Suhono Harso Supangkat menyatakan, saat ini Indonesia sedang memasuki masa transformasi digital dimana penerapan teknologi dapat memudahkan segala aspek kehidupan, termasuk di bidang kesehatan. 

"Inovasi teknologi untuk bidang kesehatan mutlak diperlukan guna mempermudah dan meningkatkan standar pelayanan kesehatan," jelas Suhono




Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Liputan Khusus - 6 hari yang lalu

Idul Adha 1441 H : Masjid Baiturrahman & Al-Islam Cipayung Ikuti Protokol Kesehatan

Wartakesehatan.com - Dalam menjalankan rangkaian ibadah Idul Adha 1441 H/2020 M pada tahun ini sangat berbeda sekali dari..
Liputan Khusus - 1 minggu yang lalu

Lurah Cipayung Tinjau Penerapan Protokol Kesehatan Saat Idul Adha 1441 H/2020

Wartakesehatan.com - Masih tingginya penyebaran wabah Covid-19 di wilayah DKI Jakarta menjadi perhatian bagi pemangku kebijakan..
Liputan Khusus - 1 minggu yang lalu

Masjid Nurul Hikmah Terapkan Protokol Kesehatan & Konsisten Jaga Kualitas Daging Qurban

Wartakesehatan.com - Rangkaian pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1441 H/2020 pada tahun ini sangat dipengaruhi dengan situasi..
Liputan Khusus - 1 minggu yang lalu

Daging Qurban Masjid Al Falah Terpantau & Terapkan Protokol Kesehatan

Pelaksanaan pemotongan hewan qurban di Masjid Al Falah Cipayung Jakarta Timur.
Herbal - 3 minggu yang lalu

Kelompok Usia Produktif Waspadai PTM

Wartakesehatan.com -- Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan menunjukkan bahwa saat ini perkembangan Penyakit Tidak..
Herbal - 3 minggu yang lalu

Cegah Virus dengan Herbal

Wartakesehatan.com - Antivirus corona berbasis tanaman eucalyptus belakangan ini ramai diperbincangkan. Potensi antivirus..
Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

Menkes Sebut Meniran Hijau untuk Penanggulangan Covid-19

Wartakesehatan.com - Menteri Kesehatan Terawan patut diberikan apreasiasi dengan sebutan bapak Herbal karena mendukung Obat..
Warta Sehat - 4 minggu yang lalu

Awas! Protokol Kesehatan Anak di Sekolah Bisa Jadi Cluster Baru

Wartakesehatan.com - Banyak pihak yang meminta pemerintah menunda untuk melaksanan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah..
Warta Sehat - 4 minggu yang lalu

Cegah Penularan Droplet dengan Masker di Mana Saja

Wartakesehatan.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui munculnya bukti-bukti yang melihat virus Corona COVID-19 bisa..
Warta Sehat - 1 bulan yang lalu

Waspadai Droplet di Ruangan tertutup

Wartakesehatan.com - New Normal membuat sebagian kantor-kantor buka dan para karyawan kembali bekerja sedia kala, namun masih..

+Indeks