Jantung Berdetak Cepat Secara Tiba-tiba, Waspadalah!

Oleh : Dirk Christ | Sabtu, 15 Juni 2019 | 07:05 WIB


(Ist)

Wartakesehatan.com – Umumnya seseorang akan merasa detak jantungnya berdetak lebih cepat jika seseorang tersebut dalam keadaan panik, cemas atau khawatir namun ada beberapa di antara kita mengalami dekat jantung yang lebih cepat secara mendadak tanpa sebab yang jelas. Jika anda mengalami ini kemungkinan besar anda mengalami gangguaan irama jantung.


Gangguan irama jantung sebenarnya merupakan salah satu spektrum penyakit jantung yang luas. Gangguan ini bsia menjadi pertanda awal penyakit jantung yang serius. Gangguan ini muncul karena adanya kekacauan sinyal listrik yang berfungsi menstimulus otot jantung untuk memompa secara teratur.


Dilansir detikheath, Dr Daniel menjelaskan, gangguan irama jantung bisa disebabkan karena ada penyumbatan pada pembuluh darah. Jika sumbatan tersebut pecah dan masuk ke pembuluh darah di otak, bisa menyebabkan stroke. Yang mengkhawatirkan, stroke akibat gangguan irama jantung ini gejala lanjutannya seringkali lebih parah sebab penyumbatan yang terjadi bisa masuk ke pembuluh otak yang lebih hulu.


Gangguan irama jantung ditandai dengan detak jantung yang tidak normal. Normalnya, jantung manusia berdetak sekitar 60 - 100 kali per menit. Detak jantung dikatakan tidak normal jika kurang dari 60 detak per menit atau melebihi 100 detak per menit. Detak jantung yang tidak normal sebenarnya bisa diperiksa sendiri dengan tangan kosong.


"Coba raba di pergelangan tangan di bawah jempol untuk mengukur denyut nadi, lalu hitung berapa banyak denyutnya dalam 1 menit," papar dr Daniel.


Gangguan irama jantung biasanya akan mempengaruhi aktivitas sehari-hari karena penderitanya sering lemas, mudah capek, bahkan pingsan. Apabila irama jantungnya tak beraturan, terkadang lambat dan terkadang cepat, maka si penderita lebih berisiko terserang sudden cardiac death atau kematian mendadak akibat serangan jantung.


"Secara global, tingkat kelangsungan hidup akibat sudden cardiac death yang disebabkan gangguan irama jantung hanya 1 persen. Di Amerika Serikat, tingkat kelangsungan hidupnya bisa mencapai 5 persen," terang dr Daniel.


Sama seperti penyakit jantung pada umumnya, gangguan irama jantung merupakan akibat dari gaya hidup seperti pola makan yang tak sehat dan jarang berolahraga. Faktor-faktor penyakit jantung risiko seperti hipertensi dan kolesterol tinggi juga ikut menyumbang risiko terjadinya gangguan irama jantung.

 




Fokus : Jantung


#Jantung
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 11 jam yang lalu

Deteksi Kesehatan Melalui Urine

Wartakesehatan.com - Ketika anda sedang berada di toilet untuk buang air kecil, apakah Anda selalu menyempatkan diri untuk..
Mamin - 13 jam yang lalu

Makan Tergesa-gesa Fatal bagi Kesehatan

Wartakesehatan.com – Makan merupakan kegiatan yang rutin dilakukan setiap individu. Hal ini merupakan kebutuhan..
Warta Sehat - 14 jam yang lalu

Wow, Keju bisa Membunuh Sel Kanker

Wartakesehatan - Keju adalah salah satu makanan dari olahan susu yang banyak digemari orang. Keju juga punya..
Warta Sehat - 15 jam yang lalu

Penyebab Jantung Berdebar Usai Minum Kopi

Wartakesehatan - Beberapa orang mempunyai kebiasaan minum kopi dan tentu saja ketika minum kopi jantung..
Warta Sehat - 16 jam yang lalu

Olahraga Bulu Tangkis bikin Jantung Sehat

Wartakesehatan - Tak dipungkiri bahwa salah satu faktor untuk menghindari berbagai penyakit pada tubuh adalah dengan..
Ibu & Anak - 17 jam yang lalu

Akibat jika Stres saat Hamil

Wartakesehatan.com - Stres selama kehamilan bisa menghambat perkembangan keterampilan motorik anak yang di kemudian hari,..
Obat & Penyakit - 18 jam yang lalu

Ketahui 6 Gejala dari Kanker

Wartakesehatan.com - Kanker merupakan penyakit yang membahayakan. Penyakit ini bisa muncul kapan saja, dan menyerang..
Warta Sehat - 19 jam yang lalu

Merokok bisa picu Malapetaka pada Otak

Wartakesehatan - Tentu hampir semua orang tau merokok tak baik bagi kesehatan karena dapat memicu sejumlah penyakit..
Mamin - 20 jam yang lalu

Makan Saat Perut Tak Lapar Ini Bahayanya

Wartakesehatan.com - Menurut pemikiran tradisional, kebiasaan makan saat perut tidak lapar bisa membuat kegemukan, karena..
Mamin - 22 jam yang lalu

7 Makanan Sehat bikin Panjang Umur

Wartakesehatan.com - Dengan rutin berolahraga dan membiasakan mengkonsumsi makanan yang sehat, maka anda telah menjaga..

+Indeks