Risiko dan Bahaya Dibalik Seks Anal

Oleh : Kiven Timisela | Senin, 09 Maret 2020 | 12:05 WIB



Wartakesehatan.com-Seks anal kadang dilakukan untuk meningkatkan kepuasan seksual atau pun menghindari kehamilan. Bagi beberapa orang seks anal merupakan aktivitas seks yang memuaskan, namun di baliknya terdapat risiko kesehatan yang perlu diwaspadai.

Seks anal adalah aktivitas seksual di area anal (bokong) yang umumnya meliputi: penetrasi penis ke anus, penetrasi jari atau mainan seks seperti vibrator ke anus, ataupun seks oral yang dilakukan dengan menstimulasi anus menggunakan mulut atau lidah.

Anus adalah organ tubuh yang sangat sensitif karena sarat dengan ujung saraf sehingga dapat menjadi area stimulasi seks yang menyenangkan bagi beberapa orang. Namun kesenangan ini tidak sepadan dengan risiko yang terkandung. Berikut beberapa di antaranya:

Penetrasi dan seks oral pada anus meningkatkan risiko penularan penyakit menular seksual.

Dibandingkan aktivitas seksual lainnya, aktivitas seksual yang melibatkan penetrasi ke anus mempunyai risiko lebih tinggi terhadap penularan penyakit menular seksualseperti HIV,herpes kelamin,kutil kelamin, klamidiahepatitis B,gonore,dan sifilis. Orang yang melakukan seks melalui anal 30 kali lebih berisiko terkena HIV dibanding yang melakukan penetrasi melalui vagina. Paparan human papillomavirus (HPV) dapat memicu pertumbuhan kutil pada dubur hingga kaker anus.

Tidak hanya penetrasi, seks oral pada anus dan memasukkan jari ke anus juga membuat kedua pasangan berisiko terkena infeksi atau penyakit menular seksual. Beberapa infeksi virus atau bakteri yang dapat ditularkan melalui seks oral yang dilakukan bergantian dengan seks anal, misalnya hepatitis A atau infeksi kuman E-Coli.

Anus tidak memiliki pelumas sehingga rentan rusak.

Tidak seperti vagina yang terlindung oleh pelumas alami, penetrasi pada anus dapat merusak jaringan di dalamnya. Menggunakan pelumas tidak akan mencegah risiko terjadinya luka pada anus. Kerusakan atau luka pada anus membuat bakteri dan virus dapat masuk dengan mudah ke pembulu darah sehingga mempercepat penyebaran infeksi menular seksual, termasuk HIV.

Anus penuh dengan bakteri yang berpotensi menginfeksi pasangan.

pasangan yang melakukan seks anal tidak mempunyai penyakit menular seksual, terdapat bakteri yang secara normal memang hidup di anus sehingga berisiko menginfeksi pasangan. Hubungan seksual yang dilakukan dari anus kemudian berpindah ke vagina juga berisiko menimbulkan perpindahan bakteri dan memicu infeksi saluran kencing.

Penetrasi seks anal berisiko melemahkan cincin otot anus.

Anus didesain dengan otot yang menyerupai cincin untuk mengatur aktivitas buang air besar. Cincin otot ini disebut sfingter. Cincin otot anus membuka saat buang air besar dan menutup setelah buang air besar selesai. Seks anal berulang dalam jangka panjang dapat melemahkan otot ini sehingga membuat susah mengontrol buang air besar.

Perdarahan setelah seks anal.

Setelah seks anal, dapat terjadi perdarahan akibat hemoroid (wasir),luka pada anus,dan juga usus besar. Ini merupakan kondisi berbahaya yang memerlukan penanganan medis, seperti pemberian antibiotik untuk mencegah infeksi, atau bahkan operasi.

Selain itu, seks anal kadang dilakukan untuk menghindari kehamilan. Namun sebenarnya kehamilan tetap dapat terjadi jika air mani masuk ke dalam lubang vagina yang posisinya tidak jauh dari anus.

Meminimalkan Risiko Seks Anal

Cara paling efektif untuk menghindari risiko seks anal adalah dengan tidak melakukan kegiatan seks ini sama sekali. Namun jika memang ingin tetap melakukan aktivitas seksual ini, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan:

  • Kenakan kondom untuk melindungi diri dari penyakit menular seksual saat melakukan penetrasi seks anal.
  • Gunakan peluumas berbahan dasar air yang banyak tersedia di apotek atau supermarket. Bukan yang berbahan dasar minyak seperti losion atau pelembap karena dapat menyebabkan kebocoran pada kondom lateks.
  • Untuk menghindari infeksi saluran kencing karena perpindahan bakteri dari anus ke vagina, ganti kondom setelah melakukan seks, sebelum melakukan penetrasi vagina, atau sebaliknya.
  • Senam kegel dapat berperan membantu memperbaiki cincin otot anus yang melemah akibat seks anal.
  • Pastikan isi usus kosong sebelum melakukan seks anal. Hal ini guna memastikan bahwa pasangan tidak bersentuhan dengan kotoran, agar risiko infeksi dapat tercegah.
  • Untuk  mengurangi risiko rusaknya jaringan, buat tubuh rileks sebelum melakukan seks anal. Hal ini bisa dilakukan misalnya dengan mandi air hangat.
  • Hentikan jika seks anal terasa menyakitkan.



#Kesehatan #Seks anal
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Gubernur Banten Perpanjang Masa Belajar dari Rumah sampai 1 Juni 2020

Wartakesehatan.com, Banten – Memperhatikan perkembangan kondisi objektif Covid-19 secara nasional dan daerah,..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Rencana Pintar Memulihkan Tubuh Pasca Olahraga

Wartakesehatan.com - Terkadang olahraga juga bisa menimbulkan Berbagai masalah kalau tak dilakukan dengan benar. Contoh..
1 hari yang lalu

Tips Mengurangi Emosi Saat Kondisi Hamil

Wartakesehatan.com - Perubahan emosi ini bisa terjadi karena produksi hormon selama kehamilan. Para ibu memang menjadi..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Buah Paling Sehat yang Harus Anda Konsumsi

Wartakesehatan.com - Mengonsumsi buah sama pentingnya dengan mengonsumsi sayur. Anda sebaiknya tidak melewatkan buah,..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Tidur di Lantai Beri Manfaat Bagi Kesehatan Tubuh

Wartakesehatan.com - Tidur dilantai juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Berikut beberapa manfaat tidur..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Tips Mencegah Tekanan Darah Tinggi

Wartakesehatan - Meningkatnya tekanan darah tinggi di sebabkan oleh beberapa faktor, seperti faktor keturunan atau pola..
Obat & Penyakit - 4 hari yang lalu

Suplemen Kontradiksi Covid-19 dan Faktanya

Wartakesehatan.com, Jakarta - Sebuah gambar berisis tulisan mengenai kontradiksi suplemen terhadap penderita covid-19 beredar..
Warta Sehat - 5 hari yang lalu

Pekerja Lepas Jakarta Lebih Takut Keluarga Mati Kelaparan Daripada Corona

Wartakesehatan.com, Jakarta - Kian hari suspect Corona kian meningkat, di tingkat nasional mencapai 686 kasus positif. Namun..
Warta Sehat - 6 hari yang lalu

Makanan Yang Kurang Baik Bagi Si Kecil

Wartakesehatan.com - Tahukah Anda bahwa ada makanan lain yang kurang baik bagi Si Kecil, terutama karena kandungan gulanya..
Warta Sehat - 6 hari yang lalu

Jangan Anggap Remeh Nyeri Sendi

Wartakeseehatan.com-Waspadailah dan cek ke dokter bila teras nyeri sendi atau perut kembung.Bisa jadi ini tanda-tanda penyakit..

+Indeks