Deteksi Kanker Pankreas melalui Urine

Oleh : Dirk/suara | Kamis, 23 Januari 2020 | 17:35 WIB


(ist)

Wartakesehatan.com - Kanker pankreas adalah salah satu penyakit yang paling mematikan di dunia. Penyakit ini disebabkan oleh tumbuhnya tumor di dalam pankreas. Kanker pankreas tergolong paling mematikan karena hanya 3 persen pasien yang bisa bertahan hidup hingga lima tahun.

Pasalnya, keluhan yang muncul bagi penderita kanker pankreas seringkali samar dengan gejala penyakit lainnya.

Hingga akhirnya tim peneliti dari Queen Mary University of London berhasil menemukan deteksi dini kanker pankreas melalui urine.

Peneliti menemukan bahwa terdapat tiga jenis protein dalam urine yang memiliki kaitan erat dengan kanker pankreas. Tiga jenis protein yang seringkali ditemui pada pasien kanker pankreas antara lain LYVE-1, REG1A, dan TFF1.

Untuk mendapatkan temuan ini, tim meneliti 500 sampel urin. Dua ratus diantaranya berasal dari pasien kanker pankreas, 92 sampel dari pasien radang pankreas, 87 sampel milik responden yang tidak memiliki keluhan apapun, sisanya milik responden dengan penyakit lainnya.

Melalui temuan ini, peneliti berharap dengan memanfaatkan tiga jenis protein yang terdapat dalam urine, pasien bisa menjalani deteksi dini kanker pankreas lebih mudah dan tidak membutuhkan biaya besar.

"Harapannya melalui tes sederhana ini, kanker pankreas bisa dideteksi lebih awal sebelum terlambat," kata ketua peneliti Dr Tatjana Crnogorac.

Lebih lanjut ia mengatakan, jika kanker pankreas bisa dideteksi lebih awal maka harapan hidup pasien semakin tinggi menjadi 60 persen. Hingga kini penyebab kanker pankreas belum diketahui secara pasti.




Fokus : Kanker Pankreas


#Kanker #Urine #Pangkreas
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

PSBB Jilid II, Mari Kita Saling Jaga

Wartakesehatan.com -Keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menerapkan kembali pembatasan sosial berskala besar..
Obat & Penyakit - 1 minggu yang lalu

Obat Herbal untuk OTG Perkuat Imun Tubuh

Wartakesehatan.com - Obat khusus untuk para pasien yang terinfeksi Virus Corona (Covid-19) hingga saat ini masih belum..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Ini Aturan untuk Pengunjung Hotel saat PSBB Jilid II

Wartakesehatan.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membatasi aktivitas pengunjung di hotel pada pembatasan sosial berskala..
Liputan Khusus - 1 minggu yang lalu

PAC PDI Perjuangan Cipayung Peduli : Teragendakan & Memutus Penyebaran Covid-19

Wartakesehatan.com - Keterlibatan dan kepedulian organisasi politik PDI Perjuangan dalam rangka mengantisipasi penyebaran wabah..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Anies Tarik Rem Darurat, Ingat Perkuat Imun Tubuh

Wartakesehatan.com - Kasus COVID-19 makin parah di Jakarta, banyak cluster-cluster baru yang ditemukan saat ini, bahkan..
3 minggu yang lalu

Satgas Remaja Anti Narkoba : Pengmas & Realisasi Tridarma UPN Veteran Jakarta

Wartakesehatan.com - Permasalahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat Indonesia maupun secara global semakin hari tak..
Liputan Khusus - 3 minggu yang lalu

UPN Veteran Jakarta Bersinergi, Lantik Satgas Remaja Anti Narkoba

Wartakesehatan.com - Kepedulian pemerintah, dunia pendidikan dan pihak terkait serta keterlibatan kelompok masyarakat terhadap..
Liputan Khusus - 1 bulan yang lalu

PAC PDI Perjuangan Cipayung Gelar Bakti Sosial : Antisipasi Penyebaran Covid-19

Wartakesehatan.com - Peran maupun kepedulian dari berbagai pihak mengatasi penanganan pandemi Covid-19 terus berlangsung,..
Liputan Khusus - 1 bulan yang lalu

Razia Masker Berlanjut Di Kecamatan Cipayung, Pelanggar Dikenakan Sanksi

Wartakesehatan.com - Penyebaran wabah Covid-19 di tanah air maupun secara global yang belum terkendali menjadi tanggung jawab..
Obat & Penyakit - 1 bulan yang lalu

Dua Kombinasi Ini untuk Penyembuhan Pasien OTG

Wartakesehatan.com - Perhimpunan Dokter Paru Indonesia menegaskan bahwa saat ini ada sejumlah kombinasi cara pengobatan untuk..

+Indeks