Jadikan Sumatera Bebas Asap, Kapolda Sumsel dan Jambi Bangun Posko Karhutla Bersama

Oleh : Gunawan Abdillah | Sabtu, 27 Juni 2020 | 17:44 WIB



Wartakesehatan.com -  Guna mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada masa kemarau tahun ini, Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan dan Kapolda Jambi berkomitmen membuat posko Bersama pada pusat rawan Karhutla yakni di Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyu Asin (Muba) yang berbasatan dengan wilayan Provinsi Jambi.

Persiapan pembentukan Posko tersebut dilakukan oleh Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri dan Kepolda Jambi Firman Santyabudi disela-sela kunjungan Heri ke Mapolda Jambi, Sabtu (27/6). Dalam kesempatan tersebut Heri mendapatkan penjelasana tentang aplikasi  Asap Digital dan peralatan kelengkapan dalam penggakan hukum (Gakkum) Karhutla.

 

Kapolda Sumsel Eko Indra Heri mengungkapkan pihaknya perlu bersinergi dengan Polda Jambi dalam menghadapi Karhutla yang  biasaya terjadi saat  musim kemarau. Mengingat beberapa daerah secara geografis dekat dengan Provinsi Jambi namun berada dala wilayah hukum Polda Sumsel maka pihaknya telah berkoordinasi dengan Polda Jambi. “Sesuai dengan arahan Presiden dalam Rapat Terbatas Pada Jadi Polda Jambi akan memfasilitas personel Polda Sumsel untuk menggunakan Bersama di Polda Jambi,” ungkap Eko Indra. 

 

Usai bertemu dengan Kapolda Jambi, Eko Indra yang ditemani oleh Irwasda Polda Sumsel Kombespol M. Indra Gautama dan Dir Krimum Hisar Siagaan langsung meninjau wilayah Kabupaten Musi Banyu Asin dan menerima penjelasan dari pihak terkait tentang berbagai kejadian Karhutla tahun sebelumnya, yakni dari jajaran Pemerintahan Kabupaten Muba. Pada Jum’at (26/6) Irjen Indra Heri juga melakukan pengecekan kesiapan Polres Ogan Ilir dengan melihat inovasi Polres Ogan IIir medesain sepeda motor dinas menjadi alat bantu pemadaman Karhutla. Sepeda Motor Dinas Polisi didesain menjadi motor patrol yang bisa mengeluarkan air untuk menghentikan api.

 

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo pada Rapat Terbatas, Selasa (23/6) menegaskan kembali upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) harus terus dilakukan. Persiapan terhadap hal tersebut sudah harus berjalan dan dikoordinasikan dengan baik menjelang puncak kemarau.

"Di tengah kesibukan kita dalam menghadapi pandemi ini jangan lupa kita juga memiliki sebuah pekerjaan besar dalam rangka mengantisipasi kebakaran lahan dan hutan," ujarnya mengawali pengantar rapat.

 

Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang diperoleh Presiden menyebut, sebagian besar wilayah akan mengalami puncak kemarau pada bulan Agustus mendatang. Dalam laporan tersebut, sebanyak 17 persen wilayah memasuki musim kemarau di bulan April, 38 persen di bulan Mei, dan 27 persen di bulan Juni.

 

"Untuk itu saya ingatkan kembali, yang pertama, mengenai manajemen lapangan harus terkonsolidasi dan terkoordinasi dengan baik. Area-area yang rawan hotspot dan update informasi ini sangat penting. Manfaatkan teknologi untuk peningkatan monitoring dan pengawasan dengan sistem dasbor," tutur Presiden Jokowi.




Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Warta Sehat - 3 hari yang lalu

Pembagian Sembako untuk Kaum Dhuafa Bekasi oleh Ezy Pratama Foundation dan INTI

 Wartakesehatan.com.- Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti..
Alkes & Lab - 1 minggu yang lalu

Confidence Persembahkan Adult Pants Gender untuk Pria dan Wanita

Jakarta, WartaKesehatan.com - Confidence, merek popok dewasa nomor 1 di Indonesia kembali meluncurkan produk terbarunya,..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Donasi Dexa Group Agar Tenaga Medis Miliki Imun Kuat

Wartakesehatan.com - Derasnya dukungan penanganan Covid -19 dengan menyumbang Donasi 20.000 kapsul Stimuno Forte dan 50 goodie..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

CFD Jangan jadi Cluster Baru, Konsisten Jaga Imun Tubuh

  Wartakesehatan.com, JAKARTA - Pelonggaran PSBB sudah dilakukan di beberapa daerah, namun sayangnya tidak semua..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Komnas Anak Tuding Gubernur DKI Hilangkan Hak Anak

Wartakesehatan.com - Hilangnya hak anak atas pendidikan di DKI Jakarta dan bahkan di Indonesia tahun ajaran baru 2020/2021..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Jadikan Sumatera Bebas Asap, Kapolda Sumsel dan Jambi Bangun Posko Karhutla Bersama

Wartakesehatan.com -  Guna mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada masa kemarau tahun ini, Kepala..
Warta Sehat - 1 minggu yang lalu

Baksos Ezy Pratama Foundation dan Yayasan INTI ke Kaum Dhuafa Klender

Wartakesehatan.com - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama yayasan ezy pratama foundation mengadakan bakti sosial di..
Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

New Normal: Menjaga Imunitas dengan Imunomodulator Herbal

JAKARTA - Kita tahu, wabah korona belum kunjung usai di dunia dan negara kita, Indonesia. Apalagi sampai saat ini vaksin untuk..
Warta Sehat - 3 minggu yang lalu

Hasanuddin Minta Pemerintah Daerah Tak Asal Terapkan New Normal

JAKARTA,- Pemerintah menerapkan kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi covid-19. Langkah ini mendapat sorotan dari..
Obat & Penyakit - 4 minggu yang lalu

WFH Bikin Sakit Kepala Ini Obatnya

JAKARTA - Sejak bulan Maret 2020, sebagian besar kantor sudah menerapkan kebijakan kerja dari rumah (WFH) akibat penularan..

+Indeks