TB Hasanuddin Ingatkan Semua untuk tidak Cari Kambinghitam

Oleh : Gunawan Abdillah | Kamis, 30 April 2020 | 21:00 WIB



BACA JUGA :

    Jakarta - Anggota DPR RI, TB Hasanuddin mengingatkan agar semua pihak tidak mencari kambinghitam dan  selalu menyalahkan pemerintah dalam menghadapi Virus Corona Disease atau Covid19. Jika pemerintah belum sempurna di dalam menghadapi Covid-19 maka harus dievaluasi dan bukan kemudian mengusulkan RUU Kamnas.  

     

    Purnawirawan  Jenderal TNI ini menyebut pemerintah telah menyiapkan berbagai kebijakan dan regulasi, harusnya semua pihak melaksanan aturan tersebut. Presiden Jokowi, sebut Hasanuddin juga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) dalam mempercepat penanganan Covid19.

    Pernyataan TB. Hasanuddin merespon pernyataan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi mengenai pentingnya sistem keamanan nasional dan mendorong pembahasan RUU Keamanan Nasional dalam menghadapi pandemik Covid19. 

    “Semuanya harus bergotong royong dan bersatupadu. Lakukan koordinasi lintas sektoral. Jika ada masalah  menteri  terkait bisa action,” ungkap Hasanunddin lewat sambungan telepon, Kamis (30/4). 

     

     

    Sementara itu mengenai Pembahasan RUU Keamaman Nasional yang diusulkan saat Pemerintah Soesilo Bambang Yhudoyono (SBY) yang kemudian ditolak oleh DPR, Anggota Komisi 1 DPR  yang ikut dalam pembahasan RUU itu menuturkan, saat itu pemerintah mengajukan kepada DPR dengan konsep yang kurang  jelas. Pemerintah saat itu memiliki tiga penafsiran  yang berbeda tergantung instansinya . 

     

    “Harusnya di pemerintah bulat  dulu. Khususnya di situ bagaimana peran TNI, peran polisi, dan peran kementerian terkait. Jangan pemerintahnya tiga suara, ada versi TNI, versi polisi, versi kementerian lain," ungkap Hasanuddin.

     

     

    Dia menceritakan, TNI, Polri, dan kementerian terkait masing-masing membawa konsep yang saling berbeda. Saat dibahas di Komisi I, masing-masing pihak menyampaikan pendapat dan pandangan yang berbeda-beda. Padahal, keinginan DPR itu pemerintah merampungkan hanya satu  draft saja. 

     

    Menyinggung RUU Keamanan Nasional  dalam Prolegnas 2020-2024. Hasanuddin mengatakan,  sampai saat ini belum masuk . 

     

     

    Sebelumnya dalam Dialog Virtual pada Selasa (28/4) Kapuspen TNI Mayjen Sisriadi menilai pandemi virus corona sudah dapat dikategorikan sebagai ancaman keamanan nasional. Menurutnya, RUU Keamanan Nasional (Kamnas) diperlukan saat ini agar pemerintah tidak gagap dalam menghadapi ancaman pandemi. Maka itu, Sisriadi menilai perlu DPR dan pemerintah mengesahkan RUU tersebut. Kapuspen TNI Mayjen Sisriadi mendorong RUU Keamanan Nasional (Kamnas) disahkan Pemerintah dan DPR. Sebab menurutnya, jika ada UU Kamnas, pemerintah tidak gagap dalam menghadapi pandemi virus corona.




    Kontak Informasi Wartakesehatan
    PT. SIBER MEDIA ABADI

    Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
    Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
    Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

    Baca Juga

      Komentar






      Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

      Pembagian Sembako untuk Kaum Dhuafa Bekasi oleh Ezy Pratama Foundation dan INTI

       Wartakesehatan.com.- Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti..
      Alkes & Lab - 2 minggu yang lalu

      Confidence Persembahkan Adult Pants Gender untuk Pria dan Wanita

      Jakarta, WartaKesehatan.com - Confidence, merek popok dewasa nomor 1 di Indonesia kembali meluncurkan produk terbarunya,..
      Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

      Donasi Dexa Group Agar Tenaga Medis Miliki Imun Kuat

      Wartakesehatan.com - Derasnya dukungan penanganan Covid -19 dengan menyumbang Donasi 20.000 kapsul Stimuno Forte dan 50 goodie..
      Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

      CFD Jangan jadi Cluster Baru, Konsisten Jaga Imun Tubuh

        Wartakesehatan.com, JAKARTA - Pelonggaran PSBB sudah dilakukan di beberapa daerah, namun sayangnya tidak semua..
      Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

      Menkes: Masyarakat Jangan Ragu untuk Konsumsi OMAI

      Jakarta - Tak pernah bosan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengimbau agar masyarakat tak perlu ragu untuk..
      Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

      Komnas Anak Tuding Gubernur DKI Hilangkan Hak Anak

      Wartakesehatan.com - Hilangnya hak anak atas pendidikan di DKI Jakarta dan bahkan di Indonesia tahun ajaran baru 2020/2021..
      Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

      Jadikan Sumatera Bebas Asap, Kapolda Sumsel dan Jambi Bangun Posko Karhutla Bersama

      Wartakesehatan.com -  Guna mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada masa kemarau tahun ini, Kepala..
      Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

      Baksos Ezy Pratama Foundation dan Yayasan INTI ke Kaum Dhuafa Klender

      Wartakesehatan.com - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti sosial di..
      Obat & Penyakit - 1 bulan yang lalu

      New Normal: Menjaga Imunitas dengan Imunomodulator Herbal

      JAKARTA - Kita tahu, wabah korona belum kunjung usai di dunia dan negara kita, Indonesia. Apalagi sampai saat ini vaksin untuk..
      Warta Sehat - 1 bulan yang lalu

      Hasanuddin Minta Pemerintah Daerah Tak Asal Terapkan New Normal

      JAKARTA,- Pemerintah menerapkan kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi covid-19. Langkah ini mendapat sorotan dari..

      +Indeks