Keramahan Jadi Gambaran Layanan MCU RS Yarsi

Saat pengambilan darah yang sebelumnya pasien harus berpuasa selama 8-12 jam, ada beberapa pasien yang memang belum familiar dengan jarum suntik. Bukan hanya itu saja, pembuluh darah yang sangat halus yang dimiliki oleh beberapa pasien terkadang menjadi masalah saat pengambilan darah.

Oleh : Irawan Mohamad | Rabu, 24 Juli 2019 | 14:55 WIB


Salah seorang pasien saat berdialog dengan suster yang bertugas menginput data pasien MCU di RS Yarsi Jakarta. (Redaksi)

Jakarta, Wartakesehatan.com - Matahari belumlah meninggi saat layanan Medical Check Up (MCU) RS. Yarsi Jakarta, mulai membuka layanan. Keramahan dari para karyawan, sudah menyambut saat pasien mulai memasuki pintu gerbang RS. Yarsi, yang beralamat Jl. Letjend Suprapto Cemp. Putih Tim., Kec. Cemp. Putih, Jakarta Pusat. "Selamat pagi. Selamat datang di RS Yarsi," begitu ucapan security yang berjaga di pintu masuk RS Yarsi, saat kendaraan memasuki wilayah rumah sakit.

Keramahan tak terhenti sampai di sini. Saat memasuki ruang resepsionis, para petugas menyambut dengan senyum ramah, bahkan ucapan salam "Assalamualaikum" selalu disampaikan kepada para pengunjung saat berada di RS Yarsi.

Salah seorang pasien, sebut saja bernama Noorwan, memasuki RS Yarsi, menuju ke lantai dua. Kedatangannya untuk menjalani pemeriksaan MCU, yang dinilainya penting untuk mengetahui kondisi fisiknya di saat usianya memasuki kepala empat.

"Selamat pagi bapak. Ada yang bisa dibantu," ucap sekurity wanita, saat dirinya keluar dari pintu lift, di lantai dua.

"Pagi ibu. Saya ingin menjalani pemeriksaan MCU, tempatnya di mana ya," ucap Noorwan.

"Mari ikut saya bapak," kata si Ibu Security.

Tidak jauh dari mejanya berada, Noorwan sudah sampai di pintu layanan MCU dan langsung diperkenalkan kepada petugas yang ada di tempat pendaftaran.

Dengan senyuman hangat, petugas meminta input biodata, dengan meminta nomor KTP sang pasien. Tidak menunggu lama, proses MCU sudah mulai berjalan. Dari mulai pemeriksaan tinggi badan, tensi tekanan darah, yang selanjutnya dilakukan pemeriksaan jantung dengan alat modern yang memang telah dimiliki oleh RS Yarsi sebagai layanan maksimal kepada para pasiennya.

"Rileks ya bapak. Alat ini untuk mengetahui denyut jantung bapak," ucap sang suster.

Tidak memakan waktu lama, proses pemeriksaan jantung usai, hanya berkisar 5-10 menit. Ada beberapa tahapan yang harus dijalani pasien MCU, antara lain pemeriksaan mata pemeriksaan gigi, hingga pengambilan darah. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan data maksimal terkait dengan kondisinya saat ini.

Pengambilan Darah Buat Deg-deg-an

Saat pengambilan darah yang sebelumnya pasien harus berpuasa selama 8-12 jam, ada beberapa pasien yang memang belum familiar dengan jarum suntik. Bukan hanya itu saja, pembuluh darah yang sangat halus yang dimiliki oleh beberapa pasien terkadang menjadi masalah saat pengambilan darah. Namun, suster yang menjadi petugas pengambilan darah sangat terampil dengan tugasnya. Dengan sabar, melakukan layanan agar pasien tenang kondisi psikologisnya saat jarum suntik ditusukkan ke tubuhnya.

Pasien MCU, Sumarno, saat proses pengambilan darah di RS Yarsi.

"Tarik nafas ya pak. Cuma sebentar saja," ucap sang Suster.

Ditanyakan kesulitan yang dihadapi, sang Suster yang lulusan dari Sekolah Lab. Gatot Subroto, mengatakan bahwa sudah menjadi pekerjaannya sehari-hari. Walaupun sulit, semua mesti dijalani dengan kesabaran untuk memberikan layanan terbaik bagi pasien.

"Sudah jadi makanan sehari-hari bapak. Insya Allah tidak ada masalah berarti," katanya.

Setelah sampel darah diambil, sampel darah dimasukkan ke dalam botol kecil khusus lalu dibawa ke laboratorium. Di tempat ini, sampel darah akan diperiksa di bawah mikroskop atau diuji dengan bahan kimia, tergantung dari jenis dan tujuan tes darah, yang seluruhnya dilakukan di RS Yarsi.

Setelah menjalani beberapa tes, RS Yarsi menyediakan makan pagi bagi pasien MCU, yang sesudahnya akan dilakukan pengambilan darah kembali setelah dua jam pasca mengkonsumsi makanan yang disediakan oleh pihak rumah sakit.

Menu Istimewa

RS Yarsi menyediakan konsumsi makan pagi bagi para pasien yang sedang menjalani MCU. Menu istimewa yang terdiri dari nasi goreng spesial, telor mata sapi, hingga ayam goreng serta teh manis hangat, menjadi penyegar bagi pasien setelah sebelumnya menjalani puasa selama 8-12 jam sebelumnya.

"Menunya cocok bagi saya. Kebetulan saya suka sekali nasi goreng dan telur mata sapi," imbuh Noorwan.

Hingga berakhir seluruh rangkaian pemeriksaan, kurang lebih memakan waktu empat jam, berikut pengambilan darah yang menunggu selama dua jam pasca makan pagi yang disediakan oleh rumah sakit. Sedangkan untuk hasil cek laboratorium darah, pasien harus menunggu hingga tiga hari untuk mengetahui deteksi penyakit, mengetahui fungsi organ, mendeteksi racun, obat, atau zat tertentu, dan memeriksa kondisi kesehatan secara keseluruhan.

Untuk paket MCU RS Yarsi melakukan pelayanan pemeriksaan antara lain, Urilisis rutin, HBsAg, Glukosa 2 jam PO, Glukosa Puasa, Trigliserida, Kolesterol LDL dan HDL hingga total, Asam Urat, Kreatinin darah, Urea, Hematologi dan lainnya, dengan harga paket yang ditawarkan, mulai dari Rp1.500.000,- untuk paket basic.




#RS Yarsi #MCU
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Liputan Khusus - 6 hari yang lalu

Idul Adha 1441 H : Masjid Baiturrahman & Al-Islam Cipayung Ikuti Protokol Kesehatan

Wartakesehatan.com - Dalam menjalankan rangkaian ibadah Idul Adha 1441 H/2020 M pada tahun ini sangat berbeda sekali dari..
Liputan Khusus - 1 minggu yang lalu

Lurah Cipayung Tinjau Penerapan Protokol Kesehatan Saat Idul Adha 1441 H/2020

Wartakesehatan.com - Masih tingginya penyebaran wabah Covid-19 di wilayah DKI Jakarta menjadi perhatian bagi pemangku kebijakan..
Liputan Khusus - 1 minggu yang lalu

Masjid Nurul Hikmah Terapkan Protokol Kesehatan & Konsisten Jaga Kualitas Daging Qurban

Wartakesehatan.com - Rangkaian pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1441 H/2020 pada tahun ini sangat dipengaruhi dengan situasi..
Liputan Khusus - 1 minggu yang lalu

Daging Qurban Masjid Al Falah Terpantau & Terapkan Protokol Kesehatan

Pelaksanaan pemotongan hewan qurban di Masjid Al Falah Cipayung Jakarta Timur.
Herbal - 3 minggu yang lalu

Kelompok Usia Produktif Waspadai PTM

Wartakesehatan.com -- Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan menunjukkan bahwa saat ini perkembangan Penyakit Tidak..
Herbal - 3 minggu yang lalu

Cegah Virus dengan Herbal

Wartakesehatan.com - Antivirus corona berbasis tanaman eucalyptus belakangan ini ramai diperbincangkan. Potensi antivirus..
Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

Menkes Sebut Meniran Hijau untuk Penanggulangan Covid-19

Wartakesehatan.com - Menteri Kesehatan Terawan patut diberikan apreasiasi dengan sebutan bapak Herbal karena mendukung Obat..
Warta Sehat - 4 minggu yang lalu

Awas! Protokol Kesehatan Anak di Sekolah Bisa Jadi Cluster Baru

Wartakesehatan.com - Banyak pihak yang meminta pemerintah menunda untuk melaksanan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah..
Warta Sehat - 4 minggu yang lalu

Cegah Penularan Droplet dengan Masker di Mana Saja

Wartakesehatan.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui munculnya bukti-bukti yang melihat virus Corona COVID-19 bisa..
Warta Sehat - 1 bulan yang lalu

Waspadai Droplet di Ruangan tertutup

Wartakesehatan.com - New Normal membuat sebagian kantor-kantor buka dan para karyawan kembali bekerja sedia kala, namun masih..

+Indeks