Awas! Kebanyakan Tidur Siang Justru Membahayakan

Oleh : Dirk/jpnn | Sabtu, 25 Januari 2020 | 14:35 WIB


(Ist)

Wartakesehatan.com - Tidur adalah salah satu kebutuhan utama manusia. Karena badan manusia secara alami memerlukan istirahat yang cukup. Tapi, tahukah kamu bahwa tidur siang yang berlebihan justru bukan menyehatkan tetapi membahayakan.

Para peneliti menemukan bahwa tidur siang yang panjang dan berlebihan di siang hari dikaitkan dengan peningkatan risiko masalah kesehatan, yang dikenal sebagai sindrom metabolik. Hal tersebut, bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes.

Sindrom metabolik mencakup kondisi seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, gula darah tinggi dan kelebihan lemak di sekitar pinggang.

Para peneliti menganalisis temuan dari 21 studi yang melibatkan lebih dari 307.000 orang. Penelitian ini menunjukkan bahwa orang yang tidur siang selama kurang dari 40 menit, tidak meningkatkan risiko sindrom metabolik.

Bahkan, mereka yang tidur siang kurang dari 30 menit memiliki sedikit penurunan risiko. Tapi ada kenaikan tajam dalam risiko tersebut, yakni bagi mereka yang tidur siang lebih dari 40 menit.

Misalnya, tidur siang lebih dari 90 menit tampaknya meningkatkan risiko sindrom metabolik sebanyak 50 persen. Kajian ini juga menemukan bahwa tidur siang selama lebih dari satu jam atau menjadi terlalu lelah di siang hari, bisa meningkatkan risiko 50 persen lebih tinggi untuk diabetes tipe 2.

Namun, penelitian ini hanya menemukan hubungan antara faktor-faktor ini dan tidak membuktikan bahwa kantuk yang berlebihan dan tidur lama sebenarnya menyebabkan sindrom metabolik atau diabetes. Temuan tersebut nantinya akan dipresentasikan di American College of Cardiology (ACC) di Chicago.

"Tidur siang adalah hal yang lazim di seluruh dunia," kata penulis studi Dr. Tomohide Yamada, seperti dilansir laman Health.




Fokus : Tidur Siang


#Tidur #Siang
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 10 menit yang lalu

Penyakit Hewan Ternak Ini Bisa Menular Ke Manusia

Wartakesehatan.com- Memelihara hewan ternak dapat memberikan keuntungan finansial yang cukup menjanjikan. Namun, tidak bisa..
Warta Sehat - 30 menit yang lalu

Cara Mencegah Infeksi Leptospirosis

Wartakesehatan .com-Leptospirosis biasanya menyebar melalui urine dari hewan yang telah terinfeksi. Urine ini dapat..
Warta Sehat - 50 menit yang lalu

Waspadai Bahaya Dari Bulu Kucing

Wartakesehatan.com-Meski kucing merupakan salah satu hewan peliharaan favorit, namun bukan berarti kehadirannya tidak..
Warta Sehat - 1 jam yang lalu

Cara Mengobati Sakit Pinggang Dengan Berolahraga

Wartakesehatan.com-Pinggang adalah bagian tubuh yang menumpu seluruh beban dari tubuh bagian atas. Saat pinggang terasa sakit,..
Warta Sehat - 1 jam yang lalu

Cara Mencegah Dehidrasi Saat Cuaca Panas Dan Aktifitas Padat

Wartakesehatan.com-Di tengah aktivitas padat, tidak hanya energi yang terkuras. Cairan dalam tubuh juga akan berkurang. Apalagi..
Warta Sehat - 1 jam yang lalu

Indonesia Siap Kembangkan Vaksin Antivirus Corona

Wartakesehatan.com-Penyebaran virus Corona atau COVID-19 menjadikan patogen ini sebagai darurat kesehatan global..
Warta Sehat - 2 jam yang lalu

Informasi Sangat Penting Dalam Mencegah Resiko Virus Corona

Wartakesehatan.com-Sejak mewabah di Wuhan, China pada Desember 2019, virus Corona terus menjadi perbincangan di tengah..
Warta Sehat - 2 jam yang lalu

Kacang Pistachio Dapat Mengurangi Kolesterol

Wartakesehatan.com - Kacang kacangan adalah makanan  sehat yang mengandung banyak vitamin baik untuk kesehatan tubuh...
Warta Sehat - 2 jam yang lalu

Pilihlah Olahraga yang Tepat untuk Ibu Hamil

wartakesehatan.com - Banyak ibu hamil yang membatasi aktivitas fisiknya karena takut membahayakan janin. Padahal tubuh..
Warta Sehat - 3 jam yang lalu

Kenali Enam Gejala Awal Herpes Genital pada Wanita

Wartakesehatan.com - Herpes genital adalah infeksi pada alat kelamin yang bisa menulari pria dan wanita. Penyakit ini..

+Indeks