Jangan Dengarkan Musik Terlalu Keras, Berbahaya !

Oleh : nurul kinanti | Selasa, 11 Pebruari 2020 | 14:15 WIB



Wartakesehatan.com - Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan lebih dari 1 miliar remaja dan anak muda berisiko kehilangan pendengaran mereka akibat mendengarkan musik dengan volume tinggi. Untuk menandai hari Perawatan Telinga Internasional (3 Maret), lembaga PBB tersebut mengimbau anak muda untuk menurunkan volume untuk mencegah kerusakan permanen pada pendengaran mereka.

Alasannya, karena mendengarkan musik dengan keras bila dilakukan secara berulang-ulang merusak sel-sel sensorik sehingga kerusakan pendengaran tak dapat lagi disembuhkan, menurut spesialis kerusakan pendengaran dari WHO Shelley Chadha.

Studi di negara-negara yang berpenghasilan menengah dan tinggi menunjukkan bahwa hampir 50 persen remaja dan anak muda berusia antara 12-35 tahun terpapar suara dalam level yang tidak aman dari alat pemutar audio mereka, dan sekitar 40 persen mendengar suara dalam level yang berpotensi merusak pendengaran di konser-konser, klub malam dan tempat-tempat hiburan lainnya.

WHO mengatakan level suara yang tidak aman bisa bermacam-macam, mulai dari level suara 85 desibel selama delapan jam per hari atau 100 desibel selama 15 menit.

Dr. Chadha mengatakan kepada VOA, setiap saat intensitas suara meningkat tiga desibel, waktu yang aman untuk mendengarkan menurun hingga separuhnya.

"Jika seseorang naik kereta untuk pergi dari satu tempat ke tempat lain selama setengah jam di pagi hari dan setengah jam di malam hari, dan setiap hari ia harus mengeraskan volume di alat pemutar musiknya karena banyaknya suara lain di kereta dan sekitarnya, dan ia mendengarkan -- misalnya 100 desibel untuk sejam sehari, pendengarannya akan rusak secara permanen dalam beberapa tahun," ujar Chadha.

Chadha mengatakan ada beberapa langkah mudah untuk melindungi orang dari tingkatan suara yang tidak aman. Mengenakan penyumbat telinga (ear plugs) saat menghadiri konser, misalnya. Mereka masih dapat menikmati konser pada level 90 desibel, yang lebih aman dibandingkan 110 desibel.

WHO menganjurkan anak-anak muda untuk menurunkan volume pada ponsel atau alat pemutar musik terpisah seperti iPod dan membatasi penggunaannya tak lebih dari sejam sehari. Ada pula berbagai aplikasi yang dapat memantau level suara yang aman.

Badan PBB tersebut memperkirakan 360 juta orang kehilangan pendengarannya akibat berbagai hal, mulai dari kebisingan, kondisi genetik, penyakit menular dan penuaan. Separuh dari kasus yang ada, menurut WHO, sebetulnya dapat dicegah.

 




#Musik #Mendengarkan
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Herbal - 50 menit yang lalu

Manfaat Buah Kurma Untuk Kesehatan

Wartakesehatan.com-Buah kurma merupakan salah satu buah tertua yang paling lama dibudidayakan di dunia. Selain karena rasanya..
Warta Sehat - 1 jam yang lalu

Penyebab Penyakit Asam Urat

Wartakesehatan.com-Penyakit asam urat atau gout adalah sejenis penyakit sendi yang terjadi akibat kadar asam urat..
Warta Sehat - 1 jam yang lalu

Daging Babi adalah Rumahnya Cacing Pita

Wartakesehatan.com-Mengonsumsi daging babi memiliki risiko terkena infeksi cacing pita. Selain itu, mengonsumsi daging ini..
Warta Sehat - 2 jam yang lalu

Penyakit Hewan Ternak Ini Bisa Menular Ke Manusia

Wartakesehatan.com- Memelihara hewan ternak dapat memberikan keuntungan finansial yang cukup menjanjikan. Namun, tidak bisa..
Warta Sehat - 2 jam yang lalu

Cara Mencegah Infeksi Leptospirosis

Wartakesehatan .com-Leptospirosis biasanya menyebar melalui urine dari hewan yang telah terinfeksi. Urine ini dapat..
Warta Sehat - 2 jam yang lalu

Waspadai Bahaya Dari Bulu Kucing

Wartakesehatan.com-Meski kucing merupakan salah satu hewan peliharaan favorit, namun bukan berarti kehadirannya tidak..
Warta Sehat - 3 jam yang lalu

Cara Mengobati Sakit Pinggang Dengan Berolahraga

Wartakesehatan.com-Pinggang adalah bagian tubuh yang menumpu seluruh beban dari tubuh bagian atas. Saat pinggang terasa sakit,..
Warta Sehat - 3 jam yang lalu

Cara Mencegah Dehidrasi Saat Cuaca Panas Dan Aktifitas Padat

Wartakesehatan.com-Di tengah aktivitas padat, tidak hanya energi yang terkuras. Cairan dalam tubuh juga akan berkurang. Apalagi..
Warta Sehat - 3 jam yang lalu

Indonesia Siap Kembangkan Vaksin Antivirus Corona

Wartakesehatan.com-Penyebaran virus Corona atau COVID-19 menjadikan patogen ini sebagai darurat kesehatan global..
Warta Sehat - 3 jam yang lalu

Informasi Sangat Penting Dalam Mencegah Resiko Virus Corona

Wartakesehatan.com-Sejak mewabah di Wuhan, China pada Desember 2019, virus Corona terus menjadi perbincangan di tengah..

+Indeks