6 Dampak Buruk dari Kurang Tidur

Oleh : Dirk/jpnn | Jumat, 15 Nopember 2019 | 20:35 WIB


(ist)

Wartakesehatan - Tak dapat dipungkiri kurang tidur sangat berdampak buruk bagi kesehatan hal ini bukan hanya sekedar opini tapi sudah menjadi kenyataan lewat beberapa penelitian. Menurut penelitian terbaru, dikatakan lebih dari 1 miliar orang mengalami kurang tidur. Salah satu penyebab utamanya adalah pemakaian ponsel atau gadget lainnya secara berkepanjangan hingga mampu memangkas jam tidur.

Padahal manusia dianjurkan tidur 6-8 jam hal ini agar tubuh kembali sehat baik secara fisik dan mental. Berikut beberapa dampak yang terjadi bila Anda kurang tidur, seperti dilansir laman Care2.

1. Mempertua usia kulit Anda.

Tidur yang tidak memadai bisa menurunnya kesehatan kulit, penuaan kulit dini dan penurunan kemampuan untuk pulih setelah terkena paparan sinar matahari. Orang-orang yang tidak mendapatkan cukup tidur, cenderung kurang puas dengan penampilan mereka dari mereka yang cukup tidur.

2. Menurunkan gairah seks Anda.

Jika Anda ingin kehidupan seks yang baik, Anda perlu tidur yang baik. Sebuah studi 2015 menunjukkan bahwa mendapatkan jumlah tidur tepat, bisa meningkatkan dorongan seks wanita.

Sebuah studi 2011 menunjukkan, kurang tidur bisa menurunkan kadar testosteron pria.

3. Memengaruhi suasana hati Anda.

Kurang tidur bisa memengaruhi suasana hati Anda dan pandangan hidup. Anda lebih mungkin menjadi mudah tersinggung dan tidak termotivasi. Para peneliti mengatakan itu meningkatkan risiko kecemasan dan depresi.

4. Memengaruhi memori Anda.

Sulit untuk fokus ketika Anda lelah dan pikiran Anda mengembara di semua tempat. Kurang tidur membuat neuron kita lamban, sehingga informasi baru tidak menempel. Kurang tidur juga mengakibatkan Anda sulit untuk membuat keputusan yang baik, karena kemampuan untuk menilai situasi terganggu.

5. Membuat lebih rentan terhadap penyakit.

Anda mengisi ulang sistem kekebalan tubuh saat tidur. Kurang tidur bisa membuat sistem kekebalan tubuh Anda lemah, sehingga Anda lebih rentan terhadap virus dan penyakit menular.

6. Mengacaukan metabolisme Anda.

Studi skala besar menunjukkan, bahwa orang yang tidur lima jam atau kurang per malam lebih mungkin untuk mengalami kenaikan berat badan atau menjadi gemuk. Ada juga hubungan antara berapa banyak tidur yang Anda dapatkan dan risiko diabetes tipe 2.




Fokus : Kurang Tidur


#Tidur
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 6 hari yang lalu

Pembagian Sembako untuk Kaum Dhuafa Bekasi oleh Ezy Pratama Foundation dan INTI

 Wartakesehatan.com.- Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti..
Alkes & Lab - 1 minggu yang lalu

Confidence Persembahkan Adult Pants Gender untuk Pria dan Wanita

Jakarta, WartaKesehatan.com - Confidence, merek popok dewasa nomor 1 di Indonesia kembali meluncurkan produk terbarunya,..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Donasi Dexa Group Agar Tenaga Medis Miliki Imun Kuat

Wartakesehatan.com - Derasnya dukungan penanganan Covid -19 dengan menyumbang Donasi 20.000 kapsul Stimuno Forte dan 50 goodie..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

CFD Jangan jadi Cluster Baru, Konsisten Jaga Imun Tubuh

  Wartakesehatan.com, JAKARTA - Pelonggaran PSBB sudah dilakukan di beberapa daerah, namun sayangnya tidak semua..
Obat & Penyakit - 1 minggu yang lalu

Menkes: Masyarakat Jangan Ragu untuk Konsumsi OMAI

Jakarta - Tak pernah bosan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengimbau agar masyarakat tak perlu ragu untuk..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Komnas Anak Tuding Gubernur DKI Hilangkan Hak Anak

Wartakesehatan.com - Hilangnya hak anak atas pendidikan di DKI Jakarta dan bahkan di Indonesia tahun ajaran baru 2020/2021..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Jadikan Sumatera Bebas Asap, Kapolda Sumsel dan Jambi Bangun Posko Karhutla Bersama

Wartakesehatan.com -  Guna mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada masa kemarau tahun ini, Kepala..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Baksos Ezy Pratama Foundation dan Yayasan INTI ke Kaum Dhuafa Klender

Wartakesehatan.com - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti sosial di..
Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

New Normal: Menjaga Imunitas dengan Imunomodulator Herbal

JAKARTA - Kita tahu, wabah korona belum kunjung usai di dunia dan negara kita, Indonesia. Apalagi sampai saat ini vaksin untuk..
Warta Sehat - 3 minggu yang lalu

Hasanuddin Minta Pemerintah Daerah Tak Asal Terapkan New Normal

JAKARTA,- Pemerintah menerapkan kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi covid-19. Langkah ini mendapat sorotan dari..

+Indeks