Sakit Saat Kencing,Waspadai Kondisi ini

Oleh : Kiven Timisela | Rabu, 04 Maret 2020 | 15:05 WIB



Wartakesehatan.com-Sakit saat kencing bisa menjadi pertanda adanya masalah pada saluran kemih Anda. Kondisi ini bisa terasa sebagai rasa nyeri, tidak nyaman dan perih pada  jalur keluarnya urine, di belakang tulang kemaluan, kandung kemih atau prostat. Segera cari tahu penyebabnya dan ditangani dengan cepat dan tepat.

Jika sakit saat kencing terjadi pada awal atau saat buang air kecil, ini kemungkinan menunjukkan adanya penyakit pada uretra (saluran kemih dari kandung kemih ke luar tubuh). Sedangkan nyeri setelah berkemih, bisa menandakan adanya hal yang tidak beres pada kandung kemih atau prostat.

Berbagai Penyebab Sakit Saat Kencing

Sakit saat kencing lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria. Jika terjadi pada pria, rasa sakit ini lebih sering terjadi pria yang lebih tua daripada mereka yang berusia muda. Mereka yang merasakan sakit saat kencing kemungkinan juga memiliki dorongan untuk buang air kecil lebih sering.

Sakit saat kencing bisa disebabkan oleh berbagai penyakit, seperti:

  • Infeksi saluran kemih (ISK)
    ISK paling sering disebabkan oleh masuknya bakteri ke saluran kemih melalui uretra. Infeksi bisa terjadi di tiap bagian saluran kemih, termasuk ginjal, ureter (saluran kemih dari ginjal ke kandung kemih), kandung kemih atau uretra.
  • Uropati obstruktif
    Kondisi ini menyebabkan urine tidak dapat mengalir melalui ureter karena terhalang. Seharusnya urine mengalir dari ginjal ke kandung kemih, sebaliknya urine mengalir mundur atau kembali ke ginjal.
  • Batu ginjal
    Penyakit Batu Ginjal paling mungkin terjadi pada manusia antara usia 20-40 tahun. Faktor risiko terbesar munculnya batu ginjal dalam tubuh adalah karena kurangnya berkemih sebanyak satu liter per hari.
  • Penyakit radang panggul
    Penyakit radang panggul merupakan infeksi pada organ reproduksi wanita. Salah satu gejalanya adalah nyeri di daerah perut bawah, terutama ketika sedang buang air kecil atau berhubungan badan.

Selain penyakit di atas, ada beberapa penyakit lain yang bisa menyebabkan sakit saat kencing di antaranya adalah struktur uretra, herpes di kemaluan, infeksi jamur di vagina, vaginitis (radang vagina), penyakit menular seksual dan infeksi ginjal.

Demikian juga sakit saat kencing dapat disebabkan kanker pada uretra, kandung kemih, prostat, vulva atau vagina, penis, serta diabetes melitus dan kondisi kronis lainnya yang melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Mengenali Faktor Risiko Sakit Saat Kencing

Selain disebabkan oleh beberapa penyakit di atas, sakit saat kencing juga dapat disebabkan oleh sejumlah faktor, seperti:

  • Mengonsumsi obat-obatan yang membuat kandung kemih mengalami iritasi, contohnya obat untuk penyakit kanker.
  • Pemakaian sabun, parfum, dan produk perawatan pribadi lainnya.
  • Lupa mengganti tampon (semacam pembalut yang digunakan untuk menampung darah haid).
  • Sedang menjalani prosedur pengobatan atau pemeriksaan pada saluran kemih.
  • Cedera lokal atau iritasi karena pemasangan kateter atau kontak seksual.
  • Efek menopause, seperti vegina kering.

Upaya untuk mengatasi rasa sakit saat kencing berbeda-beda, tergantung faktor penyebabnya. Sebagai upaya pengobatan awal, Anda bisa memperbanyak konsumsi air putih dan hindari kebiasaan menahan kencing terlalu lama. Jika keluhan ini tak kunjung berkurang atau dirasa semakin mengganggu, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter agar dapat diberikan penanganan yang tepat.

Meski pria lebih berisiko mengalami sakit saat kencing, pada dasarnya kondisi ini dapat terjadi pada siapa saja. Jika Anda mengalami nyeri saat kencing dan tidak reda setelah lebih dari satu hari, disertai dengan demam, darah pada urine, atau kotoran dari vagina atau penis, segera kunjungi dokter.




#Kesehatan #Kencing
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 3 hari yang lalu

Gubernur Banten Perpanjang Masa Belajar dari Rumah sampai 1 Juni 2020

Wartakesehatan.com, Banten – Memperhatikan perkembangan kondisi objektif Covid-19 secara nasional dan daerah,..
Warta Sehat - 3 hari yang lalu

Rencana Pintar Memulihkan Tubuh Pasca Olahraga

Wartakesehatan.com - Terkadang olahraga juga bisa menimbulkan Berbagai masalah kalau tak dilakukan dengan benar. Contoh..
3 hari yang lalu

Tips Mengurangi Emosi Saat Kondisi Hamil

Wartakesehatan.com - Perubahan emosi ini bisa terjadi karena produksi hormon selama kehamilan. Para ibu memang menjadi..
Warta Sehat - 3 hari yang lalu

Buah Paling Sehat yang Harus Anda Konsumsi

Wartakesehatan.com - Mengonsumsi buah sama pentingnya dengan mengonsumsi sayur. Anda sebaiknya tidak melewatkan buah,..
Warta Sehat - 3 hari yang lalu

Tidur di Lantai Beri Manfaat Bagi Kesehatan Tubuh

Wartakesehatan.com - Tidur dilantai juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Berikut beberapa manfaat tidur..
Warta Sehat - 3 hari yang lalu

Tips Mencegah Tekanan Darah Tinggi

Wartakesehatan - Meningkatnya tekanan darah tinggi di sebabkan oleh beberapa faktor, seperti faktor keturunan atau pola..
Obat & Penyakit - 6 hari yang lalu

Suplemen Kontradiksi Covid-19 dan Faktanya

Wartakesehatan.com, Jakarta - Sebuah gambar berisis tulisan mengenai kontradiksi suplemen terhadap penderita covid-19 beredar..
Warta Sehat - 6 hari yang lalu

Pekerja Lepas Jakarta Lebih Takut Keluarga Mati Kelaparan Daripada Corona

Wartakesehatan.com, Jakarta - Kian hari suspect Corona kian meningkat, di tingkat nasional mencapai 686 kasus positif. Namun..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Makanan Yang Kurang Baik Bagi Si Kecil

Wartakesehatan.com - Tahukah Anda bahwa ada makanan lain yang kurang baik bagi Si Kecil, terutama karena kandungan gulanya..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Jangan Anggap Remeh Nyeri Sendi

Wartakeseehatan.com-Waspadailah dan cek ke dokter bila teras nyeri sendi atau perut kembung.Bisa jadi ini tanda-tanda penyakit..

+Indeks