Berhubungan Seks Saat Hamil Amankah?

Oleh : Kiven Timisela | Kamis, 13 Pebruari 2020 | 14:00 WIB



Wartakesehatan.com-Jika kehamilan Anda normal dan tidak mengalami masalah apa pun, melakukan hubungan seksual saat hamil tergolong aktivitas yang aman. Meski demikian, ada beberapa hal yang harus dicermati.

Perubahan kondisi tubuh di awal kehamilan seperti perubahan hormon, pengerasan payudara, mual, naik turunnya emosi, dan kelelahan dapat menurunkan hasrat untuk berhubungan seksual. Saat kandungan membesar, hasrat seksual mungkin tetap turun karena sakit punggung dan pertambahan berat badan yang dirasakan wanita. Namun ternyata pada sebagian lain wanita, dapat terjadi peningkatan hasrat seksual yang berkaitan dengan peningkatan produksi hormon

Fakta tentang Berhubungan Seks Saat Hamil

Jika kehamilan Anda normal, berhubungan seksual saat hamil tidak akan membahayakan. Berikut beberapa fakta yang layak Anda simak.

  • Bayi Anda terlindungi cairan ketuban rahim yang kuat, sehingga aktivitas seksual tidak akan membahayakannya. Perlindungan ini dibantu dengan otot rahim serta lendir tebal yang menutup mulut rahim untuk menghindarkan infeksi. Penis yang masuk saat bersenggama tidak akan mencapai bayi.
  • Semua posisi hubungan seksual saat hamil umumnya aman selama Anda merasa nyaman. Anda dapat mencoba menyesuaikan posisi dengan perubahan perut yang kian membesar. Misalnya daripada berbaring telentang, mungkin Anda dan pasangan dapat berbaring berhadapan, atau Anda yang berada di posisi atas.
  • Umumnya, keguguran tidak diakibatkan hubungan seksual, tapi karena pertumbuhan janin yang tidak normal.
  • Seks oral umumnya juga cenderung aman dilakukan di masa kehamilan. Hanya saja, pastikan agar pasangan tidak meniupkan udara ke vagina karena ada sedikit risiko embolisme udara, yaitu udara yang dapat menutup pembuluh darah. Kondisi ini berbahaya bagi Anda dan janin. Sementara, seks anal tidak disarankan karena dapat menyebabkan tersebarnya infeksi bakteri dari anus ke vagina, dan terutama jika Anda mengalami hemoroid.

Komunikasikan perubahan yang Anda rasakan pada tubuh dan emosi kepada pasangan, sehingga Anda berdua dapat mencari cara terbaik untuk berhubungan seksual. Di samping itu, komunikasikan juga jika Anda sedang merasa tidak nyaman untuk berhubungan seksual. Keintiman dapat dibangun lewat obrolan, pelukan, dan ciuman.

Perubahan bentuk tubuh juga membuat Anda mungkin tidak lagi percaya diri ketika berhubungan seksual. Padahal, kebanyakan pria berpendapat bahwa istrinya menjadi lebih menarik secara seksual saat hamil.

Kondisi yang Perlu Dihindari bila Berhubungan Seks Saat Hamil

Walau umumnya aman, namun ada kondisi yang membuat Anda dan pasangan perlu membatasi, bahkan menghindari hubungan seksual saat hamil, yaitu:

  • Hindari hubungan seksual, termasuk seks oral, jika pasangan Anda sedang memiliki penyakit menular berbahaya seperti herpes oral,penyakit menural seksual, ataupun HIV. Kondom lateks dapat juga digunakan untuk melindungi diri.
  • Hindari hubungan seksual jika Anda pernah mengalami perdarahan berat di masa kehamilan. Dalam kondisi ini, hubungan seksual dapat meningkatkan risiko perdarahan berat.
  • Hindari hubungan seksual saat ketuban pecah karena dapat meningkatkan risiko infeksi.
  • Seks saat hamil juga dianjurkan dibatasi saat Anda mengandung bayi kembar.
  • Hindari seks saat leher rahim mulai terbuka lebih cepat.
  • Hindari seks jika Anda pernah mengalami persalinan prematur.
  • Tunda hubungan seks jika Anda mengalami plasenta previa karena berisiko menyebabkan perdarahan.

Kram setelah berhubungan seksual saat hamil adalah hal normal. Namun periksakan ke dokter jika kram tidak reda setelah beberapa menit atau jika Anda mengalami perdarahan. Di samping itu, segera periksakan ke dokter jika Anda mengalami perdarahan atau keluar cairan berbau tidak sedap dari vagina setelah hubungan seksual. Cairan ini dapat menjadi tanda terjadinya infeksi.




#Kesehatan #Seks saat hamiil #Hemoroid
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 5 menit yang lalu

Bekerja Berlebihan Meningkatkan Resiko Diabetes

Wartakesehatan.com - Bekerja memang sebuah keharusan bagi setiap individu yang hidup didunia ini. Pasalnya dengan..
Warta Sehat - 1 jam yang lalu

Santan Menurunkan Kadar Kolesterol dan Berat Badan

Wartakesehatan - Selain fungsinya sebagai pelengkap bumbu masakan, ternyata santan juga memiliki manfaat yang baik untuk..
Warta Sehat - 2 jam yang lalu

Kanker Kulit Penyakit yang Begitu Menkhawatirkan

Wartakesehatan.com - Kanker kulit kini menjadi salah satu penyakit yang begitu dikhawatirkan, terutama di musim kemarau..
Herbal - 9 jam yang lalu

4 Jenis Buah Yang Bisa Meredakan Sakit Kepala

Selain menggunakan obat-obatan, mengonsumsi buah-buahan tertentu bisa juga digunakan untuk mengatasi penyebab sakit kepala...
Herbal - 9 jam yang lalu

Wow,3 Buah Ini Bisa Meringankan Stres

Wartakesehatan.com-Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa buah menawarkan segudang manfaat untuk kesehatan Anda. Mulai dari..
Herbal - 10 jam yang lalu

Manfaat Berkumur Dengan Air Garam

Wartakesehatan.com-Natrium klorida secara alami bersifat osmosis yang bekerja menyerap cairan dalam jaringan atau sel. Bagian..
Warta Sehat - 10 jam yang lalu

Manfaat Cacing Tanah Untuk Kesehatan

Wartakesehatan.com-Cacing merupakan salah satu hewan yang seringkali membuat orang-orang jijik melihatnya. Hal ini karena..
Warta Sehat - 11 jam yang lalu

Buah Trengguli Mengobati Penyakit Kecing Batu

Wartakesehatan.com - Trengguli merupakan pohon yang memiliki bunga berwarna kuning cerah dan indah.Karena bentuk tajuk..
11 jam yang lalu

Melawan Radikal Bebas Dengan Antioksidan

Wartakesehatan.com-Sumber radikal bebas dari luar tubuh yang dapat ditemukan sehari-hari, seperti asap rokok, asap kendaraan,..
Warta Sehat - 12 jam yang lalu

3 Pilihan Menu Makan sehat Untuk Ke Kantor

Wartakesehatan.com-Bosan dengan menu makan siang di kantor yang itu-itu saja? Waktunya bawa bekalmu sendiri. Selain ramah di..

+Indeks