5 Cara Sehat Meski Selalu Terpapar Asap Rokok

Oleh : Kiven Timisela | Senin, 16 Maret 2020 | 15:45 WIB



Wartakesehatan.com-Seseorang menjadi perokok pasif ketika menghirup asap rokok dari pembakaran rokok langsung dan asap yang diembuskan perokok. Asap dari tembakau/rokok yang dibakar lebih berbahaya dibanding asap yang diisap para perokok itu sendiri. Artinya, orang di sekitar para perokok memiliki risiko yang lebih tinggi mengidap masalah yang diakibatkan oleh rokok. Lantas, bagaimana cara mengatasi bahaya asap rokok?

Jangka waktu paparan asap rokok dan pengaruhnya

Secara logika, semakin lama terpapar oleh asap rokok, Anda akan semakin berisiko mengalami gangguan kesehatan. Kalau sudah begitu, akan semakin sulit pula bagi Anda mengatasi bahaya asap rokok.

Sebagai gambaran, berikut yang terjadi pada tubuh Anda jika menghirup asap rokok.

  • 5 menit, membuat kaku aorta (arteri terbesar dalam tubuh), seperti para perokok
  • 20-30 menit, menyebabkan pembekukan darah berlebih, serta meningkatkan penumpukan lemak di pembuluh darah. Akibatnya, Anda akan meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.
  • 2 jam, meningkatkan kemungkinan terjadinya detak jantung tak teratur (aritmia) dan dapat memicu serangan jantung.

Cara mengatasi bahaya asap rokok terhadap tubuh

Agar tak terus terpapar bahaya asap rokok, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi masalah yang satu ini. Anda perlu menjaga kebersihan paru-paru agar kesehatan—terutama pada sistem pernapasan—tidak terganggu.

Beberapa hal yang dapat Anda lakukan, antara lain:

1. Terapi uap

Terapi uap atau inhalasi uap dilakukan dengan cara menghirup uap air untuk membuka saluran pernapasan dan membantu mengeluarkan lendir yang terkontaminasi asap rokok dari paru-paru. Cara ini merupakan salah satu upaya mengatasi bahaya asap rokok pada tubuh.

Udara dingin atau kering mungkin akan memperburuk gejala pada orang yang memiliki masalah pada paru-parunya. Iklim tersebut dapat membuat selaput lendir pada saluran pernapasan menjadi kering dan menghambat aliran darah.

Sebaliknya, uap dapat membuat udara menghangat dan lembap. Hal ini dapat melancarkan pernapasan dan membantu lendir menjadi lebih cair pada saluran pernapasan dan paru-paru.

Menghirup uap air dapat langsung terasa manfaatnya dan Anda akan lebih mudah bernapas.

2. Batuk secara sengaja

Batuk adalah cara tubuh untuk mengeluarkan racun yang terjebak pada lendir secara alami. Biasanya orang juga akan batuk ketika menghirup asap rokok.

Untuk membantu mengatasi bahaya asap rokok yang tidak sengaja terhirup, melakukan batuk yang disengaja dapat mengendurkan atau melonggarkan kekentalan lendir yang ada di paru-paru.

Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Duduk di kursi dengan santai dan jaga telapak kaki rata dengan lantai
  • Lipat tangan di atas perut
  • Bernapas lewat hidung secara perlahan
  • Embuskan napas sambil mencondongkan tubuh ke depan dan tekan perut oleh tangan
  • Batuk 2 sampai 3 kali sambil membuang napas dan buka mulut Anda sedikit
  • Bernapas lewat hidung secara perlahan
  • Berhenti dan ulangi seperlunya

3. Mengeluarkan lendir dengan postural drainage

Cara ketiga ini dilakukan dengan postural drainage (drainase postural). Anda dapat melakukan teknik ini dengan cara cara berbaring dalam beberapa posisi untuk memanfaatkan gravitasi agar dapat mengeluarkan lendir.

Metode ini dapat memperbaiki pernapasan dan membantu menyembuhkan, juga mencegah infeksi paru-paru sehingga berguna untuk mengatasi bahaya asap rokok yang tidak sengaja terisap.

4. Rutin olahraga

Berolahraga rutin dapat meningkatkan kondisi fisik dan mental, serta menurunkan risiko terjangkit beragam kondisi kesehatan, termasuk stroke dan penyakit jantung.

Olahraga memaksa otot untuk bekerja lebih. Hal ini dapat meningkatkan ritme pernapasan, sehingga menambah jumlah oksigen yang masuk pada otot.

Hal ini juga memperbaiki sirkulasi, membuat tubuh lebih efisien dalam membuang sisa karbon dioksida yang dihasilkan tubuh saat olaharaga.

Tubuh akan beradaptasi pada kebutuhan akan olahraga yang rutin. Otot-otot lalu akan memakai oksigen lebih efisien dan memproduksi karbon dioksida lebih sedikit.

5. Minum teh hijau

Teh hijau kaya akan antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan pada paru-paru. Antioksidan bahkan mampu melindungi jaringan paru-paru dari efek buruk karena mengisap asap.




#Kesehatan #Antioksidan #Paparan asap rokok
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Gubernur Banten Perpanjang Masa Belajar dari Rumah sampai 1 Juni 2020

Wartakesehatan.com, Banten – Memperhatikan perkembangan kondisi objektif Covid-19 secara nasional dan daerah,..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Rencana Pintar Memulihkan Tubuh Pasca Olahraga

Wartakesehatan.com - Terkadang olahraga juga bisa menimbulkan Berbagai masalah kalau tak dilakukan dengan benar. Contoh..
1 hari yang lalu

Tips Mengurangi Emosi Saat Kondisi Hamil

Wartakesehatan.com - Perubahan emosi ini bisa terjadi karena produksi hormon selama kehamilan. Para ibu memang menjadi..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Buah Paling Sehat yang Harus Anda Konsumsi

Wartakesehatan.com - Mengonsumsi buah sama pentingnya dengan mengonsumsi sayur. Anda sebaiknya tidak melewatkan buah,..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Tidur di Lantai Beri Manfaat Bagi Kesehatan Tubuh

Wartakesehatan.com - Tidur dilantai juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Berikut beberapa manfaat tidur..
Warta Sehat - 1 hari yang lalu

Tips Mencegah Tekanan Darah Tinggi

Wartakesehatan - Meningkatnya tekanan darah tinggi di sebabkan oleh beberapa faktor, seperti faktor keturunan atau pola..
Obat & Penyakit - 4 hari yang lalu

Suplemen Kontradiksi Covid-19 dan Faktanya

Wartakesehatan.com, Jakarta - Sebuah gambar berisis tulisan mengenai kontradiksi suplemen terhadap penderita covid-19 beredar..
Warta Sehat - 5 hari yang lalu

Pekerja Lepas Jakarta Lebih Takut Keluarga Mati Kelaparan Daripada Corona

Wartakesehatan.com, Jakarta - Kian hari suspect Corona kian meningkat, di tingkat nasional mencapai 686 kasus positif. Namun..
Warta Sehat - 6 hari yang lalu

Makanan Yang Kurang Baik Bagi Si Kecil

Wartakesehatan.com - Tahukah Anda bahwa ada makanan lain yang kurang baik bagi Si Kecil, terutama karena kandungan gulanya..
Warta Sehat - 6 hari yang lalu

Jangan Anggap Remeh Nyeri Sendi

Wartakeseehatan.com-Waspadailah dan cek ke dokter bila teras nyeri sendi atau perut kembung.Bisa jadi ini tanda-tanda penyakit..

+Indeks