Konsumsi Pil KB Berpengaruh Pada Sistem Otak

Oleh : Kiven Timisela | Rabu, 18 Maret 2020 | 21:25 WIB



Wartakesehatan.com-Penelitian mengenai hubungan antara pil KB dan struktur otak dilakukan terhadap 50 orang wanita, dengan 21 orang di antaranya meminum pil KB secara rutin. Mereka menjalani pemeriksaan MRI untuk memperoleh gambaran struktur otak secara lengkap.

Rata-rata, wanita yang meminum pil KB memiliki hipotalamus berukuran 6 persen lebih kecil dibanding wanita yang tidak meminumnya.

Dr. Michael Lipton, pimpinan penelitian sekaligus profesor radiologi di Albert Einstein College of Medicine, Amerika Serikat, menyatakan bahwa perbedaan ini bisa dibilang cukup besar.

Hipotalamus adalah bagian otak yang mengatur beberapa fungsi normal tubuh seperti suhu, mood, nafsu makan, gairah seksual, siklus tidur, dan denyut jantung.

Bagian otak ini juga mengatur produksi berbagai hormon yang diperlukan dalam reproduksi.

Sebagai tambahan, penelitian lain dalam jurnal Scientific Reports turut menemukan bahwa wanita yang meminum pil KB memiliki bentukhippocampus,cerebellum (otak kecil), dan fusiform gyrus dengan ukuran sedikit lebih besar.

Sementara itu, penelitian oleh University of Salzburg, Austria, pada tahun yang sama menemukan adanya perubahan pada bagian otak yang disebut korteks prefrontal dan amigdala. Keduanya berperan dalam proses perilaku dan pengenalan emosi.

Secara umum, berbagai penelitian mengenai pil KB dan struktur otak menghasilkan temuan yang beragam.

Meski keduanya berkaitan, belum ada penelitian yang membuktikan bahwa minum pil KB memang secara langsung mengubah struktur otak.

Jika pil KB memang betul-betul mengubah bentuk hipotalamus pada otak, maka temuan ini sebetulnya tidak terlalu mengherankan.

Pil KB mengandung hormon reproduksi berupa progesteron dan estrogen. Ketika diminum, hormon-hormon tersebut mungkin memberikan sinyal bagi hipotalamus untuk berhenti memproduksi hormon yang sama.

Dr. Lipton menyatakan bahwa hormon-hormon reproduksi yang dihasilkan hipotalamus sebenarnya penting bagi pertumbuhan sel saraf pada otak.

Ia menduga, hormon pada pil KB akan menghambat proses tersebut dan memperlambat pertumbuhan sel saraf otak.

Walau demikian, para peneliti belum mengetahui secara pasti apa dampak yang terjadi apabila ukuran hipotalamus mengecil. Menurut penelitian yang sama, pil KB juga tidak mengurangi ukuran ataupun fungsi otak secara keseluruhan.

Para peneliti menemukan bahwa ukuran hipotalamus yang mengecil memang berkaitan dengan sifat mudah marah dan munculnya gejala depresi.

Namun, tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa hal ini disebabkan karena Anda meminum pil KB.

Konsumsi pil KB mungkin berkaitan dengan perubahan bentuk hipotalamus pada otak. Akan tetapi, perlu diingat bahwa berbagai penelitian yang membahas tentang hal ini selalu menghasilkan temuan yang beragam.




#Otak #Pil KB
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 23 jam yang lalu

Puan Maharani: DPR Bentuk Satgas Lawan Covid-19 Untuk Bantu Pemerintah

Wartakesehatan.com, Jakartap, Menghadapi Covid-19, para anggota DPR bersatu dan bergotong royong  membentuk SATGAS LAWAN..
Warta Sehat - 23 jam yang lalu

Puan Maharani: DPR Bentuk Satgas Lawan Covid-19 Untuk Bantu Pemerintah

Wartakesehatan.com, Jakartap, Menghadapi Covid-19, para anggota DPR bersatu dan bergotong royong  membentuk SATGAS LAWAN..
Warta Sehat - 2 hari yang lalu

Pasien Covid 19 di Indonesia Tembus 2.956

Wartakesehatan.com, Jakarta - Pemerintah Indonesia kembali mengumumkan update kasus terkait virus corona. Kini jumlah pasien..
Warta Sehat - 2 hari yang lalu

Gubernur Bali Libatkan Desa Adat dalam Tanggulangi Pandemi Covid-19 (virus Corona)

Wartakesehatan.com - Pelibatan Desa Adat ini dituangkan dalam Keputusan Bersama Gubernur Bali dan Majelis Desa Adat (MDA)..
Warta Sehat - 2 hari yang lalu

DPR-RI Meminta Prosedur Pemakaman Jenazah Pasien Positif Covid-19 Disosialisasikan Secara Masif Kepada Masyarakat.

Wartakesehatan.com, Jakarta- Terkait adanya penolakan pemakaman jenazah pasien positif virus Covid-19 di beberapa..
Warta Sehat - 2 hari yang lalu

Tidur Telanjang Memacu Metabolisme Tubuh

Wartakesehatan - Kebiasaan tidur telanjang hanya di lakukan sebagian kecil masyarakat saja, berdasarkan data National..
Obat & Penyakit - 2 hari yang lalu

Hadapi Pandemi Corona, Politis DPR-RI Produksi Jamu Tradisional

Wartakesehatan.com, Jakarta - Banyak cara yang dilakukan oleh masyarakat untuk melawan penyebaran virus corona atau..
Warta Sehat - 2 hari yang lalu

Kayu Manis Memiliki Manfaat Sangat Baik untuk Kesehatan

Wartakesehatan.com - Banyak orang memanfaatkan kayu manis sebagai bumbu maupun sebagai obat tradisional berbagai macam..
Warta Sehat - 2 hari yang lalu

Stroberry Melindungi Kehilangan Penglihatan Di Usia Tua

Wartakesehatan.com - Stroberi juga mengandung rangkaian phytonutrient, kandungan kimia protektif yang memiliki banyak..
Warta Sehat - 2 hari yang lalu

Rutin Bercinta Menyegarkan Tubuh Anda

Wartakesehatan.com - Sebuah situs nurofen.co.uk telah menemukan bahwa pria telah berpikiran bahwa wanita yang sering..

+Indeks