Letak dan Jenis Jerawat Bisa Mengetahui Gangguan Kesehatan

Oleh : nurul kinanti | Senin, 02 Maret 2020 | 17:02 WIB



Data dari American Academy of Dermatology mengatakan bahwa 85 persen orang yang berusia 12 hingga 24 tahun sering mengalami munculnya jerawat. Ini artinya jerawat merupakan hal yang normal terjadi.

Ada berbagai alasan mengapa kulit kita berjerawat. Mulai dari jenis kulit, makanan yang ikonsumsi, keringkat, bahkan sampai produk yang tidak cocok dengan kulit kita. Tetapi masih banyak juga yang tidak menyadari bahwa sebenarnya jerawat bisa bermanfaat juga untuk kita. Mengapa demikian?

Terdapat penelitian yang menemukan bahwa letak dan jenis jerawat pada kulit kita bisa membantu mengetahui adanya gangguan kesehatan yang beragam. Untuk informasi selengkapnya, yuk simak penjelasan berikut ini!

1. Jerawat di badan berkaitan masalah hormon dan genetik

Tidak sedikit orang yang mengalami jerawat pada badannya, termasuk punggung, lengan, dada, hingga paha. Masalah ini normal dan sering terjadi. Berdasarkan pemaparan dari Well and Good, penyebabnya kurang lebih sama dengan jerawat di wajah, yaitu kelenjar minyak yang terlalu aktif, bakteri, dan penumpukan sel kulit mati. 

Jenis jerawat ini juga berkaitan erat dengan ketidakseimbangan hormonal serta adanya faktor genetik. Jadi jika keluargamu ada yang mengalaminya, maka kemungkinan kamu pun juga mengalami hal serupa.

2. Jerawat di dahi adanya masalah pencernaan

Sebum alami yang muncul disekitar daih juga sering membuat jerawat tumbuh di area ini. Selain karena sebum, jerawat di dagu juga bisa menandakan adanya masalah pencernaan. Bisa jadi saat kita terlalu banyak mengonsumsi makanan cepat saji, serta makanan berminyak atau berlemak.

Jika sudah begitu, untuk mengatasinya kamu bisa menjaga pola makan serta perbanyak minum air putih. Tidur yang cukup bisa membantu mengatasinya, sehingga sistem metabolisme tubuh akan bekerja dengan lebih baik dan jerawat berkurang dengan sendirinya.

3. Jerawat di daerah T-zone menunjukkan sedang stres

Selain dahi, daerah T-zone juga menjadi area yang rentan muncul jerawat. Biasanya terjadi karena minyak berlebih dan kadar stres yang meningkat.

Studi yang dilakukan oleh Acta Derm Venereol pada tahun 2007 menunjukkan bahwa jerawat T-zone yang banyak dialami oleh remaja berkaitan dengan stres. Selain karena stres, orang yang bangun tidur terus merasa lelah juga cenderung rentan terhadap masalah yang sama.

4. Jerawat di pipi berhubungan dengan kebersihan diri

Health Line memaparkan bahwa jerawat yang muncul di pipi berhubungan dengan kebersihan diri seseorang. Misalnya, kita membiarkan sarung bantal tidak dicuci selama berminggu-minggu. Atau tanpa disadari, bakteri berpindah dari ponsel yang kita gunakan ke wajah ketika kita telepon.

Untuk mengatasinya, kamu perlu memastikan barang apapun yang bersentuhan dengan wajah tetap terjaga kebersihannya. Sehingga tidak menimbulkan munculnya jerawat di pipi yang membuat jengkel.

5. Jerawat di sekitar garis rambut, tidak cocok dengan produk rambut

Jerawat di area ini biasanya dialami oleh laki-laki. Jerawat yang muncul di area sekitar garis rambut disebut juga sebagai pomade acne karena ia biasa disebabkan oleh pomade, alias produk rambut. 

Health Line mengatakan, masalah ini muncul karena kandungan dari produk dapat menghambat sebum di folikel rambut untuk keluar. Sehingga terjadi penyumbatan lalu berakhir meradang dan timbul jerawat. Jika kamu sering mengalami ini, cobalah ganti produk rambutmu menggunakan kandungan yang nonkomedogenik.

6. Jerawat di sekitar dagu, ada ketidakseimbangan hormon

Jerawat dagu muncul sebagai jerawat hormonal. Biasanya yang mengalami masalah ini adalah perempuan yang akan mendapatkan masa period mereka setiap bulannya.

Dilansir dari laman Self, ketika haid, tingkat hormon estrogen dan progesteron pada perempuan sedang naik turun. Itulah yang menyebabkan terjadinya peradangan pada kulit dan menimbulkan munculnya jerawat.

7. Komedo atau blackhead di pipi disebabkan oleh kerusakan akibat sinar matahari

Sama dengan jerawat, hampir semua orang jugapernah mengalami masalah komedo. Komedo umumnya muncul di area hidung yang terlihat seperti bercak-bercak kehitaman yang terkadang mengganggu penampilan.

Meskipun demikian, blackhead juga bisa saja muncul di pipi. Biasanya hal ini menandai karena tubuh kita mengalami kerusakan akibat sinar matahari. 

“Komedo di pipi, atau komedo terbuka, secara spesifik disebabkan oleh kerusakan karena sinar matahari, kebiasaan merokok, serta tersumbatnya pori-pori karena sebum yang berlebihan, pelembap, atau makeup.” ujar Michael Wiederkehr, ahli dermatologis kepada Byrdie.




#Kesehatan #Jerawat
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 5 hari yang lalu

TB. Hasanuddin: Penerapan New Normal Tanpa Persiapan Matang Akan Timbulkan Kematian Massal

Wartakesehatan.com - Indonesia bersiap memasuki fase New Normal atau penormalan baru ditengah pandemi covid-19. Sejumlah..
Tekhnologi - 2 minggu yang lalu

Helm Cerdas Deteksi Corona Sangat Penting dan Perlu

Wartakesehatan.com -  Polda Riau memberikan contoh inisiatif dan inovasi dalam perjuangannya melawan pandemi coronavirus...
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Di Tengah Pandemi, Hasanuddin Kunjungi Dapil dan Bagikan Ribuan Masker dan Sembako 

Wartakesehatan.com - Di tengah pandemi covid-19 dan jelang Hari Raya Idul Fitri ini, anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Covid-19, Sunan Kalijaga Gandeng Nikita Mirzani Baksos ke Markas TNI

Wartakesehatan.com - Ditengah pandemi Covid-19, Pengacara Sunan Kalijaga Bersama Artis dan Forum Kader Bela Negara (FKBN)..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

BPOM: Biasakan Minum Obat Herbal dan Suplemen Kesehatan untuk Daya Tahan Tubuh Menghadapi Pandemi COVID-19

Wartakesehatan.com -  Pandemi COVID-19 membuat sebagian besar masyarakat lebih sadar pentingnya menjaga kesehatan. Salah..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

Studi: Sistem Imun Krusial dalam Melawan Infeksi Virus Corona

Wartakesehat.com - Sebuah penelitian di Australia dalam jurnal Nature Medicine menyimpulkan, sistem imun..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

8 Cara Jaga Imun tetap Sehat Lawan Virus Corona

Wartakesehatan.com - Untuk melindungi diri dari paparan virus corona, masyarakat dunia telah banyak menjalankan langkah..
Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

Imunomodulator untuk Cegah Virus Masuk Tubuh

Wartakesehatan.com - Membekali diri dengan cara cegah infeksi virus, dapat “membentengi” tubuh Anda dari berbagai..
Warta Sehat - 3 minggu yang lalu

Penderita Covid di Indonesia Capai 14.749 dan Terus Naik

Wartakesehatan.com - Angka positif COVID-19 yang terkonfirmasi lewat tes laboratorium di Indonesia kini..
Warta Sehat - 3 minggu yang lalu

Edukasi Pemeriksaan Rapid Test dan Swab Beredar di WA

Wartakesehatan.com - Sebuah pesan berantai untuk edukasi virus Corona beredar. Isi pesan berantai tersebut sebagai..

+Indeks