Anak-Anak juga Berpotensi Psikopat

Oleh : Dirk/MP | Kamis, 21 Nopember 2019 | 16:35 WIB


(ist)

Wartakesehatan.com - Sebuah studi menunjukkan bahwa emosional terkait psikopat pada orang dewasa bisa dikenali sejak usia balita.

Seperti dilansir The Independent, indikasi sifat psikopat pada seseorang bisa dikenali sejak anak berusia tiga tahun, yang memungkinkan anak menjadi antisosial saat dewasa.

Dr Eva Kimonis, psikolog dari Universitas New South Wales, yang juga memimpin penelitian ini mengungkapkan bahwa ia bersama timnya telah menyebar kuisioner kepada orangtua dan guru. Mereka juga merancang komputer khusus untuk mengevaluasi 200 anak yang berusia tiga sampai enam tahun.

Hasilnya, ada sebanyak 10 persen anak yang diuji menunjukkan indikasi sifat tanpa perasaan, kurang empati, kasih sayang, dan penyesalan.

Pengujian ini awalnya efektif pada sampel remaja. Namun ternyata hasil penelitian baru ini mengungkapkan bahwa ciri-ciri bisa terdeteksi saat usia anak-anak.

"Kami akhirnya melatih orangtua untuk bersikap hangat, penuh kasih sayang, untuk mengurangi sifat tak berperasaan dari waktu ke waktu," ujar Kimonis. Kimonis juga mengatakan bahwa pihaknya akan meneliti apakah sifat ini terus terbawa hingga dewasa.

Adapun studi ini menjabarkan bahwa anak yang berpotensi psikopat biasanya bersifat egois atau tidak ingin berbagi, kejam terhadap hewan, tidak merasa bersalah ketika melakukan kesalahan, dan tidak menanggapi kasih sayang orang lain.




Fokus : Psikopat


#Psikopat
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 6 jam yang lalu

Pembagian Sembako untuk Kaum Dhuafa Bekasi oleh Ezy Pratama Foundation dan INTI

 Wartakesehatan.com.- Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti..
Alkes & Lab - 4 hari yang lalu

Confidence Persembahkan Adult Pants Gender untuk Pria dan Wanita

Jakarta, WartaKesehatan.com - Confidence, merek popok dewasa nomor 1 di Indonesia kembali meluncurkan produk terbarunya,..
Warta Sehat - 4 hari yang lalu

Donasi Dexa Group Agar Tenaga Medis Miliki Imun Kuat

Wartakesehatan.com - Derasnya dukungan penanganan Covid -19 dengan menyumbang Donasi 20.000 kapsul Stimuno Forte dan 50 goodie..
Warta Sehat - 5 hari yang lalu

CFD Jangan jadi Cluster Baru, Konsisten Jaga Imun Tubuh

  Wartakesehatan.com, JAKARTA - Pelonggaran PSBB sudah dilakukan di beberapa daerah, namun sayangnya tidak semua..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Komnas Anak Tuding Gubernur DKI Hilangkan Hak Anak

Wartakesehatan.com - Hilangnya hak anak atas pendidikan di DKI Jakarta dan bahkan di Indonesia tahun ajaran baru 2020/2021..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Jadikan Sumatera Bebas Asap, Kapolda Sumsel dan Jambi Bangun Posko Karhutla Bersama

Wartakesehatan.com -  Guna mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada masa kemarau tahun ini, Kepala..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Baksos Ezy Pratama Foundation dan Yayasan INTI ke Kaum Dhuafa Klender

Wartakesehatan.com - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti sosial di..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

New Normal: Menjaga Imunitas dengan Imunomodulator Herbal

JAKARTA - Kita tahu, wabah korona belum kunjung usai di dunia dan negara kita, Indonesia. Apalagi sampai saat ini vaksin untuk..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Hasanuddin Minta Pemerintah Daerah Tak Asal Terapkan New Normal

JAKARTA,- Pemerintah menerapkan kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi covid-19. Langkah ini mendapat sorotan dari..
Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

WFH Bikin Sakit Kepala Ini Obatnya

JAKARTA - Sejak bulan Maret 2020, sebagian besar kantor sudah menerapkan kebijakan kerja dari rumah (WFH) akibat penularan..

+Indeks