Menahan Ejikulasi? Ini Yang Terjadi Pada Tubuh Anda

Oleh : Kiven Timisela
Jumat, 24 Januari 2020 | 15:02 WIB


Wartakesehatan.com-Menahan atau menunda ejakulasi merupakan salah satu cara mengatasi ejakulasi dini. Cara ini disebut juga dengan teknik pause-squeeze (jeda-penekanan). Teknik ini dilakukan dengan cara:

  • Lakukan aktivitas seksual seperti biasa, termasuk stimulasi pada penis, hingga Anda merasa siap ejakulasi.
  • Minta pasangan Anda menekan ujung penis Anda, pada titik di mana kepala (glans) bergabung dengan poros, dan tahan tekanan tersebut hingga beberapa detik sampai dorongan untuk ejakulasi hilang.
  • Minta pasangan Anda mengulang proses tersebut sebanyak yang diperlukan.

Sensasi ‘dijepit’ pada penis dengan tekanan oleh pasangan Anda akan mengurangi ereksi dan orgasme. Dengan mengulang proses tersebut sebanyak yang diperlukan, Anda akan mencapai titik memulai kegiatan seksual tanpa ejakulasi.

Setelah beberapa kali latihan, perasaan sadar untuk menunda ejakulasi dapat menjadi kebiasaan dan tidak membutuhkan teknik pause-squeeze (jeda-penekanan). lagi.

Selain teknik ini, ada beberapa cara lain untuk mengatasi ejakulasi dini, seperti mengalihkan perhatian, meminum obat penunda ejakulasi, hingga menyemprotkan semprotan penunda ejakulasi.

Apa yang terjadi pada tubuh saat menahan ejakulasi?

Menahan atau menunda ejakulasi merupakan proses yang umum dilakukan para pria demi memuaskan pasangannya. Ejakulasi, seperti yang telah dijelaskan di atas, merupakan proses kompleks di dalam tubuh saat Anda melakukan aktivitas seksual. Hal itu berlaku entah Anda menundanya atau tidak.

Menunda ejakulasi tak bisa membuat sperma kembali ke dalam tubuh Anda, bagaimana pun caranya. Air seni tidak akan keluar ke kandung kemih, ginjal, atau tempat lain jika Anda tidak melepaskannya saat aktivitas seksual berada di puncak.

Ketika Anda memutuskan untuk berhenti menahan ejakulasi, air seni akan keluar begitu saja. Jadi, tidak ada yang tertahan.

Menahan ejakulasi juga tidak akan menyebabkan ejakulasi retrograde sebuah kondisi di mana air seni memasuki kandung kemih, bukannya keluar melalui uretra. Bukan karena menahan ejakulasi, kondisi tersebut disebabkan oleh masalah fisik, seperti cedera atau kondisi medis lainnya, seperti diabetes.

Jadi, sengaja menahan ejakulasi tidak berakibat buruk terhadap kesehatan atau aktivitas seksual Anda. Aktivitas tersebut juga tidak akan mengubah proses yang dilakukan tubuh saat ejakulasi. Hal itu justru seringkali dilakukan demi memuaskan pasangan Anda di ranjang.


#Kesehataan #Sperma
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Terkini