Kenali Empat Jenis Batu Ginjal

Oleh : Dirk/PR | Senin, 16 September 2019 | 12:30 WIB


(ist)

Wartakesehatan.com - Masalah batu ginjal sering dialami oleh masyarakat Indonesia karena berada di wilayah garis khatulistiwa yang beriklim tropis. Perlu Anda tahu, ada empat jenis batu ginjal yang sama-sama berbahaya bagi manusia. Apa saja?
 
Dokter Spesialis Urologi dari Siloam Hospital Kebon Jeruk Jakarta, dr Charles Marthamba Hutasoit SpU menjelaskan empat jenis batu ginjal yang sering bersarang pada organ ginjal manusia.
 
Batu asam urat
 
Masalah batu asam urat disebabkan oleh kesalahan pola makan yang memicu kadar asam urat. Makanan itu antara lain seperti jeroan, petai, tahu, tempe, kerupuk dan masih banyak lainnya. Pada awalnya makanan tersebut lama-lama membentuk kristal dan akhirnya berubah jadi batu yang bersaran di organ ginjal manusia.
  
Batu infeksi
 
Batu infeksi biasanya muncul karena seorang pasien kerap menahan kencing. Kebiasaan itu sangat tidak baik karena bisa memicu masalah ayang-ayangan hingga munculnya batu ginjal. Banyak-banyaklah minum air putih agar terhindar dari masalah itu yang sama-sama menyakitkan.
 
Batu kalsium
 
Berikutnya Anda juga harus tahu penyebab munculnya batu kalsium. Masalah batu kalsium sering dialami masyarakat Indonesia karena pengaruh minum air putih yang berasalah dari tanah yang memiliki kelebihan asam kapur dan tanpa melewati sterilisasi.
 
Batu oksalat
 
Hati-hati bila Anda terbiasa menenggak minuman soda atau berkafein. Ini bisa memicu batu oksalat yang awalnya juga membentuk kristal, bila tidak diimbangi dengan banyak minum air putih. Bahkan, anak-anak juga sering mengalami masalah batu oksalat yang juga berbahaya bila tidak segera ditangani.



Fokus : Batu Ginjal


#Ginjal
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 3 hari yang lalu

TB. Hasanuddin: Penerapan New Normal Tanpa Persiapan Matang Akan Timbulkan Kematian Massal

Wartakesehatan.com - Indonesia bersiap memasuki fase New Normal atau penormalan baru ditengah pandemi covid-19. Sejumlah..
Tekhnologi - 1 minggu yang lalu

Helm Cerdas Deteksi Corona Sangat Penting dan Perlu

Wartakesehatan.com -  Polda Riau memberikan contoh inisiatif dan inovasi dalam perjuangannya melawan pandemi coronavirus...
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Di Tengah Pandemi, Hasanuddin Kunjungi Dapil dan Bagikan Ribuan Masker dan Sembako 

Wartakesehatan.com - Di tengah pandemi covid-19 dan jelang Hari Raya Idul Fitri ini, anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Covid-19, Sunan Kalijaga Gandeng Nikita Mirzani Baksos ke Markas TNI

Wartakesehatan.com - Ditengah pandemi Covid-19, Pengacara Sunan Kalijaga Bersama Artis dan Forum Kader Bela Negara (FKBN)..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

BPOM: Biasakan Minum Obat Herbal dan Suplemen Kesehatan untuk Daya Tahan Tubuh Menghadapi Pandemi COVID-19

Wartakesehatan.com -  Pandemi COVID-19 membuat sebagian besar masyarakat lebih sadar pentingnya menjaga kesehatan. Salah..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

Studi: Sistem Imun Krusial dalam Melawan Infeksi Virus Corona

Wartakesehat.com - Sebuah penelitian di Australia dalam jurnal Nature Medicine menyimpulkan, sistem imun..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

8 Cara Jaga Imun tetap Sehat Lawan Virus Corona

Wartakesehatan.com - Untuk melindungi diri dari paparan virus corona, masyarakat dunia telah banyak menjalankan langkah..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

Imunomodulator untuk Cegah Virus Masuk Tubuh

Wartakesehatan.com - Membekali diri dengan cara cegah infeksi virus, dapat “membentengi” tubuh Anda dari berbagai..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Penderita Covid di Indonesia Capai 14.749 dan Terus Naik

Wartakesehatan.com - Angka positif COVID-19 yang terkonfirmasi lewat tes laboratorium di Indonesia kini..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Edukasi Pemeriksaan Rapid Test dan Swab Beredar di WA

Wartakesehatan.com - Sebuah pesan berantai untuk edukasi virus Corona beredar. Isi pesan berantai tersebut sebagai..

+Indeks