Manfaat Dan Resiko Jahe Pada Ibu Hamil

Oleh : Kiven Timisela | Senin, 23 Maret 2020 | 17:45 WIB



Wartakesehatan.com-Jahe sudah turun-temurun dipercaya memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Tidak jarang herba ini juga digunakan untuk ibu hamil. Namun, penggunaan jahe untuk ibu hamil sebenarnya harus dibatasi. Mengapa begitu? Simak penjelasan berikut.  

Jahe (Zingiber officinale) merupakan tanaman herba yang sangat populer di Asia, termasuk Indonesia. Selain sebagai obat tradisional, jahe juga sering digunakan sebagai bahan makanan dan minuman sehat, misalnya teh jahe dan golden milk yang disukai banyak orang.

Fakta Mengenai Manfaat Jahe untuk Ibu Hamil

Sejak berabad-abad lamanya, jahe kerap dikenal sebagai obat tradisional yang mampu mengatasi beragam keluhan kesehatan. Salah satu manfaat jahe untuk ibu hamil yang terbukti efektif adalah mengatasi mual dan munta terutama di awal kehamilan.

Khasiat jahe diyakini berasal dari senyawa alami bernama gingerol dan shogaol. Kedua senyawa ini terbukti dapat mempercepat pengosongan lambung sehingga bisa meredakan keluhan mual dan muntah pada ibu hamil.

Sebagian besar ahli mengatakan bahwa dosis aman jahe untuk mengatasi mual dan muntah adalah sekitar 1.000–1.500 mg per hari. Dosis lebih dari itu justru dinilai tidak efektif dan berisiko menimbulkan efek samping.

Selain untuk mengatasi mual dan muntah, jahe juga sering dikonsumsi untuk menangani:

  • Penyakit asam lambung
  • Irritable bowel syndrome (IBS)
  • Radang sendi
  • Kram menstruasi
  • Diabetes
  • Penyakit Elzheimer

Namun, khasiat jahe untuk kondisi-kondisi tersebut belum sepenuhnya bisa dipercaya karena masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Menimbang Risiko Jahe untuk Ibu Hamil

Meski diyakini memiliki banyak manfaat, jahe memiliki beberapa efek samping yang perlu dipertimbangkan. Pada sebagian orang, konsumsi jahe dapat menimbulkan efek samping ringan berupa mulas, nyeri ulu hati, diare, atau iritasi mulut.

Jahe juga diduga memiliki efek samping pada kehamilan. Kejadian berat badan lahir rendah, cacat lahir, atau keguguran pernah dilaporkan pada beberapa ibu hamil yang mengonsumsi jahe. Walaupun begitu, risiko terjadinya jal ini masih dianggap rendah. Selain itu, konsumsi jahe berlebihan juga diduga dapat memengaruhi hormon seks bayi dan meningkatkan risiko terjadinya bayi meninggal di dalam kandungan.

Beberapa ahli juga mengatakan adanya peningkatan risiko perdarahan dengan konsumsi jahe. Oleh karena itu, jahe tidak disarankan untuk ibu hamil yang sudah mendekati persalinan atau yang mengonsumsi obat antikoagulan.




#Kesehatan #Ibu Hamil #Jahe
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 6 hari yang lalu

Pembagian Sembako untuk Kaum Dhuafa Bekasi oleh Ezy Pratama Foundation dan INTI

 Wartakesehatan.com.- Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti..
Alkes & Lab - 1 minggu yang lalu

Confidence Persembahkan Adult Pants Gender untuk Pria dan Wanita

Jakarta, WartaKesehatan.com - Confidence, merek popok dewasa nomor 1 di Indonesia kembali meluncurkan produk terbarunya,..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Donasi Dexa Group Agar Tenaga Medis Miliki Imun Kuat

Wartakesehatan.com - Derasnya dukungan penanganan Covid -19 dengan menyumbang Donasi 20.000 kapsul Stimuno Forte dan 50 goodie..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

CFD Jangan jadi Cluster Baru, Konsisten Jaga Imun Tubuh

  Wartakesehatan.com, JAKARTA - Pelonggaran PSBB sudah dilakukan di beberapa daerah, namun sayangnya tidak semua..
Obat & Penyakit - 1 minggu yang lalu

Menkes: Masyarakat Jangan Ragu untuk Konsumsi OMAI

Jakarta - Tak pernah bosan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengimbau agar masyarakat tak perlu ragu untuk..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Komnas Anak Tuding Gubernur DKI Hilangkan Hak Anak

Wartakesehatan.com - Hilangnya hak anak atas pendidikan di DKI Jakarta dan bahkan di Indonesia tahun ajaran baru 2020/2021..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Jadikan Sumatera Bebas Asap, Kapolda Sumsel dan Jambi Bangun Posko Karhutla Bersama

Wartakesehatan.com -  Guna mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada masa kemarau tahun ini, Kepala..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Baksos Ezy Pratama Foundation dan Yayasan INTI ke Kaum Dhuafa Klender

Wartakesehatan.com - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti sosial di..
Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

New Normal: Menjaga Imunitas dengan Imunomodulator Herbal

JAKARTA - Kita tahu, wabah korona belum kunjung usai di dunia dan negara kita, Indonesia. Apalagi sampai saat ini vaksin untuk..
Warta Sehat - 3 minggu yang lalu

Hasanuddin Minta Pemerintah Daerah Tak Asal Terapkan New Normal

JAKARTA,- Pemerintah menerapkan kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi covid-19. Langkah ini mendapat sorotan dari..

+Indeks