Helm Cerdas Deteksi Corona Sangat Penting dan Perlu

Oleh : Gunawan Abdillah
Senin, 18 Mei 2020 | 16:57 WIB


Wartakesehatan.com -  Polda Riau memberikan contoh inisiatif dan inovasi dalam perjuangannya melawan pandemi coronavirus. Aksi Polda Riau ini yang memfokuskan perhatian karena menjadi pertama dalam penggunaan helm cerdas yang memungkinkan pengukuran suhu beberapa ratus warga dalam beberapa menit.


Ini adalah perkembangan terbaru yang diterapkan di Kepolisian Republik Indonesia dalam menghadapi perjuangan melawan penyakit COVID-19 yang mengguncang dunia dan telah menyebabkan puluhan ribu orang meninggal dan lebih dari 2,7 juta orang terkena dampaknya di seluruh dunia. Helm ini, selain berfungsi sebagai elemen perlindungan, termasuk sensor termal yang memungkinkan untuk mengambil suhu hingga 200 orang per menit, memberikan opsi untuk menemukan orang baru yang terkena coronavirus.

Pada 25 Mei 2020 para pekerja berusia dibawah 45 tahun kembali bekerja mengakhiri Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan sudah diizinkan meninggalkan rumah-rumah setelah tiga bulan dikarantina; selama ini lampu hijau juga diberikan untuk sedikit pembukaan komersial di beberapa sektor dan bisnis katering hingga wacana pembukaan pertokoan akan menjadi new era. Hal itu tentu membuat peranan helm pendeteksi Virus Corona menjadi sangat penting untuk digunakan pihak Kepolisian, Sat Pol PP atau Satpam gedung-gedung.

Kepolisian Daerah Riau mulai menggunakan helm robocop N901 dalam pengamanan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB di Pekanbaru. Pelindung kepala ini dilengkapi kaca yang disebut mampu mendeteksi suhu tubuh manusia.

Menurut Kabid Humas Polda Riau Komisaris Besar Sunarto SIK, suhu tubuh menjadi salah satu indikasi warga terpapar virus Corona atau Covid-19. Dengan demikian, deteksi dini bisa dilakukan ketika personel memantau kerumunan.

Sunarto menyebut helm besutan perusahaan yang berbasis di Shenzhen, Tiongkok ini menggunakan teknologi smart thermal. Keakuratan mengukur suhu manusia disebut sampai 100 persen.

"Setiap subjek yang mengalami demam atau suhu panas dapat di-screening sejauh lima meter dan dapat memindai semua individu di kerumunan, pasar misalnya," kata Sunarto, beberapa waktu lalu.

Helm ini juga disebut lebih efektif dibandingkan pengukuran suhu melalui alat thermoscan maupun thermogun. Benda yang terinspirasi dari robocop ini juga dilengkapi pemindai kode QR dan fitur pengenalan wajah.

"Kacamata yang terpasangpun menggunakan teknologi augmented reality (AR) dengan berbagai pilihan konektivitas seperti wifi, bluetooth, dan jaringan 5G," jelas Sunarto.

Sunarto menyebut helm ini sudah digunakan personel Polda Riau di lapangan, terutama pintu masuk Pekanbaru. Personel langsung bisa mengecek suhu warga tanpa bersentuhan.

"Ada juga alat perekam secara live, penggunaannya sangat mendukung penerapan PSBB Pekanbaru," kata Sunarto.

Di sisi lain, Sunarto menyebut rekaman aktivitas warga yang melanggar PSBB bisa dijadikan bukti jika penyidik mengajukannya ke pengadilan.

"Penggunaannya merupakan komitmen Polda Riau memutus penyebaran Covid-19 di Provinsi Riau yang dicintai ini," terang Sunarto.

Dalam skenario ini, pihak berwenang telah memutuskan untuk mengendalikan sebanyak mungkin keadaan orang-orang yang beredar untuk menghindari wabah penyakit. Dengan demikian, perangkat helm cerdas ini, yang Agen penjualan oleh PT Wahana Cipta Data, menggabungkan dua kamera yang menyediakan gambar termal inframerah dari jarak lima meter. Helm telah digunakan selama beberapa hari terakhir oleh Polda Riau ini dan layanan ambulan dari dan digunakan untuk mendeteksi suhu hingga 13 orang secara bersamaan di jalan umum dan alat transportasi pada siang dan malam hari (hingga 200 orang di satu menit). Hasil pemindaian ditampilkan pada layar secara real time. Jika demam terdeteksi, peringatan dikeluarkan.

Helm cerdas ini sangatlah penting karena beberapa fitur canggihnya seperti bisa mendeteksi cepat orang-orang yang demam di keramaian, shuttle bus, lift, eleator, tempat-tempat industri, tempat rapat, sekolah dan memiliki catatan temperatur melalui qr code.

Helm sangatlah tercanggih sesuai dengan fitur-fitur kecanggihan disaat pademi ini, untuk membelinya ada agen yakni PT Wahana Cipta Data dengan website wahanaciptadata.com dengan kontak (021) 29866319.

 

 


Fokus : Covid-19
#Berita Covid-19 #Helm n901
Kontak Informasi Wartakesehatan
PT. SIBER MEDIA ABADI

Redaksi: redaksi[at]wartakesehatan.com
Tlp/Fax: 021-86610709 / 021-86610709
Iklan: marketing[at]wartakesehatan.com

Terkini