Agar Anak Tak Obesitas coba Porsi Makan ini!

Oleh : Dirk/metro | Jumat, 25 Oktober 2019 | 08:15 WIB


(ist)

Wartakesehatan - Demi menekan angka obesitas pemerintah Inggris mengeluarkan sebuah panduan asupan makan untuk balita dan anak-anak.

Sebuah survei dari seribu orang tua Inggris menemukan bahwa 79 persen orangtua memberikan porsi lebih daripada apa yang disarankan oleh pada peneliti, dalam sebuah Forum Bayi dan Balita.

Forum tersebut merilis panduan ilustrasi untuk ukuran porsi dan pola makan sesuai dengan kampanye Pikir Ulang Porsi Makan Balita, yang menunjukkan seberapa banyak makanan yang tepat disajikan saat anak makan.

Panduan tersebut menyatakan bahwa anak berumur 1-4 tahun tak perlu disajikan lebih dari lima sendok makanan seperti pasta, nasi, atau kentang saat makan malam. Selain itu, balita juga tidak disarankan untuk makan kismis dan sereal jagung di siang hari karena mengandung banyak gula. Coklat dan permen pun sebaiknya dikonsumsi sepekan sekali.

Untuk daging, hanya ham yang sudah dimasak, sosis dan daging cincang yang direkomendasikan untuk balita. Sementara, konsumsi ikan segar dan telur cukup dalam porsi wajar.

"Kami merasa sudah saatnya memberikan informasi yang jelas sehingga orangtua merasa lebih percaya diri dengan prosi yang mereka berikan pada anak mereka," ujar Judy More, ahli gizi pediatrik dan anggota dari ITF, seperti dilansir darir The Independent.

Kampanye tersebut untuk meyakinkan orangtua bahwa mereka telah memberi makan dengan cukup, mengingat ini telah menjadi perhatian khusus mereka. ITF menyarankan untuk kembali ke porsi makan seperti di era 1990-an, dimana obesitas bukanlah masalah besar.

"Kami selalu mengatakan pada orangtua, jika ingin anak tumbuh aman dan bertahap, mereka harus mengikuti selera anak," tambahnya.

Sementara itu, survei tambahan mengungkapkan bahwa 36 persen menggunakan makanan dan minuman cepat saji untuk menenangkan anak-anak, dan hanya 25 persen yang cemas jika anak mereka menjadi gemuk.

Sektar 73 orangtua mengatakan mereka cemas jika anak mereka tidak cukup makan, sementara 71 persen mengakui menawari anak untuk makan lebih banyak daripada porsi seharusnya secara rutin.

"Kebanyakan balita secara alami memiliki asupan makanan yang lebih baik daripada anak-anak dan orang dewasa," ujar Gill Harris, psikolog anak dan anggota ITF.

Balita biasanya makan apa yang mereka butuhkan tanpa berlebihan. Sementara, kebanyakan orang mengambil posri yang lebih besar dari seharusnya dan menjadikannya sebagai hal yang wajar.

"Dengan kata lain, seberapa banyak yang Anda tawarkan menentukan berapa banyak anak Anda akan makan dan kebiasaan tersebut cenderung akan bertahan," jelasnya.

November tahun lalu, sebuah statistik dari Program Pengukuran Anak Nasional Inggris menemukan lebih dari seperlima anak-anak pra-sekolah mengalami obesitas dan 33 persen anak-anak di bawah 11 tahun beratnya di atas rata-rata.




Fokus : Anak


#Anak #Obesitas #Makan
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 1 hari yang lalu

TB. Hasanuddin: Penerapan New Normal Tanpa Persiapan Matang Akan Timbulkan Kematian Massal

Wartakesehatan.com - Indonesia bersiap memasuki fase New Normal atau penormalan baru ditengah pandemi covid-19. Sejumlah..
Tekhnologi - 1 minggu yang lalu

Helm Cerdas Deteksi Corona Sangat Penting dan Perlu

Wartakesehatan.com -  Polda Riau memberikan contoh inisiatif dan inovasi dalam perjuangannya melawan pandemi coronavirus...
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Di Tengah Pandemi, Hasanuddin Kunjungi Dapil dan Bagikan Ribuan Masker dan Sembako 

Wartakesehatan.com - Di tengah pandemi covid-19 dan jelang Hari Raya Idul Fitri ini, anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Covid-19, Sunan Kalijaga Gandeng Nikita Mirzani Baksos ke Markas TNI

Wartakesehatan.com - Ditengah pandemi Covid-19, Pengacara Sunan Kalijaga Bersama Artis dan Forum Kader Bela Negara (FKBN)..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

BPOM: Biasakan Minum Obat Herbal dan Suplemen Kesehatan untuk Daya Tahan Tubuh Menghadapi Pandemi COVID-19

Wartakesehatan.com -  Pandemi COVID-19 membuat sebagian besar masyarakat lebih sadar pentingnya menjaga kesehatan. Salah..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

Studi: Sistem Imun Krusial dalam Melawan Infeksi Virus Corona

Wartakesehat.com - Sebuah penelitian di Australia dalam jurnal Nature Medicine menyimpulkan, sistem imun..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

8 Cara Jaga Imun tetap Sehat Lawan Virus Corona

Wartakesehatan.com - Untuk melindungi diri dari paparan virus corona, masyarakat dunia telah banyak menjalankan langkah..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

Imunomodulator untuk Cegah Virus Masuk Tubuh

Wartakesehatan.com - Membekali diri dengan cara cegah infeksi virus, dapat “membentengi” tubuh Anda dari berbagai..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Penderita Covid di Indonesia Capai 14.749 dan Terus Naik

Wartakesehatan.com - Angka positif COVID-19 yang terkonfirmasi lewat tes laboratorium di Indonesia kini..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Edukasi Pemeriksaan Rapid Test dan Swab Beredar di WA

Wartakesehatan.com - Sebuah pesan berantai untuk edukasi virus Corona beredar. Isi pesan berantai tersebut sebagai..

+Indeks