Perawat Hingga Staff RS. Dr. Sukanto, Antusias Ikut Pelatihan BLS Kerjsama PT. IMM dan BSTI

Oleh : Irawan Mohamad | Selasa, 14 Januari 2020 | 18:46 WIB


Tenaga medis dan staff RS. Dr. Sukanto, Jakarta, terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan BLS yang digelar atas kerjasama PT IMM, BSTI dan RS. Dr. Sukanto, yang digelar di ruang serba giuna RS. Dr. Sukanto, Jakarta. (wartakesehatan.com)

Jakarta, Warkes.com – Para perawat hingga Staff RS. Dr. Sukanto antusias dalam mengikuti pelatihan Basic Life Support (BLS) yakni pengetahuan dasar dalam memberikan pertolongan pertama bagi seseorang yang mengalami beberapa kejadian berpotensi membahayakan kehidupannya. Pada dasarnya Panduan Bantuan Hidup Dasar (BHD) / Basic Life Support (BLS) merupakan suatu panduan dari American Heart Association/ AHA yang umumnya meliputi beberapa kondisi, misalnya detak jantung berhenti, tersedak, tenggelam dan lain-lain.

Dalam memberikan pembekalan bagi para karyawannya RS Polri Dr. Sukanto bekerjasama dengan PT. Indo Mega Medika (IMM) dan BSTI selaku perusahaan distributor alat kesehatan, menggelar pelatihan BLS yang diperuntukkan bagi para karyawannya, dari mulai perawat, Admin, Pos hingga Cleaning Service. Walaupun pelatihan yang digelar kali ini tanpa sertifikat, namun pengetahuan dasar ini dinilai sangat bermanfaat bagi seluruh karyawan di RS Polri yang notabene sebagai tempat memberikan layanan kesehatan secara menyeluruh.

Dalam memberikan pembekalannya, Dr. Kristoforus yang merupakan mitra dari IMM, menjelaskan, untuk pengetahuan BLS artinya siapa saja seharusnya bisa dan wajib mengetahui. Bahkan di luar negeri, ini sudah masuk dalam kurikulum belajar sekolah. Jadi tidak hanya tenaga medis saja yang melakukannya.

"Dalam kegiatan BLS kepada seorang  pasien, kita hanya melakukan terbatas yakni demi memperpanjang hidup seseorang, bukan melakukan terapi, infus dan sebagainya. Ini tindakan awal sebelum diberikan fasilitas layanan kesehatan," ujar Kristoforus, di hadapan peserta, Senin (13/2).

Terkait dengan pihak karyawan rumah sakit yang diberikan pengetahuan dasar ini, dokter menyampaikan untuk rumah sakit sebenarnya sudah jauh pengetahuannya dalam memberikan layanan. Tetapi perlu memberikan pemahaman dulu kepada para tenaga medis dan lainnya, karena ini menjadi dasar dalam tindakan advance. Kalau tidak tahu tentu akan menjadi musibah.

"Ini basic tanpa alat apapun ( dalam memberikan pertolongan). Penyebab kematian yang paling sering terjadi adalah penyakit kardiovaskular yakni gabungan penyakit pembuluh darah dan jantung. Bukan hanya sekedar jantung berhenti, tetapi pembuluh koroner yang memberikan makanan kepada jantung. Kalau tersumbat akan menjadi serangan jantung. Kejadian kejadian seperti ini biasanya terjadi di rumah dan terlambat sebelum mendapatkan layanan kesehatan di rumah sakit. Semua berisiko, sehingga semuanya diharapkan bisa dan mengetahui BLS untuk memberikan pertolongan pertama," ungkapnya.

"Untuk itu pengetahun dasar ini tentu sangat dibutuhkan oleh setiap orang, terlebih bagi para tenaga medis," tambahnya.

Sementara itu, Direktur IMM Ezra Christian Pattiasina berharap dengan kegiatan yang digelar ini dapat meningkatkan kemampuan para tenaga perawat, staff rumah sakit yang tentunya berimbas kepada peningkatan pelayanan dari RS Polri Sukanto, salah satunya dalam melakukan tindakan bantuan hidup dasar kepada pasien.

"Sewaktu-waktu diperlukan, para peserta yang mendapatkan pelatihan bisa langsung bertindak dan membantu korban. PT.IMM dan BSTI membuka pelatihan kepada tenaga medis, dengan harapan kami ke depannya semua tenaga medis dan staff di seluruh RS di Indonesia dapat memiliki keterampilan medis yang baik," pungkasnya.




Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 2 hari yang lalu

Pembagian Sembako untuk Kaum Dhuafa Bekasi oleh Ezy Pratama Foundation dan INTI

 Wartakesehatan.com.- Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti..
Alkes & Lab - 6 hari yang lalu

Confidence Persembahkan Adult Pants Gender untuk Pria dan Wanita

Jakarta, WartaKesehatan.com - Confidence, merek popok dewasa nomor 1 di Indonesia kembali meluncurkan produk terbarunya,..
Warta Sehat - 6 hari yang lalu

Donasi Dexa Group Agar Tenaga Medis Miliki Imun Kuat

Wartakesehatan.com - Derasnya dukungan penanganan Covid -19 dengan menyumbang Donasi 20.000 kapsul Stimuno Forte dan 50 goodie..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

CFD Jangan jadi Cluster Baru, Konsisten Jaga Imun Tubuh

  Wartakesehatan.com, JAKARTA - Pelonggaran PSBB sudah dilakukan di beberapa daerah, namun sayangnya tidak semua..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Komnas Anak Tuding Gubernur DKI Hilangkan Hak Anak

Wartakesehatan.com - Hilangnya hak anak atas pendidikan di DKI Jakarta dan bahkan di Indonesia tahun ajaran baru 2020/2021..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Jadikan Sumatera Bebas Asap, Kapolda Sumsel dan Jambi Bangun Posko Karhutla Bersama

Wartakesehatan.com -  Guna mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada masa kemarau tahun ini, Kepala..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Baksos Ezy Pratama Foundation dan Yayasan INTI ke Kaum Dhuafa Klender

Wartakesehatan.com - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti sosial di..
Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

New Normal: Menjaga Imunitas dengan Imunomodulator Herbal

JAKARTA - Kita tahu, wabah korona belum kunjung usai di dunia dan negara kita, Indonesia. Apalagi sampai saat ini vaksin untuk..
Warta Sehat - 3 minggu yang lalu

Hasanuddin Minta Pemerintah Daerah Tak Asal Terapkan New Normal

JAKARTA,- Pemerintah menerapkan kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi covid-19. Langkah ini mendapat sorotan dari..
Obat & Penyakit - 4 minggu yang lalu

WFH Bikin Sakit Kepala Ini Obatnya

JAKARTA - Sejak bulan Maret 2020, sebagian besar kantor sudah menerapkan kebijakan kerja dari rumah (WFH) akibat penularan..

+Indeks