Ini Tanda Saat Tubuh Anda Alami Penurunan Zat Besi

Oleh : nurul kinanti/widiynews | Rabu, 24 April 2019 | 16:12 WIB



Wartakesehatan.com - Wanita ternyata lebih rentan terhadap kekurangan zat besi. Apalagi disaat wanita mengalami menstruasi dan tidak diimbangi mengonsumsi tablet Fe.

Saat tubuh mengalami penurunan jumlah zat besi akan menunjukkan tanda berikut ini :

1. Pucat

Tanda fisik yang bisa kamu kenali saat kamu kekurangan zat besi yaitu wajah kamu terlihat pucat pasi seperti kehilangan seluruh darah di area wajah.

Kurangnya zat besi didalam tubuh akan mempengaruhi jumlah hemoglobin tubuh sehingga wajah kamu akan terlihat pucat. Tidak hanya itu, warna kelopak mata pun juga berubah menjadi lebih cerah dari biasanya atau putih cepat.

Selain wajah dan kelopak mata, anggota tubuh lain juga mengalami perubahan seperti pada area bibir yang berwarna putih, gusi ataupun kuku terlihat pucat. Ini juga menandakan kamu mengalami kekurangan zat besi.

Orang yang sehat dan cukup zat besi didalan tubuh akan terpancar dari warna kulit yang segar dan memerah sebab hemoglobin didalam tubuh cukup. Selain aliran darah yang tidak lancar ke wajah, kekurangan zat besi juga membuat aliran darah tidak lancar ke area kaki sehingga tidak jarang kamu gemeteran saat berjalan atau kaki tiba tiba merasa kaku.

2. Tubuh terasa lemas

Pasti kamu sering mendengar lemah, lemas, lesu (3L). Istilah tersebut sangat cocok bagi kamu yang mengalami kekurangan zat besi. Selain zat gizi makro yang mempengaruhi kebugaran dan kesehatan tubuh, zat gizi mikro juga berpengaruh terhadap kondisi fisik tubuh.

Oleh karena itu saat tubuh merasa lemah dan tidak ada semangat untuk melakukan aktivitas itu bisa menjadi tanda kamu mengalami kekurangan zat besi.

Jika kamu tidak suka mengonsumsi obat. Kamu bisa menggantinya dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang tinggi akan kandungan zat besinya.

Tubuh yang lemas sering membuat kamu sulit untuk fokus dan konsentrasi. Kekurangan zat besi juga sering mengakibatkan kamu mengalami sakit kepala, pusing dan berkunang-kunang, sehingga tidak jarang kamu sempoyongan saat berjalan sebab saat tubuh mengalami penurunan kadar hemoglobin akan mengakibatkan terjadinya penurunan asupan oksigen ke otak.

3. Sesak nafas

Saat tubuh kekurangan zat besi juga mengakibatkan napas kamu pendek sehingga tidak jarang kamu mengalami sesak nafas dan saat melakukan aktivitas.

Bahkan ketika melakukan aktivitas ringan saja nafas kamu menjadi tidak beraturan dan terengah-engah.

Tentu saja membuat kamu menjadi tidak nyaman dan sering merasa cepat lelah. Selain saluran pernapasan kamu mengalami gangguan, kekurangan zat besi juga mempengaruhi kesehatan jantung.

Detak jantung menjadi tidak beraturan dan berdegup dengan kencang sebab tubuh mengalami kekurangan zat besi dan kadar hemoglobin juga mengalami penurunan sehingga jantung akan bekerja lebih ekstra untuk mentransfer oksigen ke seluruh tubuh.

Terkadang jika kondisi sudah parah tidak jarang jantung mengalami pembesaran hingga berakhir dengan kegagalan jantung.

4. Badmood

Saat mengalami zat besi dalam tubuh menurun, ternyata dapat berpengaruh terhadap suasana hati.

Biasanya kamu sering bersikap lebih sensitif dari biasanya dan terkadang kamu tiba tiba marah tanpa alasan yang jelas. Terkadang kamu merasa stres tiba tiba saat tubuh mengalami penurunan zat besi.

Kamu akan terlebih stres jika rambut kamu mengalami kerontokan saat kekurangan zat besi sebab kurangnya asupan oksigen pada bagian folikel rambut bahkan bagian rambut yang mengalami kerontokan akan sulit tumbuh rambut kembali.

Tentu saja kejadian ini membuat kamu lebih stres apalagi rambut sering dianggap sebagai mahkota bagi wanita.




#Tubuh #Zat Besi
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 1 hari yang lalu

TB. Hasanuddin: Penerapan New Normal Tanpa Persiapan Matang Akan Timbulkan Kematian Massal

Wartakesehatan.com - Indonesia bersiap memasuki fase New Normal atau penormalan baru ditengah pandemi covid-19. Sejumlah..
Tekhnologi - 1 minggu yang lalu

Helm Cerdas Deteksi Corona Sangat Penting dan Perlu

Wartakesehatan.com -  Polda Riau memberikan contoh inisiatif dan inovasi dalam perjuangannya melawan pandemi coronavirus...
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Di Tengah Pandemi, Hasanuddin Kunjungi Dapil dan Bagikan Ribuan Masker dan Sembako 

Wartakesehatan.com - Di tengah pandemi covid-19 dan jelang Hari Raya Idul Fitri ini, anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Covid-19, Sunan Kalijaga Gandeng Nikita Mirzani Baksos ke Markas TNI

Wartakesehatan.com - Ditengah pandemi Covid-19, Pengacara Sunan Kalijaga Bersama Artis dan Forum Kader Bela Negara (FKBN)..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

BPOM: Biasakan Minum Obat Herbal dan Suplemen Kesehatan untuk Daya Tahan Tubuh Menghadapi Pandemi COVID-19

Wartakesehatan.com -  Pandemi COVID-19 membuat sebagian besar masyarakat lebih sadar pentingnya menjaga kesehatan. Salah..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

Studi: Sistem Imun Krusial dalam Melawan Infeksi Virus Corona

Wartakesehat.com - Sebuah penelitian di Australia dalam jurnal Nature Medicine menyimpulkan, sistem imun..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

8 Cara Jaga Imun tetap Sehat Lawan Virus Corona

Wartakesehatan.com - Untuk melindungi diri dari paparan virus corona, masyarakat dunia telah banyak menjalankan langkah..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

Imunomodulator untuk Cegah Virus Masuk Tubuh

Wartakesehatan.com - Membekali diri dengan cara cegah infeksi virus, dapat “membentengi” tubuh Anda dari berbagai..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Penderita Covid di Indonesia Capai 14.749 dan Terus Naik

Wartakesehatan.com - Angka positif COVID-19 yang terkonfirmasi lewat tes laboratorium di Indonesia kini..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Edukasi Pemeriksaan Rapid Test dan Swab Beredar di WA

Wartakesehatan.com - Sebuah pesan berantai untuk edukasi virus Corona beredar. Isi pesan berantai tersebut sebagai..

+Indeks