Aktifitas Masa Muda, Akan Pengaruhi Kesehatan di Waktu Tua

Oleh : Irawan Mohamad | Kamis, 12 September 2019 | 12:26 WIB


Kepala Instalasi Occupational Health Center RS Yarsi dr Edi Alpino MKK di RS Yarsi. (Dok : Wartakesehatan.com)

Jakarta, Warkes.com -  Bagi para kaum muda yang saat ini aktif secara ketat dalam menjaga fisiknya maupun yang sekedar dalam setiap kegiatannya, akan berpengaruh pada kondisi kesehatan saat memasuki usia tua nanti. Setiap orang tentunya ditekankan perlu memahami kondisi kemampuan fisiknya, karena bagaimanapun usia tua akan dijejaki oleh setiap orang ke depannya.

Mengambil contoh dari kegiatan para prajurit TNI, diketahui kegiatan fisik yang dijalaninya tentu di atas rata-rata jika dibandingkan oleh orang biasa. Hampir setiap hari para prajurit TNI ditempa fisiknya karena memang terkait dengan kebutuhan untuk selalu energik yang tidak bisa dilepaskan dalam sebuah tanggung jawab besar menjaga perdamaian dan kedamaian Republik Indonesia.

“Kalau bagi kita bukan dari militer kegiatan fisiknya standart atau bisa saja. Tetapi ada kemungkinan kalau kita menggunakan fisik di atas rata-rata kita harus focus. Aktifitas di waktu muda akan memperngaruhi type penyakit saat usia lansia. Sangat berkolerasi, dimana apa yang kita lakukan di waktu muda dalam waktu yang lama, biasanya resiko juga ke depannya,” ungkap Kepala Instalasi Occupational Health Center RS Yarsi dr Edi Alpino MKK di RS Yarsi, pasca mengepalai pemeriksaan MCU para veteran TNI, Rabu (11/9).

Lebih jauh, dr. Edi menjelaskan, pada saat muda bisa dilakukan secara optimal fisik ditempa untuk mendapatkan hasil yang optimal agar selalu dalam kondisi prima. Di sisi lain dengan bertambahnya usia, tentu menurunkan fungsi organ juga.

“Ketika usia bertambah, factor fisik menurun. Sehingga, satu sisi fungsi organ menurun kegiatan fisik yang dilakukan tidak bisa optimal dan jauh lebih rendah. Metabolisme yang dihasilkan tidak sesuai dengan kalori yang dikeluarkan. Sebaiknya memang polanya menu yang seimbang, sesuai berat badan, serta status gizi. Bagaimana menjaga menu yang seimbang tetapi jangan yang terlalu berat, nah ini memang perlu perhatian khusus bagi mereka yang sudah masuk dalam usia geriatric,” ungkapnya.

Geriatri Memiliki Permalahan Kesehatan yang Spesifik

Terkait dengan permaslaahan kesehatan pada geriatric, dr. Edi mengatakan, pasien geriatri dikatakan karena telah mencapai umur di atas 60 tahun. Secara keilmuan geriatri berkembang karena perkembangan Indonesia untuk usia lanjutnya mencapai 20 juta orang.  Tentunya Hal tersebut menjadi focus bagi pelaku pelayan kesehatan dan masyarakat umum.

“Artinya mereka geriatri mempunyai permasalahan kesehatan lebih unik dan spesiifik. Di mana, kita mengetahui bahwa fungsi organ akan menurun sesuai bertambahnya usia. Misalnya permasalahan kesehatan yang muncul seperti permasalahan jantung, penyakit generative seperti diabetes, Hypertensi, Stroke dan tidak menutup kemungkin menurunnya fungsi organ seperti ginjal, lever dan sebagainya,” imbuhnya.

Selain itu, masih kata dr Edi, geriatri cenderung memiliki permasalahan demensia. Umumnya permasalahan tersebut muncul ketika berusia lanjut yakni terjadinya satu penurunan daya ingat, focus pekerjaan atau kegiatan menurun, gampang lupa dan hal yang sebenarnya tidak pernah muncul di usia muda.

“Medical check up pada geriatri kita ingin memastikan bahwa kalaupun ada penyakit degeratif apakah penyakit tersebut terkontrol atau tidak. Misalnya hypertensinya sudah dibantu dengan obat atau belum. Namun tidak menutup kemungkin, ketika misalnya belum ada atau sangat minimal permasahan generatifnya, maka kita sarankan mereka untuk menjaga pola makan yang seimbang, gaya hidup yang sehat, olahraga teratur yang tidak berat dan istirahat cukup. Memang semuanya kita arahkan pada promotif dan preventif. Kalupun sudah ada (Penyakitnya-red) untuk pengobatan dan penyakitnya kita lihat apakah masih diteruskan, kemudian dosisnya sesuai atau tidak agar mereka bisa melakukan aktifitas secara baik,” paparnya.




#Yarsi #Geriatri
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 51 menit yang lalu

Studi: Taoge bisa Turunkan Tekanan Darah

Wartakesehatan.com - Penelitian yang dilakukan oleh Astawan dkk. (1998) juga menunjukkan kecambah kedelai mempunyai..
Warta Sehat - 2 jam yang lalu

Study : Tidur Siang Bisa Kurangi Resiko Jantung dan Stroke

Health, Warkes.com – Study terbaru telah menemukan bagaimana tidur siang memiliki efek yang sangat baik bagi kesehatan...
Warta Sehat - 2 jam yang lalu

Karena Salmonella, CDC Larang Manusia Berkegiatan Dengan Ayam

AS, Warkes.com – Mewabahnya kasus Salmonella terkait dengan unggas, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika..
Warta Sehat - 3 jam yang lalu

UU SDA Swasta dan Pemerintah Dapat Mengelola Air Bersama

Jakarta, Warkes.com - Dengan diketuknya Undang-Undang (UU) Sumber Daya Air (SDA), artinya Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM)..
Obat & Penyakit - 4 jam yang lalu

Kabut Asap dan Ancaman Bahayanya

Wartakesehatan.com - Kabut asap yang diakibatkan kebakaran hutan serta lahan di daerah di riau dan..
Warta Sehat - 5 jam yang lalu

RUU SDA Sah Menjadi UU Masyarakat Diharap Tak Lagi Kekeringan

Jakarta, Warkes.com - Rancangan Undang-Undang Sumber Daya Air (RUU SDA) akhirnya disepakati bersama-sama, antara DPR RI dan..
Obat & Penyakit - 5 jam yang lalu

6 Penyebab Migrain yang Harus Diketahui

Wartakesehatan.com - Migrain adalah gangguan kronis yang ditandai dengan terjadinya sakit kepala ringan hingga berat yang..
Warta Sehat - 6 jam yang lalu

Konsumsi Teh Hijau Berlebihan, ini Bahayanya!

Wartakesehatan.com - Selama ini teh hijau dikenal sebagai salah satu minuman yang memiliki manfaat kesehatan dan..
Obat & Penyakit - 15 jam yang lalu

Stop Kebiasaan Begadang, Tubuh bisa Rusak!

Wartakesehatan.com - Menurut para ahli, tidur bukan hanya untuk penghilang lelah. Studi terbaru menemukan bahwa kehilangan..
Warta Sehat - 16 jam yang lalu

5 Tips Atasi Sulit Tidur

Wartakesehatan.com - Tidur merupakan aktivitas rutin yang dilakukan oleh manusia untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiran...

+Indeks