Waspada, Obesitas Dipicu karena Kurang Tidur

Oleh : Dirk/sindo | Selasa, 28 Mei 2019 | 13:00 WIB


(ist)

Wartakesehatan - Banyak orang percaya bahwa setelah mengonsumsi makanan kemudian tidur akan membuat berat badan bertambah alias menjadi obesitas. Namun, bertolak belakang dengan anggapan banyak orang penelitian terbaru menunjukkan kurang tidur bisa meningkatkan risiko makan berlebihan dan obesitas. Studi ini menunjukkan tidur kurang dari 7 jam bisa meningkatkan terganggunya pola makan dan menyebabkan asupan yang lebih besar dari kalori.

Menurut National Sleep Foundation, orang dewasa dianjurkan rata-rata mendapatkan tidur sekira 7-9 jam di malam hari. Mendapatkan jumlah tidur yang tepat sangat penting untuk fungsi pada tingkat yang optimal sepanjang hari. 

Apa yang terjadi ketika Anda tidak memperoleh tidur yang cukup? Tubuh internal Anda seperti hormone dan insulin dapat terganggu. Akibatnya, metabolisme tubuh Anda kehilangan keseimbangan. Hal ini dapat menyebabkan Anda mengalami peningkatan kadar hormon lapar yang disebut ghrelin. Ini juga menyebabkan penurunan kadar hormon lain yang bertanggung jawab untuk mengenyangkan perut yang disebut leptin. 
Ketidakseimbangan kedua hormon ini dapat menyebabkan makan berlebihan dan kenaikan berat badan.

Kepala bedah robotik di Lenox Hill Hospital dan Profesor Urologi di Hofstra North Shore-LIJ School of Medicine Dr Samadi memberikan tips untuk memperoleh tidur malam yang baik. Pertama, matikan lampu kamar tidur.

“Memasang tirai atau menggunakan masker mata untuk mencegah terlalu banyak cahaya masuk dapat menyebabkan tidur Anda terganggu. Tidur dalam kegelapan memungkinkan tubuh untuk memproduksi melatonin yang merupakan bagian penting dari siklus tidur,” kata Dr Samadi seperti dilansir foxnews.com.

Berbaring dengan telentang adalah posisi tidur terbaik. Hal ini dapat membantu Anda menghindari rasa sakit dan nyeri. Menggunakan bantal yang baik, memungkinkan leher Anda untuk tetap datar. 

Dr Samadi menjelaskan, posisi tidur yang salah dapat menyebabkan masalah pada tidur dalam waktu yang panjang.

“Lalu mengatur suhu kamar tidur. Jika kamar terlalu panas atau terlalu dingin, bisa mengganggu tidur malam yang baik. Suhu yang dapat mengganggu tidur adalah sekitar 15-20 derajat celcius,” jelas Dr Samadi. 

Dia juga menganjurkan untuk membatasi tidur siang. Studi menunjukkan, tidur di siang hari bisa membuat orang merasa lebih lelah. Jika harus tidur siang, batas tidur siang yang baik hanya sekitar 20 menit. 

“Makan makanan yang sehat. Apa yang Anda makan dapat mempengaruhi bagaimana kualitas tidur Anda, hindari minum alkohol sebelum tidur, hal itu dapat menghasilkan kualitas tidur yang buruk,” papar Dr Samadi. 




Fokus : Obesitas


#Obesitas #Kurang Tidur
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 1 hari yang lalu

TB. Hasanuddin: Penerapan New Normal Tanpa Persiapan Matang Akan Timbulkan Kematian Massal

Wartakesehatan.com - Indonesia bersiap memasuki fase New Normal atau penormalan baru ditengah pandemi covid-19. Sejumlah..
Tekhnologi - 1 minggu yang lalu

Helm Cerdas Deteksi Corona Sangat Penting dan Perlu

Wartakesehatan.com -  Polda Riau memberikan contoh inisiatif dan inovasi dalam perjuangannya melawan pandemi coronavirus...
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Di Tengah Pandemi, Hasanuddin Kunjungi Dapil dan Bagikan Ribuan Masker dan Sembako 

Wartakesehatan.com - Di tengah pandemi covid-19 dan jelang Hari Raya Idul Fitri ini, anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Covid-19, Sunan Kalijaga Gandeng Nikita Mirzani Baksos ke Markas TNI

Wartakesehatan.com - Ditengah pandemi Covid-19, Pengacara Sunan Kalijaga Bersama Artis dan Forum Kader Bela Negara (FKBN)..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

BPOM: Biasakan Minum Obat Herbal dan Suplemen Kesehatan untuk Daya Tahan Tubuh Menghadapi Pandemi COVID-19

Wartakesehatan.com -  Pandemi COVID-19 membuat sebagian besar masyarakat lebih sadar pentingnya menjaga kesehatan. Salah..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

Studi: Sistem Imun Krusial dalam Melawan Infeksi Virus Corona

Wartakesehat.com - Sebuah penelitian di Australia dalam jurnal Nature Medicine menyimpulkan, sistem imun..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

8 Cara Jaga Imun tetap Sehat Lawan Virus Corona

Wartakesehatan.com - Untuk melindungi diri dari paparan virus corona, masyarakat dunia telah banyak menjalankan langkah..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

Imunomodulator untuk Cegah Virus Masuk Tubuh

Wartakesehatan.com - Membekali diri dengan cara cegah infeksi virus, dapat “membentengi” tubuh Anda dari berbagai..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Penderita Covid di Indonesia Capai 14.749 dan Terus Naik

Wartakesehatan.com - Angka positif COVID-19 yang terkonfirmasi lewat tes laboratorium di Indonesia kini..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Edukasi Pemeriksaan Rapid Test dan Swab Beredar di WA

Wartakesehatan.com - Sebuah pesan berantai untuk edukasi virus Corona beredar. Isi pesan berantai tersebut sebagai..

+Indeks