Menilik Kasus Kembar Siam Bisa Terjadi

Oleh : Irawan Mohamad | Selasa, 10 September 2019 | 09:53 WIB


Ilustrasi Kembar (Pixabay)

Surabaya, Warkes.com – Dalam pengertiannya Kembar siam adalah kelainan pada bayi yang terlahir kembar dengan kondisi tubuh saling menempel dan terhubung satu sama lain. Jika melihat kajadian yang ada, kasus kembar siam masih terjadi hingga saat ini, di tengah modernisasi.

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi dari RSUD Dr Soetomo Dr Agus Sulistyono Sp.OG(K) menjelaskan, kehamilan kembar siam tidak bisa dicegah. Bayi kembar siam terjadi pada pemisahan telur hari ke-13 ke atas. Kasus kembar siam di dunia 1 per 50 per 100 ribu. 

Ia menjelaskan, secara umum kembar terdiri dari dua jenis, yakni kembar dari dua telur dan kembar satu telur. Kembar dengan dua telur kejadiannya dominan dengan persentase 70 persen. Sementara kembar dengan satu telur terjadi 30 persen.

"Kalau kembar dua telur, sejak awal yang dibuahi dua telur oleh dua sperma. Berbeda dengan satu telur, yang dibuahi satu telur. Nanti dalam perjalanannya bisa memisah, dari satu telur menjadi dua,” katanya dikutip radar Surabaya. 

Lebih jauh Dr. Agus menjelaskan, kasus bayi kembar siam tidak terjadi karena trauma, keturunan, gizi atau usia ibu ketika hamil. Bisa terjadi pada semua orang dengan latar belakang ekonomi dan pendidikan tertentu.

"Hanya saja, kalau gizi kurang baik juga berpengaruh kepada perkembangan sel-sel. Sehingga kemungkinan kembar siam juga semakin besar," imbuhnya. 

Populasi semakin banyak juga menambah angka kejadian kembar siam, masih kata Dr. Agus, Di mana kasus pada kembar siam didominasi oleh bayi wanita. Dengan alasan yang juga tidak diketahui. 

Kembar siam memiliki empat kategori. Di antaranya kembar siam dempet dada, kembar siam dempet panggul, kembar siam dempet punggung dan kepala. 75 persen dari kasus kembar siam adalah kembar siam dempet dada dan perut. "Dan penyebab apa juga tidak bisa diketahui dari mana," ujarnya.

Karena tidak ada yang bisa dilakukan untuk mencegah kejadian bayi kembar siam. Artinya tidak bisa diintervensi, maka yang bisa dilakukan adalah mengenali secara dini. Diagnosis lebih cepat bisa membantu melakukan tindakan cepat. Bayi dengan kembar siam bisa didiagnosis pada trimester pertama dengan USG ke ahlinya. Yakni dokter spesialis fetomaternal. 

Tindakan cepat ini, tentu akan berdampak baik pada ibu hamil. Terlebih dalam hal efektivitas kehamilan. Dengan begitu, dapat menghindarkan ibu dari berbagai komplikasi seperti preeklamsi dan pendarahan pada saat kehamilan. Juga stres, mencegah operasi besar karena kelahiran kembar siam.

"Tentu hal ini atas pertimbangan dokter ahli dan juga keluarga pasien," pungkasnya. 




#Sperma #Kembar siam #Kelahiran #Indung Telur
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 28 menit yang lalu

Studi: Taoge bisa Turunkan Tekanan Darah

Wartakesehatan.com - Penelitian yang dilakukan oleh Astawan dkk. (1998) juga menunjukkan kecambah kedelai mempunyai..
Warta Sehat - 1 jam yang lalu

Study : Tidur Siang Bisa Kurangi Resiko Jantung dan Stroke

Health, Warkes.com – Study terbaru telah menemukan bagaimana tidur siang memiliki efek yang sangat baik bagi kesehatan...
Warta Sehat - 2 jam yang lalu

Karena Salmonella, CDC Larang Manusia Berkegiatan Dengan Ayam

AS, Warkes.com – Mewabahnya kasus Salmonella terkait dengan unggas, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika..
Warta Sehat - 2 jam yang lalu

UU SDA Swasta dan Pemerintah Dapat Mengelola Air Bersama

Jakarta, Warkes.com - Dengan diketuknya Undang-Undang (UU) Sumber Daya Air (SDA), artinya Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM)..
Obat & Penyakit - 4 jam yang lalu

Kabut Asap dan Ancaman Bahayanya

Wartakesehatan.com - Kabut asap yang diakibatkan kebakaran hutan serta lahan di daerah di riau dan..
Warta Sehat - 5 jam yang lalu

RUU SDA Sah Menjadi UU Masyarakat Diharap Tak Lagi Kekeringan

Jakarta, Warkes.com - Rancangan Undang-Undang Sumber Daya Air (RUU SDA) akhirnya disepakati bersama-sama, antara DPR RI dan..
Obat & Penyakit - 5 jam yang lalu

6 Penyebab Migrain yang Harus Diketahui

Wartakesehatan.com - Migrain adalah gangguan kronis yang ditandai dengan terjadinya sakit kepala ringan hingga berat yang..
Warta Sehat - 6 jam yang lalu

Konsumsi Teh Hijau Berlebihan, ini Bahayanya!

Wartakesehatan.com - Selama ini teh hijau dikenal sebagai salah satu minuman yang memiliki manfaat kesehatan dan..
Obat & Penyakit - 15 jam yang lalu

Stop Kebiasaan Begadang, Tubuh bisa Rusak!

Wartakesehatan.com - Menurut para ahli, tidur bukan hanya untuk penghilang lelah. Studi terbaru menemukan bahwa kehilangan..
Warta Sehat - 16 jam yang lalu

5 Tips Atasi Sulit Tidur

Wartakesehatan.com - Tidur merupakan aktivitas rutin yang dilakukan oleh manusia untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiran...

+Indeks