JUDUL : Sederhana Memang, Tapi Ini Hanya Terjadi Sekali Setahun


OLEH : Gugus Suryaman
Selasa, 09 Juni 2015 | 14:22 WIB

99 Likes




Kakek kami namanya La Ode Taamili. Punya dua orang istri, Wa Ode Hindo (alm) dan Wa Karahia. Kami asli warga Sulawesi Tenggara, tepatnya di Kelurahan Wali, Kecamatan Watopute Kabupaten Muna. Suku Muna, salah satu suku asli Sulawesi Tenggara.

Dari istri pertama, kakek memiliki tiga anak masing-masing Surya Anekki (ibu saya), Tasmawaty dan Soliman Pagi. Sedangkan istri kedua punya anak dua orang, yakni Isrun dan Hamsir. Saya sendiri lima bersaudara, tante Tasmawaty (kami memanggilnya Bibi) tiga anak, Om Soliman dua anak, Om Isrun dua anak juga, sedangkan Hamsir seumuran dengan saya dan belum berkeluarga.

Anak-anak kakek hampir semua ada di kampung, hanya Hamsir yang kini di perantauan yaitu di Makassar. Sedangkan cucu-cucunya, kebanyakan di luar daerah. Ada yang sedang melanjutkan studi ada juga yang sudah bekerja seperti saya.

Kami bukan dari keluarga berada. Hanya Bibi Tasma (Tasmawati) yang PNS, selebihnya petani dan karyawan biasa. Makanya kehidupan kami biasa-biasa saja. Tidak ada yang istimewa di mata orang-orang.

Tapi bagi kami, keistimewaan justru terletak pada kesederhanaan itu. Sebab dengan kesederhanaan, kehangatan justru tercipta. Kami tidak disibukkan oleh banyaknya harta yang dikelola, atau jabatan tinggi yang mengharuskan jaga gengsi dan was-was. Kebahagiaan saat kami berkumpul bersama, sangat terasa. Sebab momen kebersamaan itu sangat jarang terjadi. Hanya pada saat semua pulang kampung.

Kapan momen itu? Saat lebaran. Iya, terkadang saya sendiri tidak dapat menikmati momen itu karena pekerjaan yang mengharuskan saya berlebaran di kampung orang. Tapi ketika semua pulang kampung, mahasiswa libur, pekerja juga libur, semua berkumpul. Biasanya, berkumpul di rumah kakek atau salah satu om atau bibi. Paling rame, kalau sudah sholat id. Tradisi kami, usai sholat id, kami langsung ke rumah saudara terdekat. Nah, saat itulah semua berkumpul. Ada acara ‘baca-baca’ (berdoa bersama lalu menyantap aneka hidangan khas daerah kami).

Pada momen itulah kebahagiaan kami. Mahasiswa yang jarang pulang, pekerja yang ‘sok’ sibuk, atau pelajar yang bandel, datang dengan beragam cerita masing-masing. Momen tersebut juga dimanfaatkan oleh para orang tua untuk menasehati, berbagi kisah masa lalu, berbagi recehan, bahkan berbagi mantra-mantra yang biasanya hanya guyonan kakek dan nenek.

Dan yang paling asyik, saat santap bersama. Makanan yang tersedia sederhana memang, hanya ada ikan masak, ikan goreng, ayam kampung piaraan kakek, sayur bening, ketupat, lapa-lapa, cucur, wajik, pisang goreng, pisang masak, jagung rebus, ikan kering goreng, dan kue kering sederhana buatan bibi. Biasa saja, tapi nuansanya luar biasa. Ada canda, ada perebutan makanan, ada saling ejek, ada saling cubit, ada juga saling suap. Semua dalam suasana kekeluargaan.

Kebahagiaan itu lebih lengkap, ketika ada cucu kecil yang selalu mengundang canda dan tawa semua anggota keluarga. Kadang menggemaskan, lucu, menyebalkan, kadang juga menjadi bahan ejekan kepada cucu yang sudah dewasa. Saya salah satunya.

Tapi momen itu akan berubah haru, ketika salah satu atau pada hari berikutnya para ‘perantau’ berpamitan untuk kembali ke kampung orang. Yang pergi akan menangis di perjalanan, sedangkan yang ditinggalkan akan kehilangan, untuk sementara waktu. Semua kembali sepi. Jiwa kami terpisah-pisah. Membawa kerinduan yang hanya Allah Yang Tahu kapan momen itu akan terulang. Sebab kakek, nenek, mama, bibi, om, semua menua. Seiring waktu yang semakin kejam melerai kami satu per satu.

#Gugus Suryaman
(Fotonya agak blur, itulah foto kebersamaan kami yang masih ada. Walaupun tidak semua anggota keluarga ada dalam foto)



Follow Warta Kesehatan :

PESERTA TERBARU

ADIK IMPIANKU

91 Likes

kenangan di bromo

82 Likes

rock n roll family santai di ruang tv

106 Likes

Buka puasa bersama keluarga

84 Likes

Indahnya Kebersamaan

93 Likes

Surat Untuk Bapak

2343 Likes

AYTKTM (Apapun Yang Terjadi Aku Tetap Mencintaimu)

101 Likes

Berani kecce sama kami?

96 Likes

MY FAMILY, MY NURSE

90 Likes

Simple Married

98 Likes