Teh Hijau Kurangi Resiko Penyakit Jantung

Oleh : Dirk/timesindonesia | Sabtu, 20 Juli 2019 | 20:05 WIB


(ist)

Wartakesehatan.com - Selain dapat membantu melangsingkan tubuh dan merawat kecantikan, teh hijau dipercaya dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

Sebuah kajian yang melibatkan lebih dari 40.500 orang dewasa di Jepang membuktikan manfaat teh hijau untuk mengurangi risiko penyakit jantung. Orang yang meminum lima atau lebih cangkir teh hijau per hari berpotensi 26 persen lebih rendah meninggal akibat penyakit kardiovaskular dibanding mereka yang hanya minum satu cangkir per hari.

Dilansir dari CNN Indonesia, sebuah studi yang diterbitkan dalam Jurnal Epidemiologi dan Kesehatan Masyarakat pada tahun 2011 juga mengungkapkan hal yang sama. Para peneliti menemukan bahwa wanita yang minum 1-6 cangkir teh hijau per hari memiliki risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular (lebih dari rata-rata 13 tahun) lebih rendah dibandingkan dengan orang-orang tidak minum apapun.

Para ahli juga mengatakan, penurunan risiko ini bisa disebabkan karena berkurangnya kadar kolesterol dan tekanan darah tinggi. Keduanya merupakan faktor penting dalam menyebabkan penyakit jantung.

Meski dapat mengurangi risiko penyakit jantung, kepala penasihat medis Consumer Reports Marvin M. Lipman, MD mengatakan teh hijau bukan satu-satunya hal yang dapat dilakukan. 

"Temuan ini menarik, dan tidak ada salahnya minum teh hijau dalam jumlah yang wajar. Tapi itu bukanlah obat ajaib," ujar Marvin.

Agar terhindar dari penyakit jantung, seseorang harus menjalani pola hidup yang sehat. Di antaranya adalah makan makanan sehat yang mencakup banyak buah, sayuran, dan biji-bijian. Selain itu, olahraga juga harus dilakukan serta menghindari merokok.




Fokus : Teh Hijau


#Teh Hijau #Penyakit Jantung
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 5 hari yang lalu

Pembagian Sembako untuk Kaum Dhuafa Bekasi oleh Ezy Pratama Foundation dan INTI

 Wartakesehatan.com.- Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti..
Alkes & Lab - 1 minggu yang lalu

Confidence Persembahkan Adult Pants Gender untuk Pria dan Wanita

Jakarta, WartaKesehatan.com - Confidence, merek popok dewasa nomor 1 di Indonesia kembali meluncurkan produk terbarunya,..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Donasi Dexa Group Agar Tenaga Medis Miliki Imun Kuat

Wartakesehatan.com - Derasnya dukungan penanganan Covid -19 dengan menyumbang Donasi 20.000 kapsul Stimuno Forte dan 50 goodie..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

CFD Jangan jadi Cluster Baru, Konsisten Jaga Imun Tubuh

  Wartakesehatan.com, JAKARTA - Pelonggaran PSBB sudah dilakukan di beberapa daerah, namun sayangnya tidak semua..
Obat & Penyakit - 1 minggu yang lalu

Menkes: Masyarakat Jangan Ragu untuk Konsumsi OMAI

Jakarta - Tak pernah bosan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengimbau agar masyarakat tak perlu ragu untuk..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Komnas Anak Tuding Gubernur DKI Hilangkan Hak Anak

Wartakesehatan.com - Hilangnya hak anak atas pendidikan di DKI Jakarta dan bahkan di Indonesia tahun ajaran baru 2020/2021..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Jadikan Sumatera Bebas Asap, Kapolda Sumsel dan Jambi Bangun Posko Karhutla Bersama

Wartakesehatan.com -  Guna mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada masa kemarau tahun ini, Kepala..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Baksos Ezy Pratama Foundation dan Yayasan INTI ke Kaum Dhuafa Klender

Wartakesehatan.com - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti sosial di..
Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

New Normal: Menjaga Imunitas dengan Imunomodulator Herbal

JAKARTA - Kita tahu, wabah korona belum kunjung usai di dunia dan negara kita, Indonesia. Apalagi sampai saat ini vaksin untuk..
Warta Sehat - 3 minggu yang lalu

Hasanuddin Minta Pemerintah Daerah Tak Asal Terapkan New Normal

JAKARTA,- Pemerintah menerapkan kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi covid-19. Langkah ini mendapat sorotan dari..

+Indeks