Dr. Kristoforus : Virus Corona Bukan Sesuatu yang Baru

Oleh : Irawan BKT | Sabtu, 08 Pebruari 2020 | 07:26 WIB


Praktisi kesehatan dr. Kristoforus Hendra Djaya yang merupakan dokter ahli vaksin sekaligus CEO inHarmony Clinic. (Wartakesehatan.com)

Jakarta Warkes. com - Kasus Corona yang tengah menghentak masyarakat dunia tengah menguji masyarakat dunia khususnya bagi negara-negara besar. Negara seperti China yang diketahui memiliki fasilitas kesehatan yang cukup memadai pun harus terpontang panting menghadapi Corona yang terus mengganas hingga saat ini upaya terus dilakukan dalam penyebarannya. 

Praktisi Kesehatan yang konsen terhadap vaksinasi dr. Kristoforus Hendra Djaya, mengatakan virus Corona bukanlah hal yang baru di dunia kesehatan. Dikatakan baru, karena virus Corona memiliki type yang sebelumnya melakukan mutasi dari binatang menular kepada manusia. 

"Sebetulnya bukan baru. Sudah biasa bikin flu dan sebagainya pada manusia, tapi memang karena virus nggak selalu ada pada manusia bisa beredar di mana-mana lewat binatang seperti kelelawar, mamalia dan sebagainya dia mutasi membentuk satu tipe atau satu streaming yang yang sangat ganas. Dia bisa menyerang tubuh kita dan kita kebetulan juga belum punya kekebalannya, ya itulah kenapa akhirnya jadi berat kekebalan ini," terang CEO inHarmony ini dalam sebuah kesempatan. 

Terkait vaksin Corona, Pria yang akrab dipanggil dr. Kristo ini mengungkapkan membuat vaksin bukanlah hal yang mudah dibutuhkan waktu yang cukup lama, mengingat teknologi yang belum memadai. Dalam kasus Corona, dia menegaskan vaksinasi bukan satu-satunya cara menekan penyebaran Corona. 

"Kalau dibilang membuat vaksin butuh waktu 20 tahun sampai 30 tahun. Kalaupun dipercepat itu teknologi yang ada masih butuh tahunan. Sekitar 2 tahun mungkin lebih. Saya dengan ada teknologi baru, untuk vaksin Mr itu katanya bisa dalam hitungan hari sekitar 40 hari sampai12 bulanan. Tapi itu pun belum tentu berhasil diuji coba. Jadi pencegahannya yang ada saat ini, memotong pohonnya dengan mencegah penularan dengan menjaga kesehatan, karena kalau daya tahan tubuh kita lemah itu pintu masuknya virus," terangnya. 

Dia menambahkan, kalau orang punya penyakit komplikasi seperti penyakit diabetes, jantung, ginjal akan mudah terkena penyakit.

"Korban yang sudah ratusan orang itu kebanyakan karena sudah memiliki penyakit laiin. Kalau daya tahan tubuhnya bagus, kemungkinan fatal ada tapi tidak terlalu besar. Tetapi kalau dia sudah punya gangguan kekebalan sebelumnya, maka akan fatal akibatnya," katanya. 

"Menjaga kesehatan dengan cuci tangan itu pentingnya. Menggunakan masker terutama bagi yang sakit yang pakai masker. Ada baiknya kita siap-siap dengan vaksinasi yang lain walaupun tidak langsung," pungkasnya.

 




#Corona #Virus # Vaksinasi
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Liputan Khusus - 1 hari yang lalu

Idul Adha 1441 H : Masjid Baiturrahman & Al-Islam Cipayung Ikuti Protokol Kesehatan

Wartakesehatan.com - Dalam menjalankan rangkaian ibadah Idul Adha 1441 H/2020 M pada tahun ini sangat berbeda sekali dari..
Liputan Khusus - 2 hari yang lalu

Lurah Cipayung Tinjau Penerapan Protokol Kesehatan Saat Idul Adha 1441 H/2020

Wartakesehatan.com - Masih tingginya penyebaran wabah Covid-19 di wilayah DKI Jakarta menjadi perhatian bagi pemangku kebijakan..
Liputan Khusus - 3 hari yang lalu

Masjid Nurul Hikmah Terapkan Protokol Kesehatan & Konsisten Jaga Kualitas Daging Qurban

Wartakesehatan.com - Rangkaian pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1441 H/2020 pada tahun ini sangat dipengaruhi dengan situasi..
Liputan Khusus - 4 hari yang lalu

Daging Qurban Masjid Al Falah Terpantau & Terapkan Protokol Kesehatan

Pelaksanaan pemotongan hewan qurban di Masjid Al Falah Cipayung Jakarta Timur.
Herbal - 2 minggu yang lalu

Kelompok Usia Produktif Waspadai PTM

Wartakesehatan.com -- Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan menunjukkan bahwa saat ini perkembangan Penyakit Tidak..
Herbal - 2 minggu yang lalu

Cegah Virus dengan Herbal

Wartakesehatan.com - Antivirus corona berbasis tanaman eucalyptus belakangan ini ramai diperbincangkan. Potensi antivirus..
Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

Menkes Sebut Meniran Hijau untuk Penanggulangan Covid-19

Wartakesehatan.com - Menteri Kesehatan Terawan patut diberikan apreasiasi dengan sebutan bapak Herbal karena mendukung Obat..
Warta Sehat - 3 minggu yang lalu

Awas! Protokol Kesehatan Anak di Sekolah Bisa Jadi Cluster Baru

Wartakesehatan.com - Banyak pihak yang meminta pemerintah menunda untuk melaksanan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah..
Warta Sehat - 3 minggu yang lalu

Cegah Penularan Droplet dengan Masker di Mana Saja

Wartakesehatan.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui munculnya bukti-bukti yang melihat virus Corona COVID-19 bisa..
Warta Sehat - 3 minggu yang lalu

Waspadai Droplet di Ruangan tertutup

Wartakesehatan.com - New Normal membuat sebagian kantor-kantor buka dan para karyawan kembali bekerja sedia kala, namun masih..

+Indeks