Begini Sikap Orang Tua yang Tepat Jika Melihat Anak Masturbasi

Oleh : Muh Venza | Rabu, 25 April 2018 | 19:05 WIB


IST

Wartakesehatan.com - Belum lama ini ramai dibicarakan tentang Buku “Aku Berani Tidur Sendiri” dimana salah satunya berisi tentang masturbasi. Buku tersebut banyak menuai kontroversi sebab penggunaan bahasa yang kurang tepat untuk dibaca oleh anak.

Mengenai masturbasi, hal ini memang dapat terjadi oleh anak yang mulai memasuki usia pubertas.

Psikolog Naomi Ernawati Lestari mengatakan, orangtua sangat berperan untuk memberikan edukasi seks kepada anak. Menurut Naomi, ketika melihat sang anak melakukan masturbasi, orangtua sebaiknya tidak tiba-tiba memarahi.

Orangtua ada baiknya menanyakan baik-baik, apa yang sedang dilakukan anak. Kemudian orangtua bisa memberitahu anak bahwa apa yang dilakukannya disebut masturbasi dan anak harus bisa mengontrolnya.

“Orangtuanya sendiri enggak boleh menganggap seks itu sesuatu hal yang tabu,” kata Naomi.

Sama halnya ketika anak laki-laki mulai mimpi basah. Menurut Naomi, beritahu saja kepada anak tentang apa yang terjadi, "Misalnya bilang, 'oh itu wajar, itu cairan sperma, berarti kamu sudah mulai besar'," tutur Naomi.

Setelah itu, jelaskan kepada anak untuk bisa menjaga alat kelaminnya dengan baik. Menurut Naomi, ketika anak tidak diberi pendidikan tentang seks, mereka akan melakukannya sembunyi-sembunyi dari orangtua dan tidak terbuka dengan orangtua.

Bila tidak diberitahu, anak mungkin akan mencari informasi di luar yang belum tentu kebenarannya.

Pendidikan seks sejak dini memang seharusnya diberikan sesuai dengan usia anak. Mulai dari kecil anak laki-laki perlu tahu ia memiliki penis dan anak perempuan memiliki vagina. Ajari anak untuk menjaga alat kelaminnya dari orang lain.

Misalnya, pada anak balita sudah diberitahu bahwa bagian-bagian di tubuhnya, seperti alat kelamin dan payudara tidak boleh disentuh oleh siapapun. Pendidikan seks sejak dini penting untuk menghindari anak dari pelaku kejahatan seksual.

Pada usia remaja, anak pun diajari untuk menghargai dirinya dan menjaga kesehatan reproduksi, agar tidak melakukan seks bebas yang berisiko menyebabkan infeksi menular seksual.




Fokus : Anak


#Anak #Masturbasi #Orang Tua #Pola asuh anak #Orang tua dan anak #Pola asuh tepat
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Obat & Penyakit - 2 jam yang lalu

6 Tanda Paru-paru Anda Bermasalah

Wartakesehatan - Tak dapat dipungkiri paru-paru adalah salah satu organ vital yang sangat dibutuhkan tubuh..
Seks - 3 jam yang lalu

3 Tanda Keputihan Tidak Normal

Wartakesehatan.com - Keputihan tentu sangat mengganggu wanita, keputihan juga bisa menjadi sinyal mengenai kondisi..
Warta Sehat - 4 jam yang lalu

Tingkatkan Stamina dengan 5 Tips ini!

Wartakesehatan -  Menjaga stamina tubuh sangat penting. Stamina mempunyai peranan yang sangat penting pada tubuh..
Warta Sehat - 5 jam yang lalu

Bahaya, Jika Menelan Permen Karet

Wartakesehatan - Mengunyah permen karet adalah hal yang pernah dilakukan setiap orang, selain itu bagi beberapa orang..
Mamin - 6 jam yang lalu

Ini Bahaya Konsumsi Makanan yang Dibakar

Wartakesehatan.com - Siapa yang tak suka makanan yang dibakar atau dipanggang? Berbagai makanan barbecuesangatlah..
Obat & Penyakit - 7 jam yang lalu

Awas, Sering Jabat Tangan picu Penyakit

Wartakesehatan.com - Berjabat tangan memang lazim untuk dilakukan saat bersosialisasi. Sebab jabat tangan merupakan..
Obat & Penyakit - 8 jam yang lalu

Cermati 5 Gejala Awal Stroke

Wartakesehatan.com - Stroke kini tak hanya menghinggapi orang yang berusia lanjut. Bahkan, menurut American Heart..
Obat & Penyakit - 9 jam yang lalu

Kebiasaan Nonton TV Berisiko Gangguan Paru-paru

Wartakesehatan.com - Tak bisa dipungkiri hampir sebagian besar orang tentu menyukai melihat atau menonton televisi dalam..
Tekhnologi - 10 jam yang lalu

4 Manfaat Bermain bagi Kesehatan

Wartakesehatan.com - Menurut Anda, bermain bagi orang dewasa adalah kegiatan yang tabu, kegiatan yang sudah tidak lagi..
Warta Sehat - 11 jam yang lalu

Studi: Taoge bisa Turunkan Tekanan Darah

Wartakesehatan.com - Penelitian yang dilakukan oleh Astawan dkk. (1998) juga menunjukkan kecambah kedelai mempunyai..

+Indeks