Remaja alami Depresi ini 8 Tandanya!

Oleh : Dirk/kompas | Selasa, 17 Desember 2019 | 10:35 WIB


(ist)

Wartakesehatan - Depresi umumnya adalah masalah kejiwaan yang sering di alami oleh orang dewasa saat melakukan pekerjaan maupun hubungan asmara. Hanya saja bukan tidak mungkin anak remaja juga sering mengalami masalah ini.

Jika Anda telah membaca statistik, Anda tahu bahwa depresi di kalangan remaja adalah hal yang umum. Depresi dan gangguan bipolar adalah diagnosis kesehatan mental paling umum ketiga pada anak-anak 18 tahun ke bawah.

Tapi, bagaimana Anda tahu kapan harus khawatir-dan menentukan apakah anak Anda membutuhkan bantuan?

"Sangat normal bagi remaja untuk menjadi murung dan mudah tersinggung. Namun, tidak semua remaja murung mengalami depresi," kata Stephanie Dowd, Psy.D, psikolog klinis di Anxiety and Mood Disorders Center di Child Mind Institute di New York City.

"Tapi, ada beberapa gejala tertentu yang bisa menjadi “bendera merah”." Berikut adalah delapan sinyal yang perlu Anda awasi

Remaja lebih sering murung

Standar umum yang dipakai adalah, remaja merasa sedih atau mudah marah atau keduanya, pada kebanyakan hari dalam seminggu.

Banyak orang dewasa beranggapan, bahwa tanda remaja depresi adalah lesu atau kurang energi, dan memang itulah yang terjadi.

Remaja tak lagi tertarik pada hobinya

Ia tak ingin lagi bermain gitar atau sepakbola yang awalnya sangat dia sukai. Nama gejala seperti ini adalah anhedonia dan ini harusnya diwaspadai oleh orangtua.

Menarik diri dari orang lain

Remaja tak lagi ingin bergaul dengan teman dan keluarga yang biasanya dia anggap lucu dan menyenangkan.

Perasaannya mulai mengganggu aktivitas

Kesedihan atau kemarahan yang remaja Anda rasakan mulai membuatnya malas bersekolah, malas berteman dan mungkin dia hanya mau mengurung diri di kamar.

Kebiasaan makan dan tidurnya berubah

Dia akan merasa lebih sering atau bahkan jarang lapar dan ini tak ada hubungannya dengan program diet yang ia idamkan. Dia juga akan sulit tidur di malam hari, membuatnya sering mengantuk di siang hari.

Tidak nyaman dengan dirinya sendiri

Dia merasa tidak berharga, tidak memiliki harapan dan merasa bersalah atas sesuatu yang bukan perbuatannya.

Terlibat dalam perilaku berisiko tinggi

Misalnya seks bebas dan narkoba. Adalah wajar jika remaja mau coba-coba dalam segala hal, tapi jika ini diiringi perilaku tidak peduli pada hidup dan masa depannya, Anda harus waspada.

Mengungkapkan pikiran tentang menyakiti diri sendiri

Ini adalah sinyal serius bahwa remaja Anda perlu pertolongan konsultan mental atau psikolog segera.

Apa yang harus Anda lakukan?

JIka anak menunjukkan tanda depresi, bicaralah baik-baik dengan mereka. Temukan cara dan situasi yang nyaman untuk bicara dan berusaha mengerti tanpa menghakimi. Bersikaplah suportif dan dengarkan baik-baik keluh kesahnya tanpa memotong pembicaraannya.

Jika cara ini tak berhasil, ajukan saran dengan hati-hati agar dia mau menemui terapis. JIka dia menolak, katakan bahwa situasi seperti yang dialaminya pasti sangat berat, dan Anda paham. Bahwa dia bisa pergi ke terapis bersama dengan Anda dan itu bukan hal yang memalukan.




Fokus : Remaja


#Remaja #Depresi
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Pembagian Sembako untuk Kaum Dhuafa Bekasi oleh Ezy Pratama Foundation dan INTI

 Wartakesehatan.com.- Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti..
Alkes & Lab - 2 minggu yang lalu

Confidence Persembahkan Adult Pants Gender untuk Pria dan Wanita

Jakarta, WartaKesehatan.com - Confidence, merek popok dewasa nomor 1 di Indonesia kembali meluncurkan produk terbarunya,..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Donasi Dexa Group Agar Tenaga Medis Miliki Imun Kuat

Wartakesehatan.com - Derasnya dukungan penanganan Covid -19 dengan menyumbang Donasi 20.000 kapsul Stimuno Forte dan 50 goodie..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

CFD Jangan jadi Cluster Baru, Konsisten Jaga Imun Tubuh

  Wartakesehatan.com, JAKARTA - Pelonggaran PSBB sudah dilakukan di beberapa daerah, namun sayangnya tidak semua..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

Menkes: Masyarakat Jangan Ragu untuk Konsumsi OMAI

Jakarta - Tak pernah bosan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengimbau agar masyarakat tak perlu ragu untuk..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Komnas Anak Tuding Gubernur DKI Hilangkan Hak Anak

Wartakesehatan.com - Hilangnya hak anak atas pendidikan di DKI Jakarta dan bahkan di Indonesia tahun ajaran baru 2020/2021..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Jadikan Sumatera Bebas Asap, Kapolda Sumsel dan Jambi Bangun Posko Karhutla Bersama

Wartakesehatan.com -  Guna mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada masa kemarau tahun ini, Kepala..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Baksos Ezy Pratama Foundation dan Yayasan INTI ke Kaum Dhuafa Klender

Wartakesehatan.com - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti sosial di..
Obat & Penyakit - 1 bulan yang lalu

New Normal: Menjaga Imunitas dengan Imunomodulator Herbal

JAKARTA - Kita tahu, wabah korona belum kunjung usai di dunia dan negara kita, Indonesia. Apalagi sampai saat ini vaksin untuk..
Warta Sehat - 1 bulan yang lalu

Hasanuddin Minta Pemerintah Daerah Tak Asal Terapkan New Normal

JAKARTA,- Pemerintah menerapkan kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi covid-19. Langkah ini mendapat sorotan dari..

+Indeks