Atasi Depresi dengan Kacang Mede

Oleh : Dirk/metro | Selasa, 20 Agustus 2019 | 20:30 WIB


(ist)

Wartakesehatan - Depresi adalah suasana hati yang buruk dan berlangsung selama kurun waktu tertentu. Biasanya terjadi karena mental tertekan, yang disertai perasaan muram, sedih, dan tertekan.

Obat anti depresan cukup membantu para penderita depresi. Sayangnya, obat tersebut kadang menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan, seperti sakit kepala,  mual, dan kelelahan. Dari segi medis, mengonsumsi obat-obatan dalam jangka panjang tidak baik untuk kesehatan ginjal. 

Bahan alami masih menjadi rekomendasi karena minim efek samping. Belum lama ini, para ahli menemukan khasiat kacang mede untuk menurunkan tingkat depresi. Buah kering ini memiliki efek sama dengan Prozac, obat anti depresan yang cukup sering diresepkan dokter.

Berikut penjelasan mengapa kacang mede baik dikonsumsi para penderita depresi.

1. Sumber serotin

Dilansir Boldsky, kacang mede kaya kandungan zat besi, protein, asam lemak Omega-3, dan asam lemak tryptophan yang membantu tubuh memproduksi hormon seretonin (hormon antidepresan) secara efektif.

Produksi seretonin yang rendah dipercaya sebagai salah satu faktor yang memicu depresi, rasa sedih dan gelisah.

2. Kaya magnesium

Selain menguatkan tulang, magnesium berfungsi menyeimbangkan suasana hati. Magnesium juga membantu menstabilkan kadar gula darah. Sebab, kadar gula darah rendah menjadi pemicu depresi dan gelisah.

3. Kaya asam lemak

Asam lemak memegang peranan penting untuk fungsi otak yang sehat. Lemak tak jenuh tunggal yang dikandung kacang mede meningkatkan produksi hormon serotonin dan meningkatkan suasana hati menjadi lebih baik.

4. Vitamin B6

Sama seperti tryptophan, kandungan vitamin B6 dalam kacang mede membuat pikiran rileks dan terhindar dari depresi. Vitamin B6 juga berkontribusi untuk meningkatkan fungsi otak.




Fokus : Kacang Mede


#Depresi #Kacang
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Obat & Penyakit - 21 menit yang lalu

Waspada, Stres Pengaruhi Kesehatan Jantung

Wartakesehatan - Percaya atau tidak ternyata stres berkaitan dengan mengalami serangan jantung, hal ini ditemukan oleh..
Mamin - 12 jam yang lalu

Makanan Terbaik untuk Program Diet Anda

Wartakesehatan.com - Saat memilih jenis makanan, anda harus memilih makanan yang terutama mengandung serat lebih banyak,..
Obat & Penyakit - 13 jam yang lalu

Obati Batuk dan Flu dengan Kunyit

Wartakesehatan - Musim hujan yang datang tak menentu sering membawa bakteri dan virus yang bisa membuat kita mengalami..
Mamin - 14 jam yang lalu

Makanan Cepat Saji bisa Merusak Hormon

Wartakesehatan - Bila Anda ingin sehat, sebaiknya lupakan kesukaan mengonsumsi makanan cepat saji atau fast..
Warta Sehat - 16 jam yang lalu

Ini Dia Manfaat Konsumsi Buah Naga

Wartakesehatan.com - Buah naga termasuk dalam tanaman kaktus-kaktusan. Buah naga ada yang berwarna merah dan ada yang..
Warta Sehat - 17 jam yang lalu

Menangis Membuang Racun Pada Tubuh

Wartakesehatan.com - Air mata yang menetes berasal dari kelenjar lakrimal atau saluran air mata. Tak hanya untuk meluapkan..
Warta Sehat - 18 jam yang lalu

Tidur Siang bisa Tingkatkan Sistem Kerja Otak

Wartakesehatan.com - Bagi para pekerja yang memiliki ritme beraktivitas mulai pagi hingga malam hari, tidur siang..
Warta Sehat - 19 jam yang lalu

4 Asupan Sehat Ini Ternyata picu Ngantuk Siang Hari

Wartakesehatan - Untuk membangkitkan semangat tubuh, mungkin kita bisa memanfaatkan khasiat dengan mengkonsumsi beberapa..
Warta Sehat - 20 jam yang lalu

Mulai Memasuki Masa Menopause, Ini Ciri-cirinya

Wartakesehatan.com - Menurut penelitian, wanita yang akan memasuki masa menopause akan dimulai dengan tanda terjadinya:-..
Ibu & Anak - 21 jam yang lalu

Alasan Ilmiah Ibu Hamil Dilarang Merokok

Wartakesehatan.com - Wanita hamil dilarang konsumsi jamu, tidak boleh olahraga terlalu berat, tidak boleh terlalu capek dan..

+Indeks