Membakar Sampah Bisa Membahayakan Kesehatan

Oleh : Kiven Timisela | Kamis, 05 Maret 2020 | 23:05 WIB



Wartakesehatan.com-Kamu atau tetanggamu masih sering membakar sampah? Meski tidak banyak yang tahu, sebenarnya tindakan ini sudah dilarang oleh undang-undang. Selain berbahaya bagi lingkungan, membakar sampah bisa membahayakan kesehatan lho. Gangguan kesehatan yang bisa terjadi, mulai dari gangguan pernapasan hingga penyakit kronis.

Meski sekilas terlihat praktis dan langsung lenyap, tapi membakar sampah bisa membahayakan kesehatan dalam jangka panjang. Asap hasil pembakaran sampah mengandung bahan-bahan kimia berbahaya yang dapat mengakibatkan polusi udara.Untuk menghindari bahaya akibat membakar sampah, penting bagi kita untuk mengetahui cara mengelola sampah yang benar.

Bahaya Membakar Sampah

Bagi sebagian orang, membakar adalah cara terbaik untuk melenyapkan sampah. Padahal sampah yang dibakar bisa melepaskan zat berbahaya ke udara yang bisa mengganggu kesehatanJenis bahan yang dilepaskan ke udara tentu tergantung pada jenis sampah yang dibakar, suhu dan kadar oksigen.

Yuk, cermati dengan cara apa saja sampah yang dibakar bisa membahayakanmu:

  • Menghirup asap pembakaran

Membakar sampah dapat melepaskan bahan-bahan berbahaya, seperti karbonmonoksida, formaldehida, arsenik, dioksin dan furan. Orang-orang yang berada di sekitar lokasi pembakaran, memiliki risiko paling tinggi untuk mengalami gangguan kesehatan akibat bahan-bahan tersebut, bergantung pada seberapa lama dan seberapa sering mereka terpapar asap hasil pembakaran sampah. Gangguan ini bisa mulai dari yang sederhana, seperti batuk, mata merah atau berair, hidung terasa perih seperti terbakar, mual, dan sakit kepala

Pada penderita asma, asap ini juga bisa memicu terjadinya serangan asma. Sementara pada orang yang memiliki riwayat penyakit jantung atau paru, asap pembakaran sampah dapat menyebabkan gangguan yang lebih berat. Paparan dioksin bahkan berisiko menyebabkan beberapa jenis kanker,gangguan hati, gangguan pada sistem kekebalan tubuh, serta gangguan pada sistem reproduksi.

  • Mengonsumsi makanan yang terkontaminasi abu dan asap

Setelah dibakar, sampah akan menyisakan residu berupa bahan kimia berbahaya, yang bisa saja terserap tanaman sayuran atau buah yang tumbuh di sekitarnya. Manusia bisa ikut terpapar jika mengonsumsi sayuran dan buah tersebut.

Tidak hanya tanaman, zat berbahaya ini bahkan juga bisa terkandung dalam susu, daging, dan telur dari hewan yang terpapar zat tersebut, melalui tanah yang sudah terkontaminasi. Bahan makanan ini kemudian juga bisa memengaruhi kesehatan manusia, jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

  • Bermain di sekitar area sisa pembakaran

Selain pada udara, bahan kimia berbahaya ini juga bisa terdapat pada abu sisa pembakaran dan membahayakan anak-anak yang bermain di sekitar area. Selain itu, membakar sampah bisa juga menyebabkan kebakaran.

Beberapa zat hasil pembakaran sampah bahkan dapat tetap tinggal dalam waktu yang lama lho di sekitar lingkungan tempat pembakaran. Selain dalam kandungan tanah, juga berupa debu dalam rumah.

Mencegah dan Mengolah Sampah dengan Tepat

Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, Bab X Pasal 29, sudah melarang pembakaran sampah yang tidak sesuai dengan persyaratan teknis pengelolaan sampah. Nah sebagai gantinya, yuk olah sampah dengan cara-cara ini:

  • Kurangi sampah

Sejak awal kamu bisa mengurangi jumlah sampah dengan memilih produk-produk dengan kemasan yang lebih sedikit. Lebih baik beli produk dalam satu kemasan besar daripada dalam kemasan plastik kecil. Selain itu, coba beli produk yang bisa diisi ulang dan dapat didaur ulang, daripada yang hanya sekali pakai.

  • Gunakan kembali

Gunakan kembali barang-barang yang masih bisa dimanfaatkan. Donasikan barang-barang yang sudah tidak kamu butuhkan, seperti pakaian, buku, atau furnitur.

  • Daur ulang

Saat ini tersedia banyak bank sampah yang menerima beberapa jenis sampah untuk didaur ulang.

  • Kompos

Sampah organik yang biasa dihasilkan dari dapur bisa diolah kembali menjadi kompos.

  • Menyerahkan ke tempat implementasi akhir (TPA)

Membuang sampah lewat petugas TPA adalah langkah terakhir jika kamu tidak bisa memproses sampah sendiri.

Untuk melindungi diri sendiri, keluarga, dan orang lain dari bahaya menyelamatkan sampah, hindari tindakan tersebut mulai sekarang. Yuk lakukan perubahan-perubahan untuk mengurangi sampah, guna menciptakan Lingkungan yang lebih sehat.




#Kesehatan #Polusi #Membakar sampah
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 3 hari yang lalu

Gubernur Banten Perpanjang Masa Belajar dari Rumah sampai 1 Juni 2020

Wartakesehatan.com, Banten – Memperhatikan perkembangan kondisi objektif Covid-19 secara nasional dan daerah,..
Warta Sehat - 3 hari yang lalu

Rencana Pintar Memulihkan Tubuh Pasca Olahraga

Wartakesehatan.com - Terkadang olahraga juga bisa menimbulkan Berbagai masalah kalau tak dilakukan dengan benar. Contoh..
3 hari yang lalu

Tips Mengurangi Emosi Saat Kondisi Hamil

Wartakesehatan.com - Perubahan emosi ini bisa terjadi karena produksi hormon selama kehamilan. Para ibu memang menjadi..
Warta Sehat - 3 hari yang lalu

Buah Paling Sehat yang Harus Anda Konsumsi

Wartakesehatan.com - Mengonsumsi buah sama pentingnya dengan mengonsumsi sayur. Anda sebaiknya tidak melewatkan buah,..
Warta Sehat - 3 hari yang lalu

Tidur di Lantai Beri Manfaat Bagi Kesehatan Tubuh

Wartakesehatan.com - Tidur dilantai juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Berikut beberapa manfaat tidur..
Warta Sehat - 3 hari yang lalu

Tips Mencegah Tekanan Darah Tinggi

Wartakesehatan - Meningkatnya tekanan darah tinggi di sebabkan oleh beberapa faktor, seperti faktor keturunan atau pola..
Obat & Penyakit - 6 hari yang lalu

Suplemen Kontradiksi Covid-19 dan Faktanya

Wartakesehatan.com, Jakarta - Sebuah gambar berisis tulisan mengenai kontradiksi suplemen terhadap penderita covid-19 beredar..
Warta Sehat - 6 hari yang lalu

Pekerja Lepas Jakarta Lebih Takut Keluarga Mati Kelaparan Daripada Corona

Wartakesehatan.com, Jakarta - Kian hari suspect Corona kian meningkat, di tingkat nasional mencapai 686 kasus positif. Namun..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Makanan Yang Kurang Baik Bagi Si Kecil

Wartakesehatan.com - Tahukah Anda bahwa ada makanan lain yang kurang baik bagi Si Kecil, terutama karena kandungan gulanya..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Jangan Anggap Remeh Nyeri Sendi

Wartakeseehatan.com-Waspadailah dan cek ke dokter bila teras nyeri sendi atau perut kembung.Bisa jadi ini tanda-tanda penyakit..

+Indeks