Ketahui, 6 Fakta dan Mitos tentang Stroke

Oleh : Dirk/kompas | Rabu, 09 Oktober 2019 | 14:30 WIB


(ist)

Wartakesehatan - Stroke adalah suatu gangguan fungsi otak yang terjadi secara mendadak, disebabkan semata-mata oleh gangguan pembuluh darah di otak, dan dapat mengakibatkan kematian. Stroke umumya ditandai dengan timbulnya gangguan saraf. 

Beberapa mitos tentang penyakit ini sering beredar hingga membuat sebagian orang menjadi khawatir oleh karena itu ada baiknya mengetahui lebih dalam lagi tentang fakta dan kebenaran penyakit ini.

Menepis mitos-mitos yang beredar dan mengetahui fakta-faktanya bersama Robert Felberg, MD, direktur medis divisi stroke di Overlook Medical Center in Summit, NJ.

1. Mitos: stroke hanya terjadi pada orang lanjut usia.

Fakta: Stroke bisa menyerang siapa saja, bahkan beberapa jenis stroke bisa terjadi pada bayi dan anak-anak. Akhir-akhir ini, stroke banyak menyerang orang di bawah usia 65 tahun.

Kebanyakan penyebabnya adalah pola hidup tidak sehat seperti menggemari makanan yang sarat lemak jenuh, terlalu banyak mengonsumsi gula, kurang istirahat dan olahraga, kebiasaan merokok, dan terlalu banyak menanggung stres.

Gejala stroke pada orang tua maupun muda, sebenarnya sama. Hanya saja banyak orang muda mengabaikannya karena berpikir mereka tak mungkin terkena stroke.

2. Mitos: Stroke adalah jenis penyakit yang susah dideteksi.

Fakta: Stroke mudah dikenali dengan test mandiri yang disebut FAST atau Face, Arm, Speech, Time (wajah, tangan, bicara dan waktu).

Jika seseorang mengalami penurunan otot wajah, biasanya sebagian otot wajah, kaki dan tangannya menjadi lemah, kesulitan bicara atau bicaranya terbata-bata dan lama, segera bawa ke rumah sakit terdekat. Semakin cepat orang itu mendapat penanganan medis, semakin cepat dia akan tertolong.

3. Mitos: Wanita terlindungi dari stroke.

Fakta: Pada kenyataannya, justru lebih banyak wanita yang terserang stroke daripada pria, walau selisihnya hanya sedikit.

"Pria cenderung mendapat penyakit jantung di usia yang lebih muda dan meninggal karenanya, sementara wanita hidup lebih lama," kata Felberg. Karena wanita lebih berumur panjang, mereka lebih banyak terekspos oleh stroke.

4. Mitos: Anda bisa mengatasi stroke di rumah dengan meminum aspirin.

Fakta: Meski aspirin mungkin bisa membantu ketika seseorang mendapat serangan jantung, bukan berarti aspirin bisa mengatasi serangan stroke.

Bahkan ketika Anda mengalami stroke dengan pendarahan (hemorrhagic stroke), aspirin justru akan memperburuk situasi karena salah satu sifat aspirin adalah mengencerkan darah.

5. Mitos: Stroke adalah salah satu jenis serangan jantung.

Fakta: "Stroke adalah penyakit pembuluh darah otak yang menyebabkan kerusakan otak,"kata Felberg.

Kadang-kadang pembuluh darah itu tersumbat, atau pecah disertai dengan kejang. Stroke dan penyakit jantung memang berhubungan erat namun tidak sama. Stroke lebih terkait dengan otak.

6. Mitos: Stroke selalu disertai dengan gejala tertentu.

Fakta: Stroke juga bisa menyerang tanpa gejala yang jelas sebelumnya selain stroke itu sendiri. Alasan mengapa kondisi itu disebut stroke karena seringkali terjadi dengan tiba-tiba, dalam hitungan detik atau beberapa menit saja.




Fokus : Stroke


#Stroke
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Pembagian Sembako untuk Kaum Dhuafa Bekasi oleh Ezy Pratama Foundation dan INTI

 Wartakesehatan.com.- Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti..
Alkes & Lab - 1 minggu yang lalu

Confidence Persembahkan Adult Pants Gender untuk Pria dan Wanita

Jakarta, WartaKesehatan.com - Confidence, merek popok dewasa nomor 1 di Indonesia kembali meluncurkan produk terbarunya,..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Donasi Dexa Group Agar Tenaga Medis Miliki Imun Kuat

Wartakesehatan.com - Derasnya dukungan penanganan Covid -19 dengan menyumbang Donasi 20.000 kapsul Stimuno Forte dan 50 goodie..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

CFD Jangan jadi Cluster Baru, Konsisten Jaga Imun Tubuh

  Wartakesehatan.com, JAKARTA - Pelonggaran PSBB sudah dilakukan di beberapa daerah, namun sayangnya tidak semua..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

Menkes: Masyarakat Jangan Ragu untuk Konsumsi OMAI

Jakarta - Tak pernah bosan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengimbau agar masyarakat tak perlu ragu untuk..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Komnas Anak Tuding Gubernur DKI Hilangkan Hak Anak

Wartakesehatan.com - Hilangnya hak anak atas pendidikan di DKI Jakarta dan bahkan di Indonesia tahun ajaran baru 2020/2021..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Jadikan Sumatera Bebas Asap, Kapolda Sumsel dan Jambi Bangun Posko Karhutla Bersama

Wartakesehatan.com -  Guna mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada masa kemarau tahun ini, Kepala..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Baksos Ezy Pratama Foundation dan Yayasan INTI ke Kaum Dhuafa Klender

Wartakesehatan.com - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti sosial di..
Obat & Penyakit - 4 minggu yang lalu

New Normal: Menjaga Imunitas dengan Imunomodulator Herbal

JAKARTA - Kita tahu, wabah korona belum kunjung usai di dunia dan negara kita, Indonesia. Apalagi sampai saat ini vaksin untuk..
Warta Sehat - 4 minggu yang lalu

Hasanuddin Minta Pemerintah Daerah Tak Asal Terapkan New Normal

JAKARTA,- Pemerintah menerapkan kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi covid-19. Langkah ini mendapat sorotan dari..

+Indeks