Melawan Radikal Bebas Dengan Antioksidan

Oleh : Kiven Timisela | Senin, 09 Maret 2020 | 11:05 WIB



Wartakesehatan.com- Sumber radikal bebas dari luar tubuh yang dapat ditemukan sehari-hari, seperti asap rokok, asap kendaraan, dan makanan yang terkontaminasi pestisida. Radikal bebas itu berisiko merusak sel-sel di dalam tubuh dan mencegah penyakit serius. Mengonsumsi makanan kaya antioksidan dapat mengurangi risiko kerusakan tersebut.

Buah pisang yang sudah dibelah akan berubah warna dengan cepat. Daging ayam yang tidak disimpan di dalam lemari pendingin lama-kelamaan akan menjadi basi. Inilah yang dinamakan proses oksidasi. Sel-sel pada tubuh manusia pun mengalami proses alami seperti itu.

Saat tubuh menggunakan oksigen, sekitar 1-2 persen sel-sel akan menjadi rusak dan berubah menjadi radikal bebas,Radikal bebas adalah sebutan untuk sel-sel rusak yang dapat menyebabkan kondisi negatif tertentu. Untuk mencegah kerusakan, tubuh membutuhkan cukup antioksidan.

Antioksidan vs Radikal Bebas

Antioksidan adalah bahan yang membantu melindungi sel-sel tubuh Anda dari efek buruk radikal bebas. Radikal bebas dapat terbentuk secara alami di dalam tubuh dan bisa diperoleh dari luar tubuh.

Radikal bebas yang terbentuk di dalam tubuh adalah bahan kimia yang dihasilkan dari proses pencernaan makanan. Sedangkan radikal bebas dari luar tubuh ditimbulkan akibat asap rokok dan radiasi. Radikal bebas yang tidak dapat ditangani tubuh dapat menjadi pemicu berbagai penyakit kronis, seperti kanker dan sakit jantung.

Pada masa ini, terutama di kota-kota besar ketika tingkat polusi lebih tinggi, Anda semakin membutuhkan antioksidan, terutama jika hidup di lingkungan dengan tingkat polusi yang lebih tinggi.  Beban oksidatif tubuh di lingkungan semacam itu jauh lebih tinggi dibandingkan di tempat dengan tingkat polusi rendah.

Tubuh tidak dapat memproduksi antioksidan secara alami sesuai kebutuhan. Karenanya, Anda perlu mengonsumsi cukup makanan dengan kandungan antioksidan tinggi setiap hari, untuk memerangi radikal bebas.

Jenis dan Sumber Antioksidan

Terdapat beragam jenis antioksidan. Tiap jenis antioksidan bekerja dengan cara yang berbeda, untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan.Vitamin C diketahui dapat mencegah kerusakan dengan menangkap dan menetralisasi radikal bebas, sementara vitamin E dapat memecah rantai radikal bebas. Flavonoid dan polivenol merupakan antioksidan yang terdapat pada berbagai jenis makanan dan merupakan bagian terbesar dari antioksidan.

Beberapa sayur dan buah mengandung antioksidan lebih tinggi dibandingkan yang lain. Contoh antioksidan yang digunakan tubuh adalah vitamin C, E, dan betakarote.Ketiganya banyak terkandung dalam buah dan sayur berwarna merah, oranye, kuning, dan ungu.

Berikut ini adalah beberapa makanan sumber antioksidan utama yang disarankan untuk dikonsumsi secara rutin.

  • Buah-buahan: apel, pir, anggur, jeruk, jeruk bali,pisang, mangga, nanas, pepaya,sukun, stroberi.
  • Sayur-sayuran: brokoli, asparagus, tomat, kubis merah,petai, dan ubi merah.
  • Kacang-kacangan: pecan, kenari, almond.

Selain bahan di atas,cokelat hitam,teh (misalnya teh hijau dan teh oolong), dan kopi tanpa bahan tambahan, juga merupakan sumber antioksidan yang baik. Sebisa mungkin konsumsi beragam kelompok makanan agar mendapatkan manfaat terbaik dari semua jenis.

Sebuah penelitian menemukan bahwa wanita lanjut usia yang tidak terbiasa mengonsumsi sayur dan buah-buahan segar tiap hari akan memiliki risiko 25 persen lebih tinggi untuk mengalami serangan jantung dalam waktu 10 tahun ke depan dibandingkan yang tidak. Hindari memasak sayuran terlalu matang agar kandungan vitamin tidak hilang. Cara terbaik mengonsumsi sayur adalah dengan dikonsumsi mentah atau dikukus setengah matang.

Sayur dan Buah Alami Lebih Disarankan

Penelitian menemukan bahwa suplemen antioksidan belum tentu mendatangkan manfaat sebanyak antioksidan yang terdapat dalam bahan makanan segar. Bahkan terdapat penelitian yang menemukan bahwa dalam beberapa kasus suplemen ini dapat mendatangkan risiko.

Selain berisiko menyebabkan komplikasi jika dikonsumsi bersamaan dengan obat lain, suplemen antioksidan dalam dosis tinggi dapat mengakibatkan gangguan kesehatan. Pada perokok, suplemen betakaroten dalam kadar tinggi berisiko menyebabkan kanker paru-paru. Sementara suplemen vitamin E dalam dosis tinggi dapat meningkatkan risiko stroke dan kanker prostat.

Daripada suplemen, lebih baik memilih buah dan sayur segar yang merupakan sumber antioksidan alami terbaik. Utamakan buah dan sayur yang mengandung vitamin E, C, karotenoid,flavonoid,anin, fenol dan lignan. Selain kaya antioksidan, pada umumnya buah dan sayur segar ini kaya akan serat dan rendah kadar lemak jenuh.

Tips Aman Mengonsumsi Buah dan Sayur yang Tidak Dimasak

Meski buah dan sayur, terutama sayuran yang tidak dimasak adalah sumber antioksidan yang sangat baik, berhati-hatilah dalam mengonsumsinya. Bila Anda mengonsumsi buah atau sayur yang sudah tidak segar, bisa saja Anda malah mendapatkan penyakit. Sebab, kuman seperti Salmonela,C-coli dan Listeria yang mungkin terdapat pada buah dan sayur, akan ikut masuk ke dalam tubuh.

Agar mendapatkan zat antioksidan sekaligus terhindar dari kemungkinan penyakit, berikut tips aman mengonsumsi buah dan sayur yang tidak dimasak:

  • Pilih buah dan sayur yang tidak ada cacatnya. Hindari memilih buah yang tampak memar di bagian tertentu atau sayur yang sudah menghitam karena itu berarti sudah mulai tidak segar, dan bisa menjadi tempat bakteri berkembang.
  • Masukkan buah ke dalam lemari es. Pisahkan penyimpanan buah dan sayur dari daging mentah, agar bakteri dari daging tidak menempel.
  • Cuci tangan sebelum dan sesudah mencuci atau menyiapkan buah dan sayur.
  • Cuci buah dan sayur di bawah air mengalir.
  • Kupas buah dan potong dengan menggunakan pisau dan talenan yang dipisahkan dengan alat untuk memotong daging. Bila pisau dan talenan baru digunakan untuk daging, cuci terlebih dahulu gunakan sabun sebelum digunakan untuk buah dan sayur.

Meski makanan kaya akan antioksidan bermanfaat untuk menangkal radikal bebas, bukan berarti bebas bisa mencegah semua penyakit. Manfaat yang didapat dari makanan bergizi dapat dimaksimalkan dengan paduan pol sehat, seperti olahraga lengkap, istirahat yang cukup, dan tidak merokok.




Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 2 hari yang lalu

Pembagian Sembako untuk Kaum Dhuafa Bekasi oleh Ezy Pratama Foundation dan INTI

 Wartakesehatan.com.- Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti..
Alkes & Lab - 6 hari yang lalu

Confidence Persembahkan Adult Pants Gender untuk Pria dan Wanita

Jakarta, WartaKesehatan.com - Confidence, merek popok dewasa nomor 1 di Indonesia kembali meluncurkan produk terbarunya,..
Warta Sehat - 6 hari yang lalu

Donasi Dexa Group Agar Tenaga Medis Miliki Imun Kuat

Wartakesehatan.com - Derasnya dukungan penanganan Covid -19 dengan menyumbang Donasi 20.000 kapsul Stimuno Forte dan 50 goodie..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

CFD Jangan jadi Cluster Baru, Konsisten Jaga Imun Tubuh

  Wartakesehatan.com, JAKARTA - Pelonggaran PSBB sudah dilakukan di beberapa daerah, namun sayangnya tidak semua..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Komnas Anak Tuding Gubernur DKI Hilangkan Hak Anak

Wartakesehatan.com - Hilangnya hak anak atas pendidikan di DKI Jakarta dan bahkan di Indonesia tahun ajaran baru 2020/2021..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Jadikan Sumatera Bebas Asap, Kapolda Sumsel dan Jambi Bangun Posko Karhutla Bersama

Wartakesehatan.com -  Guna mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada masa kemarau tahun ini, Kepala..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Baksos Ezy Pratama Foundation dan Yayasan INTI ke Kaum Dhuafa Klender

Wartakesehatan.com - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti sosial di..
Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

New Normal: Menjaga Imunitas dengan Imunomodulator Herbal

JAKARTA - Kita tahu, wabah korona belum kunjung usai di dunia dan negara kita, Indonesia. Apalagi sampai saat ini vaksin untuk..
Warta Sehat - 3 minggu yang lalu

Hasanuddin Minta Pemerintah Daerah Tak Asal Terapkan New Normal

JAKARTA,- Pemerintah menerapkan kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi covid-19. Langkah ini mendapat sorotan dari..
Obat & Penyakit - 4 minggu yang lalu

WFH Bikin Sakit Kepala Ini Obatnya

JAKARTA - Sejak bulan Maret 2020, sebagian besar kantor sudah menerapkan kebijakan kerja dari rumah (WFH) akibat penularan..

+Indeks