Tanda-Tanda Bayi Susah BAB Yang Harus Diwaspadai

Oleh : Kiven Timisela | Selasa, 10 Maret 2020 | 23:15 WIB



Wartakesehatan.com-Tanda-tanda bayi susah BAB perlu diwaspadai, sebab hal tersebut mungkin saja menandakan adanya kondisi serius yang mendasarinya. Gangguan sistem pencernaan pada bayi kerap kali sulit untuk dikenali. Dengan mengetahui tanda-tanda dan penyebab bayi terkena konstipasi atau sembelit akan membantu bayi mendapat penanganan tepat yang dibutuhkannya.

Masalah bayi susah BAB memang tidak bisa dianggap enteng karena dapat berakibat buruk bagi perkembangan anak secara keseluruhan. Oleh sebab itu, sebagai orang tua, penting untuk mengetahui cara menyikapi kondisi ini.

Bagaimana Cara Mengetahui Bayi Terkena Konstipasi?

Tiap bayi pasti memiliki siklus dengan pola tertentu, termasuk siklus BAB. Pola ini penting ditelaah agar ketika terjadi kondisi di luar kebiasaan, Anda bisa mendeteksi sesegera mungkin.

Namun harus Anda ingat bahwa kebiasaan BAB pada bayi dipengaruhi oleh banyak hal. Pola makan dan minum, aktivitas, dan seberapa cepat kemampuan tubuh bayi mencerna makanan yang masuk, merupakan sederet hal yang menentukan seberapa sering bayi BAB.

Tanda-tanda bayi susah BAB di antaranya adalah buang air besar kurang dari dua kali dalam seminggu, bentuk kotoran lebih keras dari biasa walaupun frekuensinya tidak berubah, atau bayi terlihat kesakitan saat buang air besar. Namun pada bayi usia 0-5 bulan dan mengonsumsi ASI, buang air besar seminggu sekali masih dianggap normal.

Selain tanda-tanda di atas, bayi susah BAB juga biasanya lebih rewel dan menangis sambil mengangkat kakinya. Pada kasus yang lebih parah, terdapat bercak darah pada popok bayi yang diakibatkan robeknya dinding rektum bayi akibat tinja yang keras.

Jika  bayi Anda mengalami konstipasi lebih dari 2 minggu, segeralah periksakan ke dokter. Apalagi, jika disertai dengan gejala lain seperti:

  • Muntah
  • Demam
  • Berat badan turun
  • Darah pada tinja
  • Benjolan di anus
  • Fisura Ani

Jika bayi sering mengalami susah BAB, penting untuk diperiksakan ke dokter agar dapat dicari tahu penyebabnya dan diatasi. Sebab pada beberapa anak, konstipasi kronis dan berulang dapat menimbulkan masalah yang lebih serius pada saluran pencernaan.

Berbagai Penyebab Bayi Susah BAB

Sangat penting untuk mengetahui penyebab bayi susah BAB agar bisa segera diatasi atau dicegah. Berikut ini adalah beberapa kondisi yang bisa menyebabkannya.

  • Susu formula

Bayi yang mengonsumsi susu formula lebih rentan untuk mengalami konstipasi jika dibandingkan dengan bayi yang mengonsumsi ASI. Hal ini berkaitan dengan kandungan protein yang terdapat pada susu formula. Jika bayi Anda mengalami susah buang air besar, cobalah konsultasikan ke dokter terkait susu formula yang dikonsumsi, karena bisa saja konstipasi yang dialami Si Kecil disebabkan oleh jenis susu formula, baru saja beralih dari ASI ke susu formula, atau baru berganti merek susu formula.

  • Makanan padat

Beralih mengonsumsi makanan padat sering kali membuat pencernaan bayi “kaget” sehingga menyebabkan  susah buang air besar. Hal ini tidaklah mengherankan, karena sebelumnya bayi terbiasa diberi makanan cair.

Masa peralihan dari makanan cair ke padat memang rentan menimbulkan konstipasi. Apalagi jika yang diberikan langsung berupa makanan minim serat, seperti nasi atau roti. Untuk meminimalisaskan risiko konstipasi, berikan makanan kaya serat kepada bayi Anda.

  • Dehidrasi

Bayi mendapat asupan cairan melalui makanan dan minuman yang dia konsumsi, termasuk ASI. Namun, dalam kondisi tertentu seperti saat giginya tumbuh, sariawan, atau demam,dehidrasi pada bayi bisa saja terjadi karena bayi enggan untuk minum susu. Dehidrasi atau kurangnya cairan dapat menyebabkan kotoran menjadi keras dan sulit dikeluarkan.

  • Kondisi medis tertentu

Meski jarang terjadi, beberapa penyakit bisa menyebabkan bayi mengalami susah buang air besar. Beberapa kondisi medis yang bisa menyebabkan konstipasi adalah hipotiroid,alergi terhadap makanan, dan gangguan sistem pencernaan dari lahir.

Bagaimana Mengatasi Konstipasi pada Bayi?

Jangan panik saat Anda mendapati kondisi bayi susah BAB. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar anak bisa lepas dari gangguan pencernaan yang satu ini, di antaranya:

  • Membuat anak aktif

Agar tinja terdorong oleh usus, ajak anak untuk bergerak lebih aktif. Jika bayi sudah bisa merangkak, maka membuatnya merangkak lebih sering bisa dilakukan untuk mendorong tinja agar lebih mudah keluar. Jika bayi masih belum bisa merangkak, menggerakkan kaki bayi selayaknya mengayuh sepeda juga bisa membantu.

  • Memijat perut

Pijatlah bagian bawah pusar bayi Anda, yaitu sekitar tiga jari dari pusar , dengan lembut. Pastikan buah hati Anda rileks dan tidak kesakitan saat melakukannya. Anda bisa memijatnya lembut dengan arah pijatan melingkar dari tengah ke luar.

  • Mengganti susu formula

Jika bayi Anda mengalami konstipasi sejak mengonsumsi susu formula, maka gantilah dengan merek yang berbeda. Konsultasikan dengan dokter anak untuk mendapatkan susu formula yang sesuai dengan kebutuhan bayi Anda.

  • Mengombinasikan makanan

Saat bayi sudah waktunya mendapat makanan padat, usahakan jangan langsung memberikan makanan yang “berat”, seperti nasi. Pilih makanan yang kaya dengan serat dan berikan porsi yang tidak langsung banyak. Untuk hasil optimal, pijat dahulu perut bayi Anda sebelum diberikan makanan.

  • Mandikan dengan air hangat

Memandikan bayi dengan air hangat bisa membuatnya lebih rileks sehingga saluran pencernaan lebih mudah mengeluarkan kotoran. Berikan juga pijatan pada perut agar tinja lebih mudah keluar.

  • Cukupi kebutuhan cairan bayi

Agar proses pencernaan berjalan lancar, pastikan kebutuhan cairan si Kecil tercukupi.berikan ASI lebihh banyak,atau jika sudah di atas usia 6 bulan, bisa diberikan lebih banyak cairan lain dari air putih dan buah maupun sayuran yang dihaluskan, demi membantu kinerja sistem pencernaannya.




#Kesehatan #Bayi #Susah BAB
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Ganti Kopimu dengan Minuman Sehat Ini

Wartakesehatan.com - Kopi selalu menjadi pilihan setiap orang untuk di nikmati sebelum melakukansktifitas. Hal ini memang..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Tomat Toner Kulit Alami untuk Membunuh Sel Mati

Wartakesehatan - Memiliki wajah yang segar, sehat, bersih dan bersinar adalah impian setiap orang, khususnya wanita...
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Gula Dapat Meningkatan Energi Secara Instan

Wartakesehatan.com - Manfaat utama dari gula adalah memberikan rasa manis pada manakan atau minuman. Namun disamping itu..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Makanan yang Enak Belum Tentu Baik untuk Kesehatan

Wartakesehatan.com - Banyak orang yang masih belum menerapkan pola makan yang sehat. Mengkonsumsi makanan cepat saji..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Tidur Siang Dapat Melindungi Terhadap Efek Kesehatan

Wartakesehatan.com - Sebuah studi baru yang diterbitkan baru-baru ini menunjukkan bahwa tidur siang singkat dapat..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Korset Tidak Akan Menghilangkan Lemak pada Pinggang

Wartakesehatan.com – Korset merupakan salah satu cara mudah agar tubuh terlihat ramping namun terlihat ramping bukan..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Menonton TV Dapat Meningkatan Risiko Diabetes Tipe 2

Wartakesehatan.com - Hampir sebagian besar orang tentu menyukai menonton TV dalam kehidupannya. TV memang menawarkan..
Warta Sehat - 2 hari yang lalu

Benarkah Makanan Sisa Kemarin Baik untuk Kesehatan ?

Wartakesehatan.com - Sayang rasanya jika kita harus membuang makanan yang belum habis saat makan malam. Apalagi makanan..
Warta Sehat - 2 hari yang lalu

Biji Selasih Dapat Membantu Program Diet Anda

Wartakesehatan.com - Biji selasih biasa dimanfaatkan sebagai campuran es atau puding. Meskipun terlihat kecil, ternyata di..
Warta Sehat - 2 hari yang lalu

Jus Cranberry Membantu Ibu Hamil Untuk Menjaga Janin

Wartakesehatan.com - Buah cranberry adalah buah yang berwarna merah yang biasanya digunakan sebagai makanan dan..

+Indeks