Awas! Protokol Kesehatan Anak di Sekolah Bisa Jadi Cluster Baru

Oleh : Gunawan Abdillah | Selasa, 14 Juli 2020 | 13:20 WIB



Wartakesehatan.com - Banyak pihak yang meminta pemerintah menunda untuk melaksanan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah saat penerapan New Normal.

Protokol kesehatan di sekolah saat new normal telah ditetapkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Namun proses belajar mengajar tatap muka di sekolah baru diizinkan bagi lembaga pendidikan yang berada dalam zona hijau saja dan hanya untuk jenjang menengah atas (SMA/SMK) dan menengah pertama (SMP).

Protokol kesehatan di sekolah merupakan aturan untuk mencegah meluasnya penyebaran penyakit COVID-19 yang diakibatkan virus Corona di institusi pendidikan.

Dalam buku saku Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19 yang disusun Kemendikbud, Kemenkes, Kementerian Agama, dan Kementerian Dalam Negeri pembelajaran tatap muka dilaksanakan melalui dua fase yakni masa transisi dan masa kebiasaan baru atau new normal. Masa transisi berlangsung selama dua bulan sejak dimulainya pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan.

Jadwal pembelajaran mengenai jumlah hari dalam seminggu dan jumlah jam belajar setiap hari dilakukan dengan pembagian rombongan belajar (shift) yang ditentukan oleh satuan pendidikan dengan tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan keselamatan warga satuan pendidikan. "Setelah masa transisi selesai, apabila daerahnya tetap dikategorikan sebagai daerah Zona Hijau maka satuan pendidikan masuk dalam masa kebiasan baru," seperti yang dikutip dari buku tersebut.

Dikutip dari laman Kemdikbud, berikut protokol kesehatan di sekolah untuk panduan penyelenggaraan pembelajaran pada tahun ajaran dan tahun akademik baru di masa Covid-19:

1. Wajib Menggunakan Masker Setiap sekolah yang sudah membuka proses pembelajaran di sekolah wajib mempersiapkan sarana cuci tangan dengan air mengalir atau cairan pembersih tangan serta desinfektan. Selain itu, untuk peserta didik disabilitas rungu harus disediakan masker tembus pandang.

2. Cek Suhu Protokol kesehatan di sekolah yang kedua adalah cek suhu. Saat berada di sekolah, peserta didik dan tenaga pengajar diwajibkan menggunakan masker. Setiap orang yang memasuki sekolah juga akan dicek suhunya dengan menggunakan thermogun. Sesuai aturan protokol kesehatan, peserta didik dan tenaga pengajar wajib berada dalam kondisi sehat. Orang dengan penyakit komorbid tidak diperkenankan masuk sekolah. Dan tidak memiliki gejala Covid-19 termasuk pada orang yang serumah dengan warga satuan pendidikan.

3. Waktu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Masa transisi: - SMA, SMK, MA, MAK, SMP, MTs, paling cepat Juli 2020. - SD, MI, dan SLB, paling cepat September 2020. - PAUD, paling cepat November 2020. New normal: - SMA, SMK, MA, MAK, SMP, MTs, paling cepat September 2020. - SD, MI, dan SLB, paling cepat November 2020. - PAUD, paling cepat Januari 2021.

4. Jarak di Kelas Masa transisi: - Pendidikan dasar dan menengah haruslah jaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 18 peserta didik per kelas (standar 28-36 peserta didik per kelas). - SLB, jaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 peserta didik per kelas (standar 5-8 peserta didik per kelas). - PAUD, jaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 peserta didik per kelas (standar 15 peserta didik per kelas). New normal: - Pendidikan dasar dan menengah haruslah jaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 18 peserta didik per kelas. - SLB, jaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 peserta didik per kelas. - PAUD, jaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 peserta didik per kelas.

5. Kantin Masa transisi: - Tidak diperbolehkan. New normal: - Boleh beroperasi dengan tetap menjaga protokol kesehatan di sekolah.

6. Kegiatan Ekstrakurikuler dan Olahraga Masa transisi: - Tidak diperbolehkan. New normal: - Diperbolehkan, kecuali kegiatan dengan adanya penggunaan alat/fasilitas yang harus dipegang oleh banyak orang secara bergantian dalam waktu yang singkat dan/atau tidak memungkinkan penerapan jaga jarak minimal 1,5 meter, misalnya: basket dan voli.

7. Kegiatan Diluar KBM Masa transisi: - Tidak diperbolehkan ada kegiatan selain KBM. Contoh, orang tua menunggu siswa di sekolah, istirahat di luar kelas, pertemuan orangtua-murid, pengenalan lingkungan sekolah, dan sebagainya. New normal: - Diperbolehkan dengan tetap menjaga protokol kesehatan di sekolah. Itulah beberapa poin mengenai protokol kesehatan di sekolah yang perlu dilakukan para siswa, guru maupun semua warga yang berada di lingkungan dalam sekolah




#New normal #Protokol kesehatan
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Komentar






Liputan Khusus - 21 jam yang lalu

Masjid Nurul Hikmah Terapkan Protokol Kesehatan & Konsisten Jaga Kualitas Daging Qurban

Wartakesehatan.com - Rangkaian pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1441 H/2020 pada tahun ini sangat dipengaruhi dengan situasi..
Liputan Khusus - 1 hari yang lalu

Daging Qurban Masjid Al Falah Terpantau & Terapkan Protokol Kesehatan

Pelaksanaan pemotongan hewan qurban di Masjid Al Falah Cipayung Jakarta Timur.
Herbal - 2 minggu yang lalu

Kelompok Usia Produktif Waspadai PTM

Wartakesehatan.com -- Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan menunjukkan bahwa saat ini perkembangan Penyakit Tidak..
Herbal - 2 minggu yang lalu

Cegah Virus dengan Herbal

Wartakesehatan.com - Antivirus corona berbasis tanaman eucalyptus belakangan ini ramai diperbincangkan. Potensi antivirus..
Obat & Penyakit - 2 minggu yang lalu

Menkes Sebut Meniran Hijau untuk Penanggulangan Covid-19

Wartakesehatan.com - Menteri Kesehatan Terawan patut diberikan apreasiasi dengan sebutan bapak Herbal karena mendukung Obat..
Warta Sehat - 2 minggu yang lalu

Awas! Protokol Kesehatan Anak di Sekolah Bisa Jadi Cluster Baru

Wartakesehatan.com - Banyak pihak yang meminta pemerintah menunda untuk melaksanan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah..
Warta Sehat - 3 minggu yang lalu

Cegah Penularan Droplet dengan Masker di Mana Saja

Wartakesehatan.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui munculnya bukti-bukti yang melihat virus Corona COVID-19 bisa..
Warta Sehat - 3 minggu yang lalu

Waspadai Droplet di Ruangan tertutup

Wartakesehatan.com - New Normal membuat sebagian kantor-kantor buka dan para karyawan kembali bekerja sedia kala, namun masih..
Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

Mikrodoplet Menakutkan di Lingkungan Kantor, Ini Cara Pencegahannya

Wartakesehatan.com - Belakangan ini ramai diperbincangkan tentang penularan virus Corona melalui mikrodroplet. Droplet..
Obat & Penyakit - 3 minggu yang lalu

Mikrodoplet dan Tips Pencegahannya

Wartakesehatan.com - Penularan virus Corona melalui udara hingga bersin disertai batuk yang menyebar hingga menjadi mikrodoplet..

+Indeks