Waspada Saat “Miss V” Terasa Gatal

Oleh : Dirk Christ | Selasa, 08 Oktober 2019 | 17:30 WIB


(ist)

Wartakesehatan.com – Vagina yang diistilahkan dengan nama Miss V, merupakan organ vital wanita yang membutuhkan perhatian khusus. Pasalnya Miss V amat mudah terkena serangan penyakit yang berasal dari virus. Berbeda dengan organ vital pria Miss V atau organ vital wanita paling berpeluang besar terinfeksi, namun gejala yang ada pada wanita seringkali tidak terdeteksi sebelum parah.

Untuk itu perlu mewaspadai hal-hal yang terjadi disekitar organ vital, khususnya bagi para wanita. Seperti halnya yang sering terjadi atau dialami oleh para wanita di sekitar organ vitalnya seperti rasa gatal. Apabila dilihat dari kebiasaan, gatal yang dirasakan pada organ kewanitaan adalah kondisi yang umum terjadi pada anak-anak hingga dewasa dan cenderung tidak berbahaya. Namun jika situasi ini berlanjut hingga lebih dari beberapa hari atau disertai gejala lain, maka sebaiknya segera diperiksakan ke dokter.

Penggunaan bahan kimia dapat menyebabkan iritasi vagina seperti yang terkandung dalam kondom, krim, sabun, tisu, atau pembalut yang digunakan. Selain itu Infeksi jamur/kandidiasis vagina bisa menjadi hal yang patut diwaspadai. Infeksi ini lebih berisiko terjadi saat wanita sedang hamil, menggunakan antibiotik, aktif berhubungan seksual, dan ketika sistem kekebalan tubuhnya sedang melemah. Selain gatal, jamur akan menyebabkan vagina mengeluarkan cairan putih dan kental.

Vaginosis bakteri atau keberadaan bakteri-bakteri sehat pada vagina adalah hal yang normal. Namun bakteri jahat dapat menyebabkan infeksi dan rasa gatal. Selain gatal, umumnya vaginosis bakteri diiringi gejala seperti rasa perih, serta keluarnya cairan dan bau tidak sedap dari vagina. Turunnya produksi estrogen di akhir masa reproduksi wanita dapat menyebabkan dinding vagina menipis dan mengering, sehingga menyebabkan iritasi dan gatal. Lichen sklerosis atau bercak putih pada kulit sekitar kemaluan merupakan kondisi yang jarang terjadi ini umumnya dialami wanita pascamenopause. Penyakit kulit lain seperti eksim juga dapat menyebabkan gatal.

Pada anak perempuan sering mengalami Infeksi cacing kremi. Selain itu gatal juga dapat menjadi gejala kulit kemaluan yang mengalami prakanker. Bagi wanita metropolis yang aktivitasnya tinggi, cenderung mengalami stress yang akibatnya kondisi emosional yang tidak stabil dapat menyebabkan sistem kekebalan menurun sehingga membuat tubuh lebih berisiko mengalami gatal dan iritasi.

Segera ke dokter terutama jika gatal pada vagina disertai gejala-gejala berikut:

• Keluarnya cairan tidak normal dari vagina.
• Bisul atau luka seperti sariawan pada vulva.
• Sulit buang air kecil atau terasa perih saat buang air.
• Gejala-gejala tidak normal lain yang tetap ada hingga lebih dari 1 minggu.
• Gatal disertai pendarahan dan pembengkakan.

Dokter akan memeriksa secara fisik dan menganjurkan tes medis, seperti pap smear, cek darah, dan tes urin untuk mendeteksi kemungkinan penyakit tertentu. Vagina yang gatal akan ditangani secara berbeda, tergantung dari jenis penyebabnya. Antara lain:

• Infeksi menular seksual ditangani dengan antibiotik.
• Jamur pada vagina ditangani dengan obat-obatan antijamur yang dikonsumsi dengan diminum atau krim yang dioleskan pada vagina.
• Gatal yang disebabkan menopause ditangani dengan krim atau tablet estrogen. Krim atau losion estrogen kadang digunakan untuk mengatasi gatal dan inflamasi.
• Obat-obatan antihistamin digunakan untuk menangani gatal akibat alergi.

Agar Gatal Tidak Kembali dan Lekas Hilang
Ada cara untuk mencegah datangnya gatal-gatal di vagina atau menangani jika gejala ini muncul. Selain untuk wanita dewasa, cara ini juga bisa diajarkan pada anak-anak dan remaja putri.

• Hindari penggunaan tisu, pembalut, atau pantyliner beraroma, juga pembersih organ kewanitaan beraroma.
• Untuk membersihkan area kewanitaan, cukup gunakan air bersih dan sabun biasa. Hal ini cukup dilakukan sekali dalam sehari. Membersihkannya lebih dari sekali akan membuat vagina kering.
• Setelah buang air besar, bersihkan anus dari depan ke belakang, dan bukan sebaliknya. Penggunaan tisu toilet setelah buang air kecil juga sebaiknya diusapkan dari arah vagina ke anus.
• Remaja dan wanita dewasa disarankan untuk mengganti pembalut sesering mungkin sesuai kebutuhan.
• Ganti celana dalam tiap hari. Celana dari bahan katun lebih sehat daripada bahan sintetis seperti nilon.
• Gunakan kondom saat berhubungan seksual untuk mencegah infeksi menular seksual.
• Hindari berhubungan seksual ketika vagina masih terasa gatal.
• Meski vagina terasa gatal, hindari untuk menggaruknya.
• Segera ganti pakaian olahraga, terutama baju renang, segera setelah selesai berolahraga.
• Sebisa mungkin minimalisasi penggunaan celana atau rok ketat.

Berita baiknya, gatal pada vagina umumnya dapat dicegah dengan menjaga kebersihan organ intim. Jika merasakan gatal yang berkelanjutan, segera periksakan ke dokter agar hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.




Fokus : Miss V


#Gatal #Miss V
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 5 jam yang lalu

Penyebab Sering Berkeringat di Malam Hari

Wartakesehatan.com - Sering berkeringat dimalam hari selain karena suhu yang panas, itu juga bisa menjadi tanda..
Warta Sehat - 6 jam yang lalu

5 Manfaat Konsumsi Cabai Hijau bagi Tubuh

Wartakesehatan - Cabai hijau adalah salah satu bumbu dapur yang sangat terkenal di Indonesia. Bukan hanya sebagai bumbu..
Warta Sehat - 7 jam yang lalu

Manfaat Sehat Yogurt bagi Wanita

Wartakesehatan - Yogurt merupakan fermentasi gula susu (laktosa) menjadi asam laktat, yang membuatnya mengental dan..
Obat & Penyakit - 8 jam yang lalu

Waspadai, 4 Gejala Penyakit Kanker

Wartakesehatan - Kanker merupakan penyakit paling mematikan di dunia, selain menyerang organ bahkan sel-sel tertentu..
Warta Sehat - 9 jam yang lalu

Manfaat Sehat Kacang Almond

Wartakesehatan.com - Almond merupakan sumber protein baik yang mengandung asam lemak esensial, vitamin E, dan magnesium,"..
Warta Sehat - 10 jam yang lalu

Redakan Nyeri Menstruasi dengan 6 Cara ini!

Wartakesehatan - Siklus bulanan bagi wanita atau menstruasi terjadi ketika remaja pada usia 10 tahun. Bagi wanita..
Mamin - 11 jam yang lalu

7 Sayuran yang Kaya Vitamin K

Wartakesehatan.com - Vitamin memang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita , agar tubuh selalu sehat. Misalkan vitamin K..
Warta Sehat - 12 jam yang lalu

Pepaya Bermanfaat bagi Kesehatan Wanita

Wartakesehatan.com - Pepaya merupakan buah yang berasal dari Meksiko bagian selatan dan sekarang sudah menyebar luas dan..
Warta Sehat - 13 jam yang lalu

Waspada, Reaksi Gigitan Nyamuk

Wartakesehatan.com - Beberapa penyakit bisa didatangkan oleh nyamuk, salah satunya demam berdarah. Seringkali kita anggap..
Mamin - 14 jam yang lalu

4 Makanan ini, Bersihkan Paru-paru Perokok

Wartakesehatan - Tak bisa dipungkiri sejak anak-anak, remaja hingga dewasa kita telah diperingatkan tentang bahaya..

+Indeks