Jaga Sistem Imun Tubuh Putra Putri Anda untuk Melawan Virus

Oleh : Gunawan Abdillah | Sabtu, 21 Maret 2020 | 07:55 WIB



BACA JUGA :

    Wartakesehatan.com, Jakarta - Seruan Gubernur DKI Jakarta untuk menutup pekantoran di mulai 20 Maret sampai 2 April 2020 tentunya untuk melindungi semua pihak baik anak-anak hingga lansia, Presiden Jokowi sendiri akan fokus terhadap wilayah Jakarta Selatan untuk melakukan test rapid massal.

     

    Resitensi orang lanjut usia lebih berisiko tertular virus corona atau COVID-19, tidak menutup kemungkinan anak juga bisa terjangkit virus ini. Faktanya, dari total 309 kasus pasien positif COVID-19 di Indonesia per Kamis, 19 Maret 2020, dua di antaranya masih balita. 

     

    Untuk itu, para orangtua wajib berhati-hati dan menjaga putra-putrinya agar tidak tertular virus mematikan tersebut. Salah satu caranya dengan mengenali gejala-gejala yang timbul pada anak. 

     

    Saat melakukan siaran live di Instagram, Konsultan Infeksi dan Penyakit Tropis Anak, DR. Dr. Anggraini Alam, Sp.A(K), menjelaskan, meski penelitian yang dilakukan pada anak belum banyak, hanya sekitar 2000-an kasus, namun ternyata, anak di bawah usia 5 tahun berisiko lebih besar dibanding usia di atasnya. 



    "Anak kurang dari 1 tahun bahkan 1-5 tahun, walaupun anak itu persentasenya kecil dari dewasa. Namun, angka 5 tahun ke bawah itulah yang kalau misalnya mengalami suatu manifestasi klinis, ternyata di umur itu 'lebih berat' dibandingkan anak usia di atasnya," ujarnya seperti dikutip akun Instagram Ikatan Dokter Anak Indonesia, Kamis 19 Maret 2020.

     

    Tanda klinis pada anak biasanya dimulai dari ringan sampai parah. Atau, dimulai dari ringan (mild), moderat hingga kondisi kritis.

     

    "Dikatakan yang mild-nya 4,4 persen, mild-nya separuhnya. Sedangkan moderat ada sesak napasnya bisa sampai 38, 39 persen, lalu yang kritis bisa syok atau kegagalan napas itu sekitar 6 persen," kata dia.

     

    Namun, jika masih masuk kriteria ringan, gejalanya sulit dibedakan karena mirip seperti batuk pilek biasa. Ditambah, setiap anak bisa memiliki gejala yang berbeda atau tidak memiliki gejala sama sekali, bahkan belum tentu ditandai dengan demam.

     

    "Inilah yang memang saat ini kita menghadapi infeksi virus yang baru, tidak perlu ada demam pun bisa. Kuncinya harus periksa. Dan hal itu yang masih dari hari ke hari kita berharap di Indonesia makin mudah untuk mendapatkan hasilnya," tutur Anggraini.

     

    Sistem Imun Tubuh

     

    Disaat putra putri anda sehat tentunya Stimuno untuk balita berisi ekstrak alami meniran yang terbukti klinis dapat memperbanyak antibodi tubuh sampai-sampai sistem imun lebih kuat sangat dianjurkan.

     

    Di Indonesia ada 950 spesies yang baru dianalisis dan terbukti mempunyai khasiat obat. Salah satunya ialah meniran (Phyllanthus niruri L.) yang terbukti bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh. Ekstrak meniran telah masuk kelompok obat bersertifikat FITOFARMAKA dari BPOM bermerek Stimuno yang diproduksi oleh PT Dexa Medica.

     

    Buat anak jangan coba-coba, pakai penguat imun yang sudah pasti AMAN dan teruji klinis.    Stimuno sudah dikenal lebih dari 20 tahun untuk konsumsi anak-anak.

        Karena biasa dikonsumsi anak-anak, pilih yang terbukti aman.

        Selama ini tidak ada berita negatif tentang Stimuno.

        Pilih yang sudah terbukti aman dipercaya Ibu Indonesia selama bertahun-tahun.

     

    Dokter meresepkannya sebagai imunomodulator atau dapat memperbaiki sistem kekebalan.

     

    Meniran yang dipakai dalam Stimuno mesti jelas spesiesnya dan ditanam dengan GAP (Good Agriculture Practise). Setelah dipanen, meniran selanjutnya diekstrasi dengan cara yang tepat supaya khasiat imunomodulasinya dapat didapatkan. Proses standardisasi bobot meniran dan pengolahannya menjadikan produk mempunyai kualitas yang teruji efikasinya melalui sekian banyak uji klinis yang dilakukan.

     

    Dari tidak sedikit kandungan kimia dalam meniran, yang dimanfaatkan yakni flavonoid-nya. Sejumlah tumbuhan lain pun berisi flavonoid, bedanya yakni dalam meniran flavonoidnya lebih baik dalam menambah sistem kekebalan tubuh. Dari sekian banyak hasil penelitian diduga bahwa ekstrak meniran dapat dipakai sebagai terapi ajuvan pada penyakit infeksi akut dan kronis seperti TBC, hepatitis, ISPA, herpes zoster dsb. Tidak laksana Echinacea yang hanya ditunjukkan untuk pemakaian dalam masa-masa minimum 2 bulan, pemakaian meniran telah diuji sekitar waktu 6 bulan dengan tidak menunjukkan penurunan respon imun dan efek samping.

     

    Yang perlu di waspadai jangan asal minum penguat Imun yang sekedar Booster saja. Hanya Stimuno yang berfungsi sebagai Immunomodulator sementara kalau Imun booster akan terus mendorong Imun, walau sudah melewati level optimal.




    #Imun tubuh #Stimuno
    Kontak Informasi Wartakesehatan
    PT. SIBER MEDIA ABADI

    Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
    Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
    Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

    Baca Juga

      Komentar






      Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

      Pembagian Sembako untuk Kaum Dhuafa Bekasi oleh Ezy Pratama Foundation dan INTI

       Wartakesehatan.com.- Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti..
      Alkes & Lab - 1 minggu yang lalu

      Confidence Persembahkan Adult Pants Gender untuk Pria dan Wanita

      Jakarta, WartaKesehatan.com - Confidence, merek popok dewasa nomor 1 di Indonesia kembali meluncurkan produk terbarunya,..
      Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

      Donasi Dexa Group Agar Tenaga Medis Miliki Imun Kuat

      Wartakesehatan.com - Derasnya dukungan penanganan Covid -19 dengan menyumbang Donasi 20.000 kapsul Stimuno Forte dan 50 goodie..
      Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

      CFD Jangan jadi Cluster Baru, Konsisten Jaga Imun Tubuh

        Wartakesehatan.com, JAKARTA - Pelonggaran PSBB sudah dilakukan di beberapa daerah, namun sayangnya tidak semua..
      Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

      Menkes: Masyarakat Jangan Ragu untuk Konsumsi OMAI

      Jakarta - Tak pernah bosan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengimbau agar masyarakat tak perlu ragu untuk..
      Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

      Komnas Anak Tuding Gubernur DKI Hilangkan Hak Anak

      Wartakesehatan.com - Hilangnya hak anak atas pendidikan di DKI Jakarta dan bahkan di Indonesia tahun ajaran baru 2020/2021..
      Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

      Jadikan Sumatera Bebas Asap, Kapolda Sumsel dan Jambi Bangun Posko Karhutla Bersama

      Wartakesehatan.com -  Guna mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada masa kemarau tahun ini, Kepala..
      Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

      Baksos Ezy Pratama Foundation dan Yayasan INTI ke Kaum Dhuafa Klender

      Wartakesehatan.com - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti sosial di..
      Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

      New Normal: Menjaga Imunitas dengan Imunomodulator Herbal

      JAKARTA - Kita tahu, wabah korona belum kunjung usai di dunia dan negara kita, Indonesia. Apalagi sampai saat ini vaksin untuk..
      Warta Sehat - 4 minggu yang lalu

      Hasanuddin Minta Pemerintah Daerah Tak Asal Terapkan New Normal

      JAKARTA,- Pemerintah menerapkan kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi covid-19. Langkah ini mendapat sorotan dari..

      +Indeks