Diabetes Picu Risiko Gigi Busuk

Oleh : Dirk/alodokter | Kamis, 04 Juli 2019 | 17:05 WIB


(ist)

Wartakesehatan - Seluruh anggota tubuh, termasuk gigi dan mulut, tentu akan lebih berisiko mengalami gangguan akibat tingginya kadar gula darah pada pengidap diabetes. Salah satunya adalah risiko gigi busuk.

Makin tinggi kadar gula darah, maka risiko gigi busuk pun makin tinggi. Tingginya kadar gula darah akan meningkatkan kadar pati dan gula dari makanan yang dikonsumsi, kemudian berinteraksi dengan berbagai jenis bakteri yang sudah ada secara alami di dalam mulut. Kadar asam pada plak gigi juga berisiko merusak permukaan terluar gigi, yaitu dentin dan enamel, sehingga berisiko menyebabkan lubang pada gigi.

Plak yang tidak dibersihkan secara teratur akan mengeras dan menyebabkan iritasi pada gingiva atau gusi di sekitar gigi sehingga memicu gingivitis. Pada kondisi ini, gusi menjadi mudah berdarah dan bengkak yang pada tahap tertentu jika tidak ditangani dapat menimbulkan periodontitis yang akan menghancurkan tulang dan jaringan lunak.

Penderita Diabetes VS Infeksi
Tubuh seorang pengidap diabetes, yang kemampuan tubuhnya nya untuk memerangi infeksi berkurang, menyebabkan periodontitis dapat berkembang menjadi sangat parah sehingga lebih berisiko untuk mengalami gigi busuk dan gangguan mulut lain. Hal ini karena infeksi yang mereka alami tidak dapat sembuh dengan mudah.
Selain itu, air liur pengidap diabetes juga dapat mengandung lebih banyak glukosa dan memiliki mulut yang lebih kering sehingga lebih berisiko memicu gigi berlubang akibat penumpukan plak. Pada perkembangannya, mulut kering dan kandungan glukosa tinggi juga memudahkan kemunculan kandidiasis atau infeksi jamur mulut. Kondisi ini ditandai dengan adanya bercak kemerahan atau putih pada kulit di sekitar mulut.

Tidak hanya itu, sakit gusi pada pengidap diabetes akan membutuhkan waktu lebih lama untuk ditangani dan bisa bersifat lebih parah. Sebaliknya, sakit gusi juga dapat menyebabkan kadar gula darah tinggi makin susah untuk dikontrol.

Pengidap Diabetes Perlu Lebih Menjaga Kebersihan Gigi
Kabar baiknya, ada cara-cara yang dapat dilakukan pengidap diabetes untuk mencegah risiko gigi busuk dan gangguan mulut lainnya. Pastikan dokter gigi Anda tahu bahwa Anda mengidap diabetes agar mendapat penanganan dan langkah pencegahan yang tepat. Berikut beberapa cara lain yang dapat coba dilakukan.

Kadar gula darah yang selalu terpantau dan terkendali membuat risiko gigi busuk menjadi makin berkurang. Selalu pantau dan kendalikan kadar gula darah dengan mengikuti panduan dokter.

  • Sikat gigi setidaknya dua kali sehari, yaitu pagi dan menjelang tidur. Lebih baik lagi jika gigi juga dibersihkan setelah makan.
  • Gunakan sikat gigi bersikat halus dan pasta gigi yang mengandung fluoride untuk menggosok gigi secara teratur. Ganti sikat gigi tiap tiga bulan sekali.
  • Hindari menyikat gigi dengan keras karena dapat mengiritasi gusi.
  • Gunakan dental floss untuk menghilangkan plak di sela-sela gigi.
  • Waspadai gejala awal gigi busuk dan gangguan gusi seperti perdarahan, kemerahan, bengkak, keluarnya cairan dari gusi, muncul aroma tidak sedap, gigi longgar, agar mendapat penanganan segera.
  • Kurangi risiko mulut kering dengan mengonsumsi cukup cairan dan mengunyah permen bebas gula untuk merangsang produksi air ludah.

Dengan menjaga kesehatan mulut dan gigi dengan lebih saksama, risiko gigi busuk dapat terhindarkan dan pengidap diabetes dapat hidup lebih sehat. Bagi Anda yang perokok, lebih baik untuk menghentikan kebiasaan buruk ini sebagaimana dapat meningkatkan risiko mengalami komplikasi diabetes.




Fokus : Diabetes


#Diabetes #Gigi Busuk
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Obat & Penyakit - 56 menit yang lalu

Cara Mengobati Rasa Gatal di Bagian Selangkangan

Wartakesehatan.com - Tentu saja kita pernah merasakan gatal di bagian selangkangan dan itu pasti sangat tidak nyaman...
Warta Sehat - 2 jam yang lalu

Memelihara Ikan Hias di akuarium Baik bagi Kesehatan

Wartakesehatan.com - Memelihara ikan hias di dalam akuarium merupakan salah satu sarana untuk menjaga kesehatan kita, baik..
Warta Sehat - 3 jam yang lalu

Efek Buruk Bangun Terlalu Pagi Bagi Kesehatan

Wartakesehatan.com- Bangun terlalu pagi dengan tidur yang mencukupi, ternyata justru memberikan efek buruk bagi tubuh. Bangun..
Warta Sehat - 5 jam yang lalu

4 Tips Penting Rawat Payudara dari Infeksi

Wartakesehatan.com -  Punya payudara indah menjadi dambaan setiap wanita. Agar sepasang area sensitif Anda tetap..
Warta Sehat - 14 jam yang lalu

Awas! Dehidrasi bisa sebabkan Obesitas

Wartakesehatan.com - Banyak masalah yang akan ditimbulkan jika tubuh kekuarangan cairan atau dehidrasi. Itu mengapa..
Warta Sehat - 15 jam yang lalu

Waspada, 5 Kondisi Mata bisa Deteksi Gejala Penyakit

Wartakesehatan.com - Beberapa orang masih menganggap sepele tentang kesehatan mata. Tak jarang ada orang yang tidak peduli..
Warta Sehat - 16 jam yang lalu

Benarkah Ngemil Di Malam Hari Bikin Gemuk ?

Wartakesehatan.com - Banyak mitos yang sering di anggap benar. Misalnya kalau ngemil di waktu malam dapat membuat gendut. Atau..
17 jam yang lalu

Konsumsi Kunyit Baik untuk Sistem Kekebalan Tubuh

Wartakesehatan.com - Tak hanya sebagai bumbu masak, ternyata kunyit memiliki banyak manfaat. Salah satunya untuk..
Warta Sehat - 17 jam yang lalu

Pola Makan Sehat untuk Penderita Diabetes

Wartakesehatan.com - Kebutuhan nutrisi pasien diabetes itu sama seperti pada pasien non diabetes. Asupan gizi yang..
Warta Sehat - 18 jam yang lalu

Manfaat Sehat dari Konsumsi Buah Nangka

Wartakesehatan.com - Nangka merupakan salah satu nama buah yang sudah tidak asing bagi mayoritas masyarakat di Indonesia...

+Indeks